Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Inilah Tempat Pinjam Uang yang Aman Saat Kamu Membutuhkannya

by Teti Purwanti on 11 February, 2020

Kondisi ekonomi dan keuangan setiap orang pasti berfluktuatif dan berbeda-beda. Tidak selamanya orang mengalami kekurangan uang, begitupun tidak selamanya pula memiliki keleluasaan keuangan.

Tempat pinjam uang yang aman

Belum lagi kebutuhan hidup selalu meningkat sementara peningkatan pendapatan biasanya terbatas dan bahkan stagnan.

Oleh karena itu, banyak orang yang membutuhkan pendanaan berupa pinjaman untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hanya saja, tidak semuanya tahu di mana harus mencari pinjaman yang sesuai ataupun tempat meminjam yang aman.

Setiap orang biasanya akan mencari pinjaman di tempat yang menyediakan proses mudah sehingga dana bisa dicairkan dengan cepat. Namun, dalam mengajukan pinjaman juga harus mengedepankan aspek keamanannya.

Tiga hal yang menjadi aspek utama dalam mengajukan pinjaman adalah kemudahan, kecepatan, dan keamanan. Namun, ketiga hal tersebut tidak bisa seiringan. Misalnya untuk mengajukan pinjaman yang menjamin keamanan transaksi, biasanya membutuhkan waktu proses yang lebih lama.

Berikut ini beberapa opsi tempat pinjaman uang yang aman saat dibutuhkan:

Ajukan pinjaman ke kerabat dekat

Mengajukan pinjaman ke kerabat dekat seperti saudara ataupun teman adalah solusi paling cepat untuk bisa mendapatkan dana yang dibutuhkan secara mendadak.

Meminjam dana kepada kerabat tidak memerlukan persyaratan khusus yang rumit. Seperti persyaratan administrasi dan sebagainya. Serta tidak perlu ada biaya bunga seperti saat meminjam uang ke lembaga keuangan.

Jangka waktu pinjaman uang ke kerabat juga bisa fleksibel tergantung kesepakatan kedua pihak.

Namun, pinjaman uang ke kerabat sangat membutuhkan komitmen dan tanggung jawab dalam pengembalian pinjaman yang sesuai dengan kesepakatan kedua pihak. Karena, tanpa komitmen tersebut bisa merusak hubungan kekerabatan dan juga rasa kepercayaan.

Seringkali suatu hubungan kekerabatan renggang karena masalah keuangan, terlebih lagi masalah pinjaman. Kasus ini banyak dipicu oleh peminjam yang sulit sekali untuk mengembalikan pinjaman dengan berbagai alasan, dan bahkan lebih galak saat ditagih.

Oleh karena itu, jagalah hubungan kekerabatan jangan sampai renggang hanya karena masalah uang. Namun, apabila kamu sungkan untuk meminjam uang ke kerabat. Masih ada beberapa tempat pinjam uang yang aman yang menjadi alternatif lainnya.

Perbankan

Lembaga perbankan merupakan sumber pendanaan yang bisa menjadi alternatif utama untuk tempat pinjam uang yang aman. Untuk meminjam uang dari perbankan membutuhkan berbagai persyaratan administrasi. Namun relatif aman untuk mengajukan pinjaman.

Beberapa instrumen utama pinjaman di perbankan adalah melalui Kredit Tanpa Agunan. KTA merupakan fasilitas pinjaman perbankan dengan fasilitas kredit tanpa harus adanya aset nasabah yang diagunkan untuk bisa mendapatkan pendanaan.

Bank bisa memberikan pinjaman kepada nasabah berdasarkan pada riwayat kredit yang dimiliki pemohon seperti riwayat kartu kredit, kredit motor, kredit motor, KPR, ataupun kredit lainnya.

Kredit KTA memang seringkali dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi yang beraneka ragam. Seperti renovasi rumah, biaya pernikahan, biaya pendidikan, biaya pengobatan, pelunasan ataupun penutupan kartu kredit, modal usaha, dan kebutuhan finansial lainnya.

Keuntungan dari pengajuan pinjaman di bank lewat produk KTA adalah persyaratan untuk pengajuan kredit yang mudah. Dengan proses pencairan dana yang cepat biasanya hanya dalam 5 hari kerja.

Seperti pada namanya, pinjaman melalui KTA tidak memerlukan adanya agunan ataupun jaminan apa-apa. Kemudian besaran pinjaman bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Suku bunga dalam KTA ini tetap dan tidak berubah-ubah sejak awal masa kredit hingga akhir. Besaran suku bunga juga beragam tergantung kebijakan perbankan dengan rata-rata besaran bunga sekitar 1 persen setiap bulannya.

Limit pinjaman KTA juga cukup besar, bisa hingga Rp300 juta dengan tenor pinjaman jangka menengah yakni mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Besarnya jumlah pinjaman yang bisa diperoleh oleh nasabah biasanya berdasarkan besaran penghasilan nasabah tiap bulannya untuk mengukur kemampuan pembayaran cicilan calon nasabah. Selain itu, limit kartu kredit yang dimiliki juga memengaruhi besaran dana yang bisa didapatkan.

Besaran pinjaman yang bisa diperoleh biasanya 4 hingga 5 kali lipat dari limit kartu kredit yang dimiliki nasabah. Bank juga biasanya akan menyetujui pengajuan KTA apabila jumlah cicilan KTA per bulan tidak melebihi 40 hingga 60 persen dari total penghasilan.

Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KTA untuk perorangan khususnya yang bekerja sebagai karyawan antara lain fotokopi KTP, bukti penghasilan, fotokopi kartu kredit, dan NPWP.

Lembaga nonbank seperti fintech

Perkembangan teknologi membuat marak bermunculan lembaga keuangan nonbank berbasis digital atau biasa disebut financial technology (fintech).

Kini meminjam dana dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai platform pinjaman online. Karena dapat dilakukan melalui telepon genggam dengan melampirkan data diri berupa foto dan KTP.

Karena lebih mudah, besaran bunga cicilan dan biaya pinjaman lain menjadi lebih besar daripada bunga cicilan dari perbankan. Banyak orang yang belum tahu mengenai cicilan online tersebut. Berikut ini penjelasan mengenai cicilan yang dibebankan oleh pinjaman online:

Biaya-biaya pinjaman online

Bunga pinjaman online lebih besar dari perbankan karena dihitung berdasarkan harian. Pinjaman online memang ideal untuk yang membutuhkan dana dalam waktu singkat. Yang kemudian dapat dikembalikan juga secara cepat.

Semakin lama meminjam di platform online, maka pokok pinjaman yang harus dibayarkan semakin besar karena ditambah dengan bunga simpanan.

Sebelumnya, banyak pinjaman online di Indonesia yang mematok suku bunga pinjaman besar lebih dari 1% per hari. Karena dalam waktu satu bulan saja beban bunga pinjamannya sudah mencapai 30%.

Di Indonesia memang tidak ada aturan mengenai besaran suku bunga simpanan melalui platform online. Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan mengatakan bunga pinjaman online dari perusahaan financial technology tidak boleh lebih dari 0,8% per hari.

Walaupun OJK tidak mencantumkan batas besaran bunga simpanan online melalui regulasi ataupun peraturan. Namun besaran bunga pinjaman ini merupakan bagian dari kode etik yang disusun oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Apabila ada perusahaan financial technology yang menetapkan bunga pinjaman melebihi 0,8%, masyarakat bisa mengadukannya kepada OJK.

Selain bunga pinjaman, ada jenis-jenis biaya dalam pinjaman online yang perlu diketahui oleh masyarakat. Pada umumnya pinjaman online menetapkan beberapa biaya. Seperti biaya provisi, biaya administrasi, biaya layanan, dan biaya keterlambatan. Besaran biaya-biaya tersebut berbeda-beda pada setiap perusahaan financial technology.

Namun, secara umum besaran biaya tersebut biasanya sebagai berikut:

Biaya keterlambatan 1-3% yang disesuaikan dengan lamanya hari keterlambatan. Apabila pinjaman terlambat dibayarkan selama 1-7 hari, maka akan terkena denda 1% dan bila keterlambatan mencapai 14 hari akan terkena denda 2%.

Pegadaian

Pegadaian juga bisa menjadi alternatif tempat pinjam uang yang aman. BUMN yang memiliki slogan ‘mengatasi masalah tanpa masalah’ ini juga sudah lama menjadi kepercayaan masyarakat untuk bisa mendapatkan pendanaan. Karena risiko yang relatif ringan sementara proses pencairan dananya relatif cepat. Hanya 15 menit saja.

Nasabah hanya perlu membawa barang-barang berharga saja yang bisa menjadi jaminan pinjaman dengan jangka waktu pinjaman maksimal 4 bulan yang bisa diperpanjang dengan cara membayar sewa modal atau mengangsur sebagian uang pinjaman.

Keuntungan dari pengajuan kredit ke Pegadaian adalah persyaratan kredit yang relatif ringan. Selain itu, nasabah juga tidak perlu memiliki rekening, giro, ataupun persyaratan lainnya sebagaimana disyaratkan oleh bank untuk nasabah yang ingin mendapatkan pinjaman.

Pengajuan kredit melalui Pegadaian lebih mudah. Karena nasabah hanya perlu datang dan mengisi aplikasi permohonan dengan membawa barang jaminan untuk bisa segera diproses. Meminjam dana di Pegadaian bisa mengatasi masalah tanpa harus repot dengan masalah prosedural yang rumit.

Selain itu, pengajuan kredit di Pegadaian tidak memerlukan adanya biaya administrasi ataupun biaya lainnya yang dibebankan kepada nasabah. Kemudian besarnya angsuran dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah dalam membayarnya.

Pembayaran cicilan di Pegadaian tiap bulannya tidak tetap. Karena menyesuaikan kemampuan debitur sehingga sangat memudahkan dalam pembayaran cicilan tanpa memengaruhi kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan lainnya.

(Baca Juga: Usaha Rental Mobil Bisa Dengan Modal Minim Lho, Simak Tipsnya!)

Keuntungan lain dari pengajuan kredit di Pegadaian adalah bunga yang dibebankan kepada nasabah itu akan turun dengan perhitungan yang disesuaikan dengan sisa pinjaman yang ada. Semakin sedikit sisa pinjaman, maka bunga yang dibebankan juga semakin kecil.

Debitur juga bisa memperpanjang masa pengembalian pinjaman apabila ada keterlambatan dalam membayar angsuran sehingga masa pelunasan akan ikut mundur. Namun, keterlambatan tersebut tetap akan mendapatkan bunga sebagai bentuk denda.

Dengan keuntungan menarik tersebut, maka Pegadaian sangat cocok bagi debitur yang membutuhkan pinjaman dana mendesak.

Kebutuhan dan masalah ekonomi bisa terjadi pada siapa saja. Sehingga perlu bisa mencari jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan melalui pinjaman dana. Oleh karena itu, perlu kejelian dalam memilih tempat untuk mendapatkan pinjaman yang aman dan sesuai. Jangan sampai salah meminjam yang justru dapat mempersulit kondisi perekonomian.

Empat opsi tempat pinjaman tersebut bisa menjadi pertimbangan dan alternatif untuk memperoleh dana untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.