Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Ini Tips Meningkatkan Harga Jual Rumah Bekas Tanpa Biaya Mahal

by Surtan Siahaan on 19 Desember, 2015

Saat mau menjual rumah, semua orang tentu menginginkan jualannya dapat laku dengan harga tinggi. Agar tujuan ini tercapai, ada baiknya menyusun strategi yang nantinya dapat meningkatkan harga rumah. Tidak perlu keluar biaya mahal, apalagi sampai merenovasi rumah habis-habisan.

Yang penting, kamu bisa membuat calon pembeli terpikat dengan rumahmu. Sehingga calon pembeli akan berusaha semaksimal mungkin memiliki rumah itu. Berikut ini beberapa cara untuk meningkatkan harga jual rumah:

Mencat rumah

Hal pertama yang harus kamu lakukan agar harga jual rumah meningkat adalah mencat ulang rumah. Jika dibandingkan dengan peningkatan harga yang bisa diperoleh, biaya mencat tidak lah besar.

Gunakan warna yang menarik, indah dan enak dipandang sekaligus menimbulkan rasa nyaman penghuninya. Sekadar saran, lakukan kombinasi warna cat agar tidak membosankan saat dipandang oleh calon pembeli. (Baca juga: Mau Merenovasi Rumah? Begini Cara Mengurus Izinnya)

Membangun pagar

Selanjutnya, perbaiki pagar dan cat ulang. Bila rumah kamu tidak berada di komplek khusus, pagar adalah hal yang penting. Alokasikan dana untuk membangun pagar jika rumah kamu tidak memilikinya.

Rumah yang memiliki pagar menunjukkan kesan bahwa tempat tersebut aman untuk ditinggali. Selain itu pagar juga dapat menjaga privasi penghuninya. Sekadar tips, pagar besi yang dikombinasikan dengan tanaman seperti bambu hias akan membuat suasana rumah terasa aman sekalgis teduh.

Buat taman kecil

Bila rumah yang akan dijual memiliki taman, itu adalah modal yang sangat baik. Namun, jangan biarkan taman hanya ditumbuhi rumput dan tanaman liar. Selain itu, tidak ada salahnya merombak secuil taman di halaman muka atau belakang rumah untuk membangun taman kecil, bila rumah tersebut belum memiliki taman.

Gunakan sejumlah tanaman hias yang juga berukuran kecil. Rumah yang bagus akan semakin enak dipandang jika memiliki taman kecil yang rapi dan cantik. Hal ini akan menjadi nilai tambah rumah kamu di hadapan calon pembeli.

Mengosongkan rumah

Jangan biarkan pembeli datang dan melihat rumahmu dalam keadaan berantakan. Jika banyak barang-barang tidak terpakai di rumah itu, sebaiknya rapikan atau jual. Selain rumah kamu terlihat lebih terawat, kamu juga bisa menghemat dana perbaikan rumah.

Ada baiknya juga kamu mengosongkan rumah sebelum kedatangan pembeli. Saat dalam keadaan kosong, efeknya bisa membuat rumah terlihat lebih luas.

Ganti lampu

Buat rumah kamu kelihatan lebih terang saat pembeli datang. Selain didukung dengan warna cat dinding yang terang, ada baiknya ganti lampu rumah dengan yang lebih terang. Pastikan tidak ada lampu yang mati saat pembeli berkunjung. Jika rumah yang akan dijual jarang dihuni, periksa lampunya secara berkala. (Baca juga: Baru Menikah, Ini Tips Cepat Beli Rumah Kurang dari 2 Tahun)

Perbaiki dan bersihkan kamar mandi

Ruangan yang satu ini kelihatannya sepele namun penting karena jarang dilewatkan calon pembeli rumah. Jika kamar mandinya rusak, segera perbaiki. Pastikan juga ledeng, saluran air dan klosetnya tidak mampet.

Gunakan strategi marketing

Salah satu cara meningkatkan harga jual rumah adalah dengan menerapkan streategi marketing. Pancing calon pembeli dengan tawaran hadiah menarik. Cara ini biasa diterapkan para developer properti untuk menarik minat pembeli.

Sebagai contohnya, kamu bisa menawarkan pendingin udara, pompa air atau pemanas air pada calon pembeli kamu. Agar tidak rugi, sebaiknya lakukan survey terlebih dahulu. Sesuaikan harganya dengan kemampuan keuanganmu. Patikan kamu membeli hadiah-hadiah tersebut setelah calon pembeli membayar uang muka.

Tentang Penulis