Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Ini Cara Lapor Penipuan Kartu Kredit yang Cepat dan Tepat!

by Rini Agustina on 19 April, 2020

Kartu kredit kini menjadi alat ganti transaksi non tunai paling favorit. Selain memudahkan proses belanja karena penggunaannya hanya tinggal di gesek saja, pemilik kartu kredit juga diuntungkan dengan segala bonus dan rewards yang acap kali diberikan oleh para penerbit kartu kredit.

Ini Cara Lapor Penipuan Kartu Kredit yang Cepat dan Tepat!

Reward ini tak hanya berupa voucher belanja, namun juga bisa tukar dengan miles maskapai pesawat terbang atau gratis menginap di hotel, yang jelas Anda hanya bisa menukarnya untuk produk dengan merchant yang terbukti bekerja sama. Untuk mendapatkan kartu kredit Anda tak perlu menjadi nasabah sebuah perbankan pencetak kartu kredit.

Ya, Anda bisa mengajukan pembuatan kartu kredit lintas bank. Selain ini, tidak ada batasan mengenai jumlah maksimum kepemilikan kartu kredit, sehingga kita bisa memiliki lebih dari satu kartu. Biar begitu Anda tetap harus melihat kemampuan finansial sebelum mengajukan.

(Baca juga: Ini Daftar Kartu Kredit BRI dengan Free Akses Lounge)

Umumnya setiap perbankan memiliki kebijakan berbeda mengenai jumlah minimum pendapatan yang mesti dimiliki calon nasabah yang sedang melakukan pengajuan pembuatan kartu kredit. Namun rata-rata untuk limit terendah bank memberlakukan aturan jumlah minimal gaji perbulan sekitar Rp 3 Juta.

Manfaat Kartu Kredit

Perbankan seringkali menelurkan lebih dari 5 jenis kartu kredit dengan target nasabah yang beragam. Tidak hanya menyasar kaum muda yang gemar belanja namun juga kalangan mapan yang sering melakukan perjalanan bisnis. Setiap jenis kartu kredit menawarkan manfaat yang beragam, namun secara umum keseluruhan kartu kredit menawarkan manfaat dibawah ini:

  • Pinjaman dengan Bunga Ringan

Ya, kartu kredit dapat Anda fungsikan menjadi pinjaman, istilahnya adalah loan on phone. Sementara jumlah pinjaman yang bisa didapat adalah maksimal 50% dari sisa limit. Bunga pinjaman yang dipatok beragam namun umumnya 2,5% perbulan.

Pinjaman dengan kartu kredit juga sangat mudah, karena Anda tidak wajib menyerahkan dokumen apapun, hanya perlu menelepon pihak bank dan pinjaman akan segera meluncur ke rekening Anda.

  • Mengubah Pembelian jadi Cicilan

Manfaat favorit para pengguna kartu kredit adalah ini, mengubah transaksi pembelian langsung menjadi cicilan dengan tenor hingga 12 bulan. Nah bagi Anda yang sedang ingin ganti gadget atau memiliki barang lain yang cukup mahal namun terkendala dana dapat memanfaatkan kartu kredit untuk mendapatkan cicilan hingga 0%.

  • Diskon Belanja dengan Sistem Poin

Manfaat lain yang dihadirkan kartu kredit adalah diskon belanja di banyak merchant. Diskonnya tidak main-main bisa sampai 50%. Selain itu setiap kartu kredit juga menerapkan sistem poin.

Yakni setiap transaksi dengan kartu kredit sejumlah 0 rupiah misalnya berhak mendapatkan 1 poin, yang jika diakumulasikan dapat Anda tukar dengan berbagai potongan belanja dan gratis belanja di merchant tertentu.

Karena itu ketika memilih kartu kredit, pastikan kartu kredit bekerjasama dengan banyak merchant bagi di dalam negeri maupun luar negeri. Agar kemanapun Anda pergi dapat merasakan manfaatnya.

  • Tarik Tunai Dimanapun

Bagi Anda yang sering bepergian ke berbagai negara lain didunia, keberadaan kartu kredit dapat menyelamatkan Anda ketika cash menipis. Sebab seluruh kartu kredit dengan jaringan visa dan mastercard bisa melakukan tarik tunai di berbagai mesin ATM. Jadi, tak perlu banyak membawa cash ketika traveling, cukup bawa satu kartu saja untuk memenuhi semua keperluan Anda.

  • Sebagai Riwayat Kredit

Ketika ingin mengajukan pinjaman dalam jumlah besar ke bank misalnya, Kredit Tanpa Agunan atau Kredit Multiguna, biasanya bank akan menilai riwayat pinjaman seseorang dari penggunaan kartu kreditnya. Jika selama memegang kartu kredit nasabah tepat waktu membayar tagihan dan cukup aktif memanfaatkan kartu kredit, kemungkinan besar akan mendapat score tinggi.

Penilaian ini sangat memengaruhi jumlah pinjaman yang bisa didapat seorang nasabah. Meksi pendapatan Anda sebenarnya memenuhi jumlah batas minimum, tapi jika memiliki rekam jejak kredit yang buruk, bukan tidak mungkin bank akan menolak pengajuan pinjaman Anda.

Itulah beberapa manfaat kartu kredit yang dapat menunjang keseharian dan gaya hidup kita. Melihat manfaatnya yang begitu besar, tidak heran jika semakin banyak orang tertarik mengajukan pembuatan kartu kredit. Namun semakin banyak nasabah juga mengundang adanya kejahatan yang menargetkan pemilik kartu kredit.

7 Modus Kejahatan yang Menyasar Pengguna Kartu Kredit

Kartu kredit menjadi salah satu alat transaksi pembayaran yang rentan menjadi objek penipuan. Para pelaku kejahatan seringkali mengincar data pribadi pemilik kartu kredit bahkan bisa mendapatkan akses ke rekening tabungan pemegang kartu kredit.

Karena itu sebagai nasabah yang cerdas kita perlu mengetahui bagaimana dan apa saja modus yang digunakan pelaku untuk mendapatkan kartu kredit para korbannya.

1. Phishing

Phising adalah modus kejahatan kartu kredit yang mengincar data kartu kredit. Modusnya biasanya dilakukan dengan mengirim surat elektronik (email) ke calon korban dengan mengaku dari institusi tertentu atau dari pihak perbankan yang mengeluarkan kartu kredit. Korban akan diminta untuk login ke alamat website palsu. 

Pada proses login korban diharuskan mengisi sejumlah data pribadi terkait kartu kredit. Nah data-data inilah yang akhirnya dijadikan modal untuk membobol isi kartu kredit korban.

2. Carding

Modus kejahatan kartu kredit lainnya adalah carding, yakni ketika pelaku bertransaksi menggunakan kartu kredit korban. Hal ini bisa terjadi lantaran pelaku mengetahui nomor kartu kredit korbannya. Biasanya, kejahatan dengan modus carding ini dilakukan dengan sistem online, yakni melalui situs e-commerce. 

Seperti kita tahu saat proses transaksi belanja di e-commerce, pelanggan hanya perlu memasukkan nomor digit terakhir kartu kredit. Nah ini menjadi celah bagi para pelaku kartu kredit yang melakukan pembobolan tanpa memerlukan kartu fisiknya. Mereka hanya memerlukan nomor dan masa berlaku kartu kredit.

3. Hacking

Hacking ini sebenarnya masih menjadi bagian dari carding yakni kejahatan yang mengincar data dan nomor berlaku kartu kredit korban. Hacking hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang terlatih dengan membobol situs online dan mencuri data dari nomor kartu kredit pelanggan mereka ketika sedang bertransaksi. 

Berhati-hatilah ketika bertransaksi di situs belanja online dengan menggunakan jaringan wifi. Sebab para hacker memiliki software sendiri yang dapat mencuri data kartu kredit melalui jaringan internet di area publik. Bahkan transaksi menggunakan mobile banking saja bisa mereka retas jika Anda menggunakan jaringan internet publik.

4. Skimming

Untuk modus kejahatan kartu kredit yang satu ini, pelaku membutuhkan card skimmer. Yakni sebuah alat yang dapat merekam data kartu kredit . Ukuran card skimmer sangat kecil sehingga mudah disembunyikan dimanapun. Biasanya pelaku akan  menyembunyikannya di mesin electronic data capture (EDC). 

Setelah terpasang di EDC, card skimmer akan merekam setiap data kartu kredit. Data ini dapat mereka gunakan untuk belanja di berbagai situs belanja online.

5. Ekstrapolasi

Sering ditemukan kartu kredit utama dengan nama pemilik ganda, salah satunya pasti palsu. Pemalsuan kartu kredit ini lah yang dinamai dengan istilah ekstrapolasi. Yakni tindak kejahatan yang memproduksi nomor-nomor kartu kredit asli tapi palsu (aspal). 

Hanya orang terlatih yang mampu melakukan kejahatan ini. Sebab pelakunya harus bisa menciptakan algoritma pembuatan kartu kredit seperti yang dilakukan oleh perbankan. Kartu kredit palsu ini bisa dicetak dan digunakan untuk transaksi belanja.

6. Pencurian Kartu Kredit

Ini adalah modus kejahatan paling sederhana, pelaku pencurian kartu kredit dalam bentuk fisik secara langsung dari pemiliknya. Anda harus berhati-hati ketika mengeluarkan kartu kredit di tempat perbelanjaan karena potensi pencurian terbilang tinggi.

7. Penipuan Via Telepon

Hati-hati jika ada yang menelepon dan mengaku sebagai pihak bank. Kemungkinan ini adalah salah satu modus kejahatan kartu kredit. Biasanya mereka akan meminta sejumlah data nasabah dengan alasan untuk kebutuhan dokumentasi. Nyatanya, data pribadi tidak boleh diberitahukan kepada siapapun tak terkecuali customer service. 

Selain itu, penelepon juga biasanya menawarkan promo tertentu dengan pembayaran menggunakan kartu kredit. Nah, ketika transaksi dilakukan pelaku akan segera melacak kartu kredit Anda dan melakukan pembobolan dan pencurian data.

itulah 7 modus kejahatan kartu kredit yang mesti kita waspadai. Sebagai pengguna kartu kredit kita wajib berhati-hati jika tidak ingin menjadi korban. Jangan sengaja menempatkan diri menjadi target kejahatan dengan menghindari hal-hal yang memancing pelaku kejahatan kartu kredit.

Cara Lapor Penipuan Kartu Kredit yang Benar

Jika Anda merasa menjadi korban penipuan kartu kredit terutama yang dilakukan via telepon segera lakukan tindakan di bawah ini:

  • Hubungi Pihak Penerbit Kartu Kredit

Cara lapor penipuan kartu kredit baik melalui sambungan telepon maupun online. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memberitahu pihak penerbit kartu kredit, dan minta lakukan pemblokiran kartu kredit untuk mencegah penggunaan kartu kredit lebih jauh lagi.

  • Lapor Penipuan Kartu Kredit ke Kantor Polisi

Setelah menghubungi pihak bank buat laporan ke kantor polisi. Ada beberapa langkah-langkah yang wajib Anda lakukan ketika melapor ke kantor polisi:

Bawalah bukti, seperti bukti e-statement dan bon yang pernah Anda gunakan saat bertransaksi.  Polisi akan membuatkan laporan yang berisikan tentang identitas terlapor maupun pelapor.–Setelah laporan Anda selesai dibuat, nantinya Anda akan diberikan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL).

Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) ini adalah bukti bahwa Anda telah melaporkan tindak penipuan yang Anda alami. Tunggulah perkembangan kasusnya ditangani oleh kepolisian. Kemudian Anda akan mendapatkan surat pemberitahuan perkembangan Hasil Penyidik (SP2HP).

  • Melapor melalui Email

Selain datang langsung ke kantor polisi,  Anda juga bisa melakukan laporan penipuan kartu kredit melalui email ke cybercrime@polri.go.id. Laporan via email ini dapat memudahkan Anda yang sibuk bekerja namun tetap harus melaporkan tindak kejahatan yang dialami.

Pada halaman website Anda akan diarahkan untuk menceritakan detail kejadian perkara. Berikan info detail bagaimana Anda merasa menjadi korban penipuan, sertakan bukti-bukti pendukung, misalnya rekaman percakapan. Kalau penipuan di lakukan lewat telpon berikan nomor handphone pelaku.  Tunggulah dirumah dengan tenang, polisi akan segera melakukan penyelidikan.

Itulah cara melakukan laporan penipuan kartu kredit, baik kepada pihak bank maupun kepolisian. Ingat untuk terus waspada jika ada telepon mencurigakan yang mengaku dari pihak penerbit kartu kredit dan meminta akses pribadi. Sebab akses pribadi tidak boleh diketahui siapapun termasuk pihak bank. Pilihlah tempat pengajuan kartu kredit yang kredibel, aman dan nyaman seperti Cekaja.com yang memiliki teknologi mutakhir, dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga tidak perlu khawatir lagi.

Tentang Penulis