Intip Tren Mobil 2020, MPV Bakal Kalah Telak dari SUV!

3 min. membaca Oleh Sindhi Aderianti on

Tren bukan hanya milik dunia fesyen, tetapi otomotif termasuk mobil pun memiliki musim-musimnya tersendiri. Bagaimana dengan tren mobil 2020?

mobil murah

Pada tahun ini, Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) dari sejumlah merek pabrikan cukup mendominasi pasar kendaraan roda empat.

Namun, SUV lebih jauh mengungguli MPV dari segi penjualan. Berdasarkan data Gaikindo dari awal tahun, pasar SUV telah menjadi model yang cukup banyak dipilih konsumen. Mitsubishi Pajero sport sendiri terjual 7.353 unit yang disusul dengan Toyota Fortuner sebanyak 6.383 unit dan Honda CR-V 3.976 unit periode Januari-April.

Lalu, bagaimana tren mobil di 2020 nanti? Siap-siap hitung bujet, terutama bagi yang tahun depan punya resolusi beli mobil baru nih!

SUV Bakal Geser Habis MPV

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy seperti dilansir media mengungkapkan tren mobil 2020 akan dipegang hampir sepenuhnya oleh SUV. SUV sendiri terbagi atas dua tipe, yakni 5-seater dan 7-seater.

Secara performa dan spesifikasi, SUV memberi jawaban dari segala kebutuhan. Dari kapasitas penumpang misalnya, mobil ini sudah disesuaikan untuk kebutuhan pasar masyarakat Indonesia. Bahkan ruang baris ketiga pada model SUV terbaru, juga bisa difungsikan menjadi bagasi yang jauh lebih luas. Sehingga mampu membawa kargo yang lebih banyak.

Ketangguhan serta kelincahannya di berbagai medan pun menjadi salah satu faktor konsumen lebih memilih mobil jenis SUV. Sekalipun dalam kapasitas penuh, laju mobil ini tetap terakomodir dengan baik. Artinya, tidak menimbulkan goyangan berlebih yang mengganggu kenyamanan.

Dari segi desain, SUV begitu maskulin dengan perawakan yang kekar. Tampilan seperti ini, tentu bisa membuat pengemudi tampil percaya diri saat mengendarainya. Ada beberapa model SUV yang juga bisa dipilih sesuai kepribadian pemilik, seperti jeep atau crossover.

Apa-apa yang dimiliki mobil bergaya sporty tersebut memang nyaris sempurna. Praktis, MPV dengan mobil-mobil seperti Honda Mobilio atau Toyota Avanza harus rela tergeser dari incaran khalayak di tahun depan.

(Baca juga: Rekomendasi Channel YouTube Terbaik Buat Belajar Nyetir Mobil)

Kemunculan Mobil Listrik

Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Pemerintah (PP) terkait kendaraan listrik dipastikan baru efektif berlaku pada 2021. Meski begitu, mobil ramah lingkungan tersebut kemungkinan besar sudah menjadi wish list dan mulai banyak dicari tahun depan.

Tentu mobil listrik atau electric vehicle punya banyak kelebihan yang tak hanya bersifat personal, tetapi juga memberi pengaruh baik untuk lingkungan sekitar. Pertama soal baterai, biaya operasionalnya jauh lebih hemat daripada membeli bensin yang per liternya dipatok sekitar Rp6 ribuan. Kalau daya habis, tinggal recharghe baterainya seperti ponsel. Baterai ini perlu diganti secara periodik selama 5 sampai 10 tahun.

Lalu bagusnya lagi, mobil listrik tidak ada emisi gas buang, sehingga tak menyebabkan polusi udara yang sudah menjadi isu amat serius di Indonesia. Pemeliharaannya pun mudah dan aman dikendarai.

Beberapa produsen mobil kawakan seperti Toyota dan Honda, diketahui sudah mulai memproduksi mobil listrik. Populasi mobil listrik Toyota belum begitu banyak, masih sekitar 0,1 sampai 0,2 persen.

Sementara Honda nampak lebih siap memperkenalkan Honda e sebagai generasi mobil elektrik pertama. Baterianya berkapasitas 25,5 kWh yang dikabarkan mampu menempuh jarak 200 km dalam sekali pengisian daya. Honda e hanya akan menggunakan satu pedal untuk mengontrol laju mobil Pedal ini juga bisa mengerem secara otomatis saat dilepas oleh pengemudi. Secara desain pun compact tetapi tetap menonjolkan sisi sporty yang lebih futuristik.

Ada pula pabrikan Prancis, Peugeot yang akan turut memperkenalkan mobil komersial bertenaga murni listrik pada 2020. Bernama Peugeot e-Expert, mobil listrik ini memiliki dua varian kapasitas baterai yang dapat dipilih konsumen. Mulai dari kapasitas baterai 50 kWh yang dapat menempuh jarak hingga 200 kilometer dan kapasitas baterai 75 kWh bisa melaju hingga jarak tempuh sepanjang 300 kilometer.

(Baca juga: Mau Kredit Mobil Murah Rp100 Jutaan, Ini Lho yang Harus Diperhatikan)

Itulah sekilas tentang tren mobil 2020. Jangan hanya beli, lindungi juga mobil barumu nanti dengan asuransi kendaraan. Misalnya jenis all risk yang mencakup banyak segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan. Kamu bisa mendapatkan asuransi kendaraan tersebut melalui CekAja.com!

Tentang kami

Sindhi Aderianti

Sindhi Aderianti Penulis yang kadang jadi pedagang