Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Ini Daftar Capaian Penggunaan Dana Desa Selama 4 Tahun

by Miftahul Khoer on 7 Januari, 2019

Salah satu program prioritas yang dikerjakan pemerintah di era Jokowi-JK sejak 2015 adalah tentang kucuran dana desa yang hingga saat ini telah mencapai Rp187 triliun.

Petani Desa Beras Panen - CekAja

Dari total tersebut anggaran untuk dana tersebut sepanjang 2015 mencapai Rp20,7 triliun, 2016 Rp47 triliun, 2017 Rp50 triliun, 2018 Rp60 triliun dan pada 2019 naik menjadi Rp70 triliun beserta dana kelurahan yang mencapai Rp3 triliun.

Nah, anggaran ratusan triliun tersebut telah digunakan apak saja? Berikut Cekaja akan mengulas penggunaan dana hingga 2018 dan rencana untuk 2019 sperti dikutip dari laman resmi setkab.go.id. Yuk simak!

Infrastruktur pertanian

Presiden menegaskan dana desa yang dikucurkan dibangun untuk infrastruktur pertanian seperti pembangunan irigasi dan pembangunan embung diklaim telah dirasakan warga desa di seluruh Indonesia.

Kepala negara mengklaim selama ini kucuran dana desa telah sampai dan terealisasi. Hanya saja, dia mengingatkan kepada para kepala desa untuk hati-hati dan menggunakan dana tersebut sesuai prosedur.

(Baca juga: 7 Desa Ini Bikin Liburan ke Bali Jadi Tidak Terlupakan)

Dana desa dinaikan

Diklaim program dana desa berjalan sukses, Jokowi meminta dana tersebut untuk tahun ini dinaikkan, seiring tingkat kepuasan masyarakat 85 persen puas terhadap pengelolaannya.

Namun, ia berharap dana yang sudah ditransfer ke desa jangan sampai dikembalikan lagi ke Jakarta alias tidak terpakai. Oleh karena itu, dana desa harus digunakan untuk pembangunan desa yang kebutuhan materialnya dibeli dari desa itu sendiri.

Namun jika material di desa tersebut tidak ada, maka bisa membeli dari desa tetangga atau dalam lingkup kecamatan lokasi desa tersebut berada.

“Karena apa, kita ingin dana yang tadi sampai akhir tahun ini beredar terus di desa-desa jangan sampai keluar dari desa itu. Muter terus berputar, berputar di desa itu,” kata Jokowi.

“Jangan sampai uang Rp257 triliun yang sudah diserahkan langsung kepada desa kembali kembali lagi ke Jakarta,” tambahnya.

Pengembangan wisata desa

Selain pembangunan infrastruktur desa, kucuran dana juga diharapkan bisa digunakan untuk pengembangan wisata desa. Misalnya, beberapa desa yang telah berhasil membangun wisata desa antara lain di Umbul Ponggok, Klaten yang bisa memberikan pendapatan Rp14 miliar dalam setahun.

(Baca juga: Sebelum Liburan, Kenali Dulu 10 Jenis Penginapan Ini)

Capaian empat tahun

Selain telah disinggung beberapa capaian di atas, ada juga beberapa realisasi kucuran dana desa yang telah diselenggarakan selama empat tahun ini.

Sarana dan prasana yang dibangun dari dana itu antara lain 1,14 juta meter jembatan, 191.600 kilo meter jalan desa, 8.983 unit pasar desa, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

Selain itu, dana juga membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29,5 juta unit maupun sumur bor sebanyak 45.169 unit.

Desa tertinggal

Dana yang telah diprogramkan pemerintah berhasil menurunkan jumlah desa tertinggal dan sebaliknya telah meningkatnya jumlah desa berkembang dan mandiri.
Data BPS 2018 tentang hasil pendataan Potensi Desa (Podes) mencatat jumlah Desa tertinggal mengalami penurunan sebesar 6.518 desa dari sebelumnya 19.750 desa pada 2014 menjadi 13.232 desa pada tahun 2018.

Sementara untuk desa berkembang mengalami peningkatan sebesar 3.853 desa dari sebanyak 51.026 pada 2014 menjadi 54.879 desa pada 2018. Begitu juga dengan desa yang berstatus desa mandiri yang mengalami peningkatan dari 2.894 desa pada 2014 menjadi 5.559 desa pada 2018.

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.