Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

2 menit waktu bacaan

Investasi Emas dengan Cara Gadai

by JTO on 1 June, 2015

Hai CekAja,

Nama saya Deny. Saya baca-baca di internet tentang cara investasi emas, ada 1 artikel yang saya ingat tentang “Cara Berkebun Emas”. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan dari yang saya baca tersebut;

  1. Kita mesti ada modal Rp10 juta untuk beli emas, namun tidak disebutkan apakah bentuknya emas batangan atau emas perhiasan yang sering dipakai oleh kaum hawa?
  2. Setelah membeli emas tersebut, kita boleh menggadaikannya, dan mendapatkan uang gadai Rp8 juta+ Rp2 juta (modal sendiri) untuk membeli emas lagi sampai 5 kali

Misal harga 1 gram emas adalah Rp500 ribu, bagaimana cara membayar biaya simpan di bank, bayar cicilan tiap bulan, serta bayar safety box? Bagaimana kita harus menjualnya agar dapat untung?

Terima kasih,

Deny

 

Jawaban

Logam mulia yang dipakai untuk investasi biasanya Emas Batangan. Anda bisa memakainya mulai dari pecahan 1 gram, 5gram, 10gram, 25gram, 50gram, dan seterusnya.

Mengapa emas batangan? Karena biasanya tidak ada ongkos pembuatan seperti halnya pada emas perhiasan yang biasa dipakai oleh kaum hawa. Hingga harga jual atau beli yang dimiliki relatif lebih stabil. Kebun emas itu istilah untuk proses beli – gadai – beli – gadai.

Mengapa pada ilustrasi disebutkan ada penambahan modal untuk pembelian emas selanjutnya? Hal ini dikarenakan ketika menggadai emas batangan tersebut, lembaga pembiayaan seperti pegadaian hanya akan membiayai sebesar 80% dari harga jual emas tersebut.

Sehingga, dibutuhkan modal tambahan untuk membeli kembali emas batangan baru. Untuk kebun emas, tergantung sampai berapa dalam level yang diinginkan, tapi yang jelas kita hanya akan memegang emas batangan terakhir. Kemudian, memakai emas batang terakhir untuk menebus emas batang yang sebelumnya sudah kita gadaikan.

Bagaimana untuk mendapatkan keuntungan?

Cara jual yang dipakai tetap seperti biasa. Tetapi, lebih ke waktu di mana kita akan menjual emas tersebut untuk mendapatkan keuntungan. Jika dilakukan penjualan pada saat harga jual naik, maka seharusnya akan untung. Namun, jika dilakukan pada saat harga turun maka akan rugi.

Salam hemat,

MoneyMaster

 

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami