Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial

by Rini Agustina on 17 Januari, 2020

Setiap jendela musim transfer dibuka klub-klub sepakbola papan atas sibuk berbelanja. Klub dengan modal jutaan dollar bakal mengubah skuadnya menjadi tim impian yang berisi pemain-pemain kelas dunia. Sementara yang lain hanya mampu menyempurnakan saja yang sudah Ada.

pemain bola paling kontroversial

Tak jarang pula hasil transfer memberikan kejutan untuk public, mulai dari harga yang fantastis hingga keputusan pemain yang kontroversial untuk pindah ke lain tim.

Uniknya, hampir di setiap jeda liga selalu terjadi transfer pemain yang mengundang kontroversi. Tidak hanya melibatkan klub besar dan pemain terkenal namun juga klub-klub kecil tidak ternama. Transfer pemain bola paling kontroversial menjadi tak terelakkan. Ada yang kecewa dengan hasilnya ada pula yang bahagia.

Lantas siapa saja pemain sepak bola yang masuk dalam daftar Transfer pemain bola paling kontroversial?

Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
Giuseppe Meazza – Inter Milan ke A.C. Milan, 1940
Giuseppe Meazza - Inter Milan ke A.C. Milan 1940 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: wikimedia.org

Dianggap oleh banyak orang sebagai pemain sepak bola Italia terbesar sepanjang masa, Giuseppe Meazza dianggap sebagai satu-satunya orang yang nyaris menjembatani ketegangan antara dua klub sepakbola besar di kota Milan yakni Ac Milan dan Inter Milan.

Meazza adalah legenda di Inter Milan, dengan mencetak 241 gol dalam 348 pertandingan untuk I Nerazzurri sebelum kehilangan sebagian besar musim 1938/39 karena cedera. Sekembalinya, ia memilih untuk bergabung dengan tim merah AC Milan rival utama satu kota Internazionale.

Namun karier Meazza Bersama A.C Milan tidaklah mulus. Ia hanya tampil 37 kali untuk I Rossoneri sebelum akhirnya berangkat ke Juventus pada tahun 1942. Keberaniannya hengkang dari Inter Milan ke Milan lah yang menjadikannya masuk dalam daftar transfer pemain bola paling kontroversial.

Carlos Tevez – Manchester United ke Manchester City, 2009
Carlos Tevez - Manchester United ke Manchester City 2009 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: imdb.com

Tevez juga masuk dalam transfer pemain bola paling kontroversial ketika memutuskan hengkang dari Manchester United untuk bergabung Bersama rival abadi satu kota United, Manchester City. Kala itu reputasi Carlos dengan United juga sudah buruk karena ia tak pernah mendapat klausul kontrak dari Pelatih Setan Merah (Julukan United), Sir Alex Ferguson.

Banyak yang menghubungkan kepindahan Tevez ke City sebagai ajang balas dendam pemain Argentina tersebut, karena tak juga mendapat kepercayaan dari Sir Alex. Meskipun beberapa bulan kemudian Sir Alex mendatanginya untuk penawaran kontrak baru. Namun Tevez sudah kadung sakit hati dan terlanjur menerima pinangan City.

Lagipula saat itu hubungan Tevez dengan Ferguson juga sudah memburuk, lantaran pemain Argentina tersebut lebih sering duduk di bangku cadangan. Tevez memilih langkah mengejutkan melintasi kota ke Manchester City, sebuah klub yang dengan cepat naik ke puncak sepakbola Inggris. Setelah transfer selesai, poster “Welcome to Manchester” yang terkenal itu diarak di seluruh kota Manchester yang semakin menambah sakit hati para penggemar The Red Devils.

Johan Cruyff – Ajax ke Feyenoord, 1983
Johan Cruyff - Ajax ke Feyenoord 1983 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: vbetnews.com

Terkenal karena filosofi Total Football-nya, Johan Cruyff adalah salah satu pemain sepak bola terbaik yang pernah dicetak Ajax Amsterdam. Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di Ajax, menghabiskan tahun-tahun terbaiknya bersama klub Belanda sebelum pindah ke Barcelona.

Cruyff kembali ke Ajax untuk hari terakhir setelah menghabiskan dua tahun bermain di Amerika. Dia menikmati dua tahun yang sukses dengan klub masa kecilnya, memenangkan Eredivisie di kedua musim, namun nyatanya tidak ada kontrak baru yang datang.

Cruyff merasa dikhianati oleh klub yang telah dia layani seumur hidupnya dan memilih untuk pindah ke rival mereka Feyenoord, karena dendam. Cruyff tahu transfer itu akan membuat marah Ajax. Dia menghabiskan satu musim di Rotterdam di mana dia membimbing klub menuju piala KNVB dan gelar liga, yang pertama bagi mereka selama satu dekade. Cruyff masuk dalam daftar transfer pemain bola paling kontroversial yang menorehkan catatan gemilang.

Denis Law – Manchester United ke Manchester City, 1973
Denis Law - Manchester United ke Manchester City 1973 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: skysports.com

Denis Law sebenarnya adalah pemain Manchester City sebelum menyetujui pindah ke United pada tahun 1962. Dia tidak pindah langsung dari City; dia menghabiskan satu tahun di antaranya dengan bermain untuk klub Italia, Torino.

Law menghabiskan masa-masa kejayaannya bermain untuk United, mencetak 237 gol dalam 404 pertandingan dan menghasilkan dua gelar liga bersama dengan Piala FA. Sementara di United, ia menjadi salah satu striker terkemuka di sepakbola Eropa dan terpilih sebagai pemain terbaik Eropa tahun 1964.

Karirnya menjadi terganggu oleh cedera pada tahun 1970 dan, meskipun mencetak 12 gol di musim berikutnya, ia dianggap tak lagi subut. The Scotsman menyetujui transfer gratis ke Manchester City pada tahun 1972. Menariknya pada pertandingan penentu melawan United Law tuntas melampiaskan dendam dengan mengalahkan Setan Merah yang membuat mereka terjungkal dari Liga Primer Inggris ke Divisi Satu.

Roberto Baggio – Fiorentina ke Juventus, 1990
Roberto Baggio - Fiorentina ke Juventus 1990 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: thesefootballtimes.co

Rekor transfer Roberto Baggio (pada saat itu) ke Juventus memicu kerusuhan di kota Florence yang mengakibatkan cedera pada 50 pemrotes. Menjadikannya salah satu transfer pemain bola paling kontroversial sepanjang sejarah sepakbola Italia. Kala itu Baggio sudah seperti dewa bagi para penggemar Fiorentina.

Namun, pemujaan para penggemar Fiorentina tidak cukup untuk mencegah Baggio pergi ke Juventus pada tahun 1990. Dalam pertandingan pertamanya melawan Fiorentina, Baggio menolak untuk mengambil penalti dan kemudian diganti, meskipun menyatakan bahwa ia “dipaksa untuk menerima transfer.” . Dia mengklaim bahwa jauh di lubuk hatinya dia selalu berwarna ungu yang menjadi ciri khas warna-warna Fiorentina.

Ashley Cole – Arsenal ke Chelsea, 2006
Ashley Cole - Arsenal ke Chelsea 2006 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: goal.com

Ashley Cole menemukan dirinya terperangkap di tengah perseteruan antara raksasa London, Arsenal dan Chelsea pada musim panas 2005 . Bek kiri Inggris itu didenda £ 100.000 oleh Liga Premier setelah ia mengatur pertemuan dengan manajer Chelsea Jose Mourinho dan Kepala Eksekutif Peter Kenyon di sebuah hotel untuk menegosiasikan transfer ke klub dengan skema bebas transfer untuk jendela transfer Januari 2005.

Agen Cole Jonathan Barnett juga hadir pada pertemuan itu. Pada bulan Juli 2005, Ashley Cole kemudian menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun dengan Arsenal, meskipun ada kontroversi “penyadapan” yang berkobar karena tindakannya.

Setahun kemudian, masa depan Cole sekali lagi diujung tanduk karena ia mengetahui bahwa Arsenal hanya siap memberikan kontrak £ 55.000 per minggu untuk tinggal di klub itu. Angka ini jauh di atas penawaran Chelsea sebesar £ 90.000 Chelsea per pekan. Mengaku kecewa pada Arsenal, Cole akhirnya menyelesaikan transfernya ke Chelsea pada 31 Agustus 2006. Dia dijual seharga £ 5 juta plus William Gallas.

Drama kepindahan Cole dari Arsenal ke Chelsea ini sangat berbekas di hati penggemar, dan mereka sepakat untuk memasukkannya dalam daftar transfer pemain bola paling kontroversial di Liga Inggris.

Mo Johnston – Celtic, Nantes ke Rangers, 1989
Mo Johnston - Celtic Nantes ke Rangers, 1989 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: theearlycross.wordpress.com

Persaingan antara Celtic dan Rangers adalah yang terbesar di dunia sepakbola dengan permusuhan antar penggemar yang seringkali berujung pada kekerasan dan rasisme. Mo Johnston merasakan kekuatan ledakan persaingan ketika ia menandatangani kontrak dengan Rangers dari Nantes pada tahun 1989.

Sebelum karirnya di Nantes, Mo Johnston adalah favorit penggemar di Celtic Park dan merupakan kekuatan pendorong di belakang tim pemenang gelar mereka pada tahun 1986. Dalam tiga musim ia mencetak 52 gol dalam 140 pertandingan sebelum berangkat ke klub Prancis Nantes.

(Baca Juga: Turun Salju di Arab Saudi, Fenomena Alam Apa Ini?)

Setelah dua musim, pemain asal Skotlandia itu berkeinginan untuk kembali ke publik Liga Premier Skotlandia dengan kepindahan ke Celtic yang sepertinya sudah dekat. Johnston memicu spekulasi tentang kembali ke Celtic dengan secara terbuka memberikan konferensi pers di Celtic Park, menyatakan “Celtic adalah satu-satunya tim yang ingin saya mainkan.”

Transfer ini memicu serangkaian kekerasan sektarian antara pendukung kedua klub. Celtic mencap Johnston “Yudas” dan bahkan melemparkan pai di wajahnya setelah ia mencetak gol melawan mereka di derby Old Firm. Penggemar Rangers tidak ingin seorang Katolik bermain untuk tim mereka dan membakar syal di luar Ibrox sebagai protes. Bahkan penjaga kit Rangers bergabung dengan protes dengan menolak untuk mengatur perlengkapannya. Johnston meninggalkan Rangers setelah hanya dua musim bermain untuk mereka.

Sol Campbell – Tottenham ke Arsenal, 2001
Sol Campbell - Tottenham ke Arsenal 2001 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
soure: goal.com

Sol Campbell adalah salah satu pemain terhebat yang pernah mengenakan jersey Tottenham, tetapi keberhasilannya di White Hart Lane terbatas. Meskipun bermain untuk klub selama hampir satu dekade, Spurs tidak pernah finish lebih dari peringkat ketujuh di sepanjang sejarah Liga Premier, fakta ini memupus peluang Campbell untuk bermain di Liga Champions.

Pada musim panas 2001, kontrak Campbell dengan Tottenham berakhir yang membawa beberapa bulan negosiasi kontrak yang intens antara dewan Spurs dan pusat. Campbell adalah favorit penggemar di jalur White Hart, dan kapten klub. Dia berulang kali berjanji kepada penggemar bahwa dia akan tetap tinggal tetapi terus menunda menandatangani kontrak barunya.

Kemudian datanglah tawaran dari pelatih Arsenal kala itu Arsene Wenger. Diluar dugaan Campbell yang dikenal sangat loyal Bersama Spurs justru menerima pinangan dari rival sekotanya, Arsenal.

Luis Figo – Barcelona ke ​​Real Madrid, 2000
Luis Figo - Barcelona ke Real Madrid 2000 - Inilah Daftar Transfer Pemain Bola Paling Kontroversial
source: goal.com

Luis Figo Pemain sayap Portugal yang legendaris itu telah Bersama dengan Barcelona selama lima musim, mengecap beberapa kemenangan besar kecuali Liga Champions. Meskipun sukses nyatanya Figo rela menyetujui transfer £ 36,2 juta ke rival berat Barca, Real Madrid. Menjadikannya transfer paling sengit dalam sejarah sepakbola.

Kala itu Figo resmi menjadi pemain sepakbola termahal sepanjang masa. Transfer yang kontroversial ini memicu kritik, kebencian, dan pelecehan pribadi yang dilakukan para penggemar Barcelona kepada Figo. Mereka menyebut Figo sebagai pengkhianat.

Kontroversi mencapai puncaknya ketika Figo berlangsung el Clasico di Nou Camp. Saat itu Figo berperan mengambil tendangan sudut, namun ternyata mendapat sejumlah serangan dari penggemar Barca yakni pelemparan benda yang mengarah ke kepalanya. Permainan dihentikan selama hampir enam menit karena penyalahgunaan yang diterima Figo dari penggemar Barcelona yang marah.

Langkah ini membuat Luis Figo menjadi “Galactico” pertama yang bergabung dengan tim Real Madrid dan Florentino Perez yang menjadi kekuatan dominan di sepakbola Eropa pada awal abad ke-21.

Itulah beberapa pemain yang masuk dalam daftar transfer pemain bola paling kontroversial sepanjang masa.

Tentang Penulis