Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

INTERVIEW: Kiat Sukses Bisnis Hewan Kurban ala H. Doni

by Achmad Fauzi on 10 Agustus, 2018

Memasuki musim kurban, banyak pedagang musiman menjajakan hewan kurban di pinggir-pinggir jalan ataupun di daerah perkampungan. Mereka menjual hewan kurban berupa sapi dan kambing. Bagaimana kiatnya agar sukses berbisnis hewan kurban?

Bisnis hewan kurban memang terbilang sebagai salah satu bisnis yang menjajikan. Apalagi, dari segi biaya operasional yang lumayan murah. Anda hanya mengeluarkan modal untuk biaya makan hewan kurban.

Namun begitu, tentunya banyak risiko dalam setiap bisnis, maka dari itu Anda harus mengetahui model bisnis hewan kurban. Nah berikut tip yang bisa Anda praktikkan untuk mulai berbisnis hewan kurban dari pengusaha hewan kurban ternama asal Depok H. Doni. Ciri khas bisnis hewan kurban H. Doni adalah memanfaatkan wanita  cantik untuk pemasaran.

(Baca juga: Ini Berbagai Cara Mengumpulkan Dana untuk Berkurban)

Apa yang harus dilakukan untuk memulai bisnis hewan kurban?

Jadi dimulai dari hobi dulu yah. Dari hobi itu bisa kita kembangkan. Karena kalau kita bisnis, tetapi tidak ada hobi maka akan repot juga nanti. Kita ambil analisis lagi, menguntungkan atau tidak. Kalau menguntungkan, kita jalan. Dipikirkan lagi, karena bisnis ada rugi untung, jadi harus dicermati. Kalau tidak, itu sangat bermasalah nantinya.

Selanjutnya harus bagaimana?

Lokasi itu sangat mempengaruhi bisnis. Perhatikan pula mutu dan kualitas. Jadi, tempatnya harus terjangkau. Selain itu, daya beli orang juga sangat mempengaruhi.

Lebih baik mengeluarkan modal langsung atau menggunakan sistem bagi hasil?

Ya sesuai dengan kemampuan kita aja lah. Namun, kalau bagi hasil nanti kan capek. Maksudnya, orang lain yang sudah keluar uang, jadi kita enggak bisa ngambil untung begitu aja. Misalnya, akan ada kesepakatan dari rekan kita untuk pembagiannya, apakah 60-40 atau 70-30.  Dan, kalau bagi hasil itu enggak bisa dimiliki sendiri. Jadi, mendingan langsung modal sendiri tapi sesuai kemampuan.

(Baca juga: Jangan Kaget, Perubahan Harga NJOP Tanah Memicu PBB Naik)

Kalau terkait pemasaran bagaimana?

Sebelum memikirkan pemasaran, kualitas hewan juga harus ditingkatin dulu, itu sangat mempengaruhi. Karena percuma kita gembar-gembor menggunakan wanita cantik untuk pemasaran, tapi kalau barangnya enggak bagus, enggak ada yang beli. Jadi perhatikan juga kualitas hewan dan tempatnya

Tren bisnis hewan kurban saat ini bagaimana?

Downgrade. Bukan harganya yang turun, harganya tetap stabil, tapi daya belinya turun. Jadi, orang yang biasa beli Rp40 juta jadi turun hanya bisa beli yang Rp20 juta.

Mengapa bisa downgrade?

Mungkin faktor ekonomi. Daya beli 2018 ini agak beda berbeda dengan tahun lalu. Orang tetap berkurban tetapi sesuaikan dengan keuangan.

(Baca juga: Transfer Ronaldo Rp1,8 Triliun dan Hal-hal yang Perlu Anda Tahu)

Apakah ada pesan khusus dari H.Doni?

Harus kaji ulang lagi jika ingin bisnis hewan kurban. Kalau masih ragu, tanyakan ke yang sudah sukses atau tanya ke konsultan. Karena percuma kaya dan punya banyak uang kalau tidak punya ilmu bisnis. Jadi dipelajari dulu dan dikaji lagi.

Tentang Penulis

Jurnalis yang hampir menjadi pemain bola internasional.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami