6 Institusi yang Membuat Vaksin Covid-19 di Indonesia, Siap Dipasarkan 2021?

Demi mempercepat pandemi, sejumlah institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia, dikonfirmasi akan memasuki tahap uji coba pada hewan hingga awal 2021 mendatang.

6 Institusi yang Membuat Vaksin Covid-19 di Indonesia, Siap Dipasarkan 2021?

Institusi-institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia ini diketahui akan diproduksi masal dengan platform yang berbeda.

Rencanya seluruh vaksin tersebut siap dipasarkan pada pertengahan 2021 mendatang, jika tidak ada kendala sedikitpun.

Menakar Kemanjuran Vaksin Covid-19

Menyoal vaksin Covid-19 ini, enggak sedikit juga dari pihak masyarakat yang akhirnya penasaran mengenai keefektifan dari vaksin itu sendiri.

Sebab, berdasarkan sumber yang dihimpun CekAja dari laman Kompas.com, menurut pakar penyakit menular asal Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci, kemungkinan vaksin Covid-19 tidak 100 persen akurat.

Malahan menurut dia, keefektifan vaksin yang ditemukan hanya sekitar 60 persen saja dari peluang yang ada.

Sebab itu, Fauci menegaskan bahwa ketika nantinya vaksin ditemukan dan dipasarkan secara global, masyarakat juga harus tetap mematuhi protokol kesehatannya sendiri, agar tidak tertular virus Corona.

Bagaimana Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Tubuh Manusia?

Sejak ditetapkan WHO sebagai pandemi global, banyak pihak termasuk beberapa institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia ini, turut mengencangkan pergerakannya agar penyakit menular ini segera musnah.

Ya, saat ini memang vaksin disebut-sebut sebagai solusi terbaik agar jumlah kasus positif Covid-19 menurun.

Sayangnya, untuk bisa memproduksi vaksin menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dibutuhkan kerja keras ekstra, bahkan bisa dalam waktu yang lama.

Cara kerja vaksin Covid-19 pada tubuh manusia sebetulnya hampir serupa dengan vaksin pada umumnya.

Mengutip dari lama Halodoc, vaksin dibuat guna melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang melemahkan. Peranannya juga cukup krusial untuk kehidupan manusia.

Bahkan adanya vaksin, disebut mampu merangsang antibodi pada tubuh sehingga menciptakan kekebalan tertentu terhadap suatu penyakit.

Jadi, bisa dibilang vaksin Covid-19 yang diciptakan, nantinya dapat merangsang sistem imunitas dan menghasilkan zat antibodi yang menjadi “tonggak perlawanan” terhadap patogen virus Corona.

(Baca Juga: Daftar Calon Vaksin Corona dari Berbagai Negara)

Institusi yang Membuat Vaksin Covid-19 di Indonesia

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, terdapat 6 institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia. Keenamnya menggunakan platform yang berbeda.

Akan tetapi, dari semua institusi tersebut, vaksin merah putih milik Lembaga Biologi Molekuler Eijkman lah yang disebut paling cepat rampung.

Nah untuk memudahkan kamu membaca lebih detil mengenai sejumlah institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia ini, berikut CekAja rangkum informasinya.

1. Vaksin Covid-19 Milik Lembaga Biologi Molekuler Eijkman

Institusi yang Membuat Vaksin Covid 19 di Indonesia - Lembaga Biologi Molekuler Eijkman

Institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia yang pertama adalah dari LBM Eijkman.

Vaksin bernama ‘Merah Putih’ ini disebut paling cepat rampung, bahkan progress-nya sudah mencapai 50 persen dalam skala lab.

Dengan setengah perjalanan tersebut, artinya pihak LBM Eijkman tengah menunggu proses ekspresi protein rekombinan, yang nantinya akan diuji coba pada hewan.

Pengembangan vaksin yang dilakukan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman ini, diharapkan dapat selesai pada pertengahan 2021 mendatang, dengan tahap akhir yaitu pendistribusian bibit vaksin.

Perkiraan awal untuk Indonesia sendiri, vaksin Merah Putih ini bisa diproduksi sebanyak 500 juta dosis, sebab tiap orang akan menjalani vaksinasi sebanyak dua kali.

Menyoal harganya, pihak LBM baru memperkirakan harga awal, yaitu kisaran USD5 atau sekitar Rp 73.950.

2. Vaksin Covid-19 Milik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Institusi yang Membuat Vaksin Covid 19 di Indonesia - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Berbeda desain protein dari LBM Eijkman, institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia ini, justru menggunakan protein rekombinan sub-unit pada produk yang mereka kembangkan.

Tujuannya adalah untuk mengetahui sekaligus meningkatkan respon imun terhadap vaksin yang dibuat.

Proses pengembangan vaksin milik LIPI hingga saat ini masih berada dalam tahap awal, yakni dengan memasukkan protein dari serpihan kecil spike virus Corona ke dalam sel inang.

Nantinya, vaksin yang juga diberi nama Merah Putih itu baru akan dilakukan uji praklinis pada pertengahan 2021 mendatang.

Uji coba tersebut bakal dilakukan pada hewan mencit, untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan antibodi sekaligus respon sel T.

Rencananya vaksin milik LIPI ini akan didesain dengan metode spray.

3. Vaksin Covid-19 Milik Universitas Airlangga

Institusi yang Membuat Vaksin Covid 19 di Indonesia - Universitas Airlangga

Institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia berikutnya adalah Universitas Airlangga, Surabaya.

Berdasarkan himpunan data dari CNBC Indonesia, vaksin buatan UNAIR ini berbasis pada DNA.

Yang mana nantinya akan di vektor ke dalam sel inang, kemudian menginduksi sistem imun pada sel inang tersebut.

Hingga Agustus lalu, tim pengembang vaksin UNAIR sudah memasuki tahap kloningan.

Setelah proses kloningan selesai, pihak universitas bakal melakukan uji klinis, yang rencanya akan dilakukan di tahun depan.

4. Vaksin Covid-19 Milik Universitas Gadjah Mada

Institusi yang Membuat Vaksin Covid 19 di Indonesia - Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada juga termasuk institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia.

Universitas yang eksis dengan nama UGM ini, diketahui menggunakan protein rekombinan pada platform vaksin yang dikembangkan.

Sayangnya, berdasarkan penulusuran tim CekAja, informasi mengenai vaksin buatan UGM belum sepenuhnya rampung.

Hanya berita mengenai alat deteksi virus Corona lewat hembusan napas (GeNose), milik UGM saja yang banyak beredar di laman pencarian Google.

Alat deteksi ini diharapkan bisa menggantikan peranana uji PCR, di mana GeNose sendiri juga dikembangkan oleh Amerika dan Israel.

Selain itu, UGM juga berhasil mengembangkan alat ventilator untuk pasien virus Corona yang dalam kondisi kritis.

5. Vaksin Covid-19 Milik Universitas Indonesia

Institusi yang Membuat Vaksin Covid 19 di Indonesia - Universitas Indonesia

Institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia lainnya adalah Universitas Indonesia.

Berbeda dari keempat institusi di atas, UI secara khusus mengembangkan sebuah vaksin dengan tiga platform sekaligus, yaitu DNA, RNA, dan virus-like particle.

Dimana salah satu platform-nya memang lebih diutamakan, yaitu vaksin berbasis DNA.

Mengutip dari laman Suara.com, alasan universitas ternama itu mengembangkan vaksin DNA sebetulnya lebih kepada “investasi” masa depan.

Sehingga jika sewaktu-waktu dunia kembali terserang pandemi, pihak pembuat vaksin tak perlu waktu lama untuk mengembangkan produk mereka, karena adanya bibit vaksin DNA.

Hingga September lalu, pihak Universitas Indonesia masih melakukan uji coba kepada hewan, untuk mengetahui respon imun dari penginduksian vaksin tersebut.

6. Vaksin Covid-19 Milik Institut Teknologi Bandung

Institusi yang Membuat Vaksin Covid 19 di Indonesia - Institut Teknologi Bandung

Terakhir, institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia adalah ITB. Universitas ini menggunakan platform adenovirus sebagai vektor pada vaksin yang dibuat.

Adenovirus sendiri merupakan virus produktif yang mirip dengan flu.

Virus ini bukan hanya menyerang saluran pernapasan saja, namun juga menyebabkan infeksi saluran kemih.

Melansir dari berbagai penelitian yang ada, wabah adenovirus dapat berlangsung sepanjang tahun.

Bahkan, tidak hanya terjadi di musim penghujan saja, awal musim panas, musim dingin, sampai musim semi pun bisa menjadi waktu penyebaran adenovirus.

(Baca Juga: 6 Urutan Gejala Umum Virus Corona)

Nah itu dia informasi mengenai keenam institusi yang membuat vaksin Covid-19 di Indonesia.

Di masa seperti ini alangkah baiknya untuk selalu memperketat protokol kesehatan, dan setidaknya memiliki asuransi kesehatan keluarga.

Tujuannya tentu saja untuk melindungi diri dari risiko virus Corona dan penyakit berbahaya lainnya, sekaligus menjaga kondisi finansial.

Salah satu produk asuransi kesehatan terbaik yang bisa dimiliki adalah dari CekAja.com.

Di sini, kamu tak hanya bisa membeli polis asuransi namun juga membandingkannya terlebih dulu.

Syarat mudah dan proses pengajuan yang praktis, dijamin bikin kamu enggak repot untuk memiliki asuransi.

Yuk, ajukan asuransi kesehatan di CekAja sekarang juga, dan nikmati beragam manfaatnya hingga bantuan klaim cepat hanya di sini.