Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Investasi Perhiasan Emas, Apakah Menguntungkan?

by Kartika Ratnasari on 8 Desember, 2017

Baik perhiasan emas maupun emas batangan, keduanya memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing untuk berinvestasi. Bagaimana keuntungannya?

Tak dapat dipungkiri, emas merupakan instrumen investasi yang paling populer dan banyak diminati seluruh kalangan masyarakat. Lain halnya dengan investasi properti atau saham yang membutuhkan modal besar, kita bisa memulai investasi emas hanya bermodalkan Rp5 ribu melalui program Menabung Emas di Pegadaian.

Selain modal yang kecil, harganya yang stabil dan cenderung meningkat menjadi alasan utama bagi banyak orang untuk berinvestasi dalam bentuk emas.

Membeli perhiasan emas untuk investasi, tepatkah?

Biasanya terdapat dua jenis emas yang lazim untuk diinvestasikan, emas batangan dan perhiasan emas. Banyak orang yang menganggap emas batangan lebih tepat dan menguntungkan. Namun bagi sebagian orang, perhiasan emas masih menjadi instrumen investasi favorit.

Pro kontra akan investasi dalam instrumen ini memang masih banyak terjadi. Biasanya kaum hawa yang gemar berinvestasi dalam bentuk perhiasan. Selain mempercantik penampilan, perhiasan bisa sekaligus menaikkan status sosial.

Banyak wanita yang beranggapan perhiasan merupakan investasi yang “2 in 1“, bisa digunakan sebagai aksesoris sekaligus menguntungkan ketika dijual. Namun apakah pemikiran tersebut benar? Simak lebih lanjut penjelasannya di sini.

Keuntungan berinvestasi perhiasan emas

Meski cenderung merugikan, masih ada sebagian orang yang memilih perhiasan, khususnya emas sebagai alat investasi mereka. Bukan tanpa alasan, ternyata investasi ini memang masih cukup menguntungkan.

1. Harga masih bisa ditawar

Berbeda dengan emas batangan yang harganya mutlak di manapun, kita masih bisa melakukan proses tawar menawar di beberapa toko emas. Apalagi jika toko perhiasan tersebut berdekatan dengan tempat tinggal kita, bisa-bisa ada tambahan potongan harga karena kita mengenal si pemilik toko.

2. Toko perhiasan yang bertebaran membuat emas mudah didapatkan

Mulai dari toko emas konvensional yang berlokasi di dalam pasar hingga toko emas ternama di mall, kita tak akan kesulitan untuk membelinya. Semakin bagus reputasi toko, maka semakin minim pula risiko akan pembelian emas palsu.

3. Tak perlu banyak syarat saat membeli

Untuk membeli, hanya ada satu persyaratan yang diperlukan, yaitu membawa uang. Begitu pula untuk menjualnya kembali, tidak ada persyaratan tertentu yang diperlukan. Dapat dikatakan transaksi jual beli perhiasan semudah membeli barang kebutuhan sehari-hari

4. Pembelian emas bisa disesuaikan dengan kemampuan kita

Baik emas batangan maupun perhiasan, ada banyak pilihan emas sesuai berat dan harganya. Berkat berat dan harga yang variatif, kita bisa membeli emas sesuai kemampuan kita.

Bahkan ada emas yang dijual dengan berat di bawah 1 gram. Untuk emas, kita juga dapat menentukan harga sesuai besar karat, mulai dari 18K, 22K, hingga 24K. Karena itu, kita mesti terus memantau pergerakan harga perhiasan emas per gram hari ini dan sebelumnya. Misal, berapa harga gelang emas 24 karat, dan lainnya.

Kerugian menjadikan perhiasan emas sebagai investasi

1. Biaya ekstra

Lain halnya ketika membeli emas batangan, kita akan dikenai biaya pembuatan saat membeli emas dalam bentuk perhiasan. Selain kadar emas yang dihitung, biaya pembuatan emas akan menimbulkan ekstra pengeluaran. Untuk yang diproduksi secara massal, biasanya memakan biaya sekitar 1-7 persen dari total harga emas.

Sementara pembuatan emas oleh pengrajin rumahan biasanya memakan biaya sekitar 15-20%. Di kelas yang lebih tinggi lagi seperti pengrajin emas ternama, biaya yang dikenakan bisa berkisar 30%. Terbayang kan banyaknya biaya tambahan yang dikeluarkan untuk membuatnya?

2. Nilai jual yang cenderung turun

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kita akan dikenakan biaya pembuatan saat membeli di toko perhiasan. Saat kita menjualnya kembali, yang terjadi justru sebaliknya.

Toko perhiasan hanya akan menghitung kadar emas yang terkandung dalam perhiasan tersebut, tanpa menghitung biaya pembuatannya. Otomatis nilai emas akan turun, dan kita tidak memperoleh keuntungan.

3. Lebih cepat rusak

Tidak seperti emas batangan yang hanya disimpan, perhiasan akan lebih sering digunakan. Akibatnya, akan sering terbentur dengan benda lain dan menyebabkannya menjadi lecet dan rusak. Bentuknya yang tak sebagus dulu akan menurunkan harga jual perhiasan tersebut.

4. Banyak produk palsu bertebaran

Mulai dari pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional, toko perhiasan bisa dengan mudah ditemukan. Namun, ada kerugian di balik kemudahan ini. Meski gampang dicari, kita harus ekstra hati-hati akan emas palsu yang banyak beredar.

Apabila kita sembarang memilih toko perhiasan, bisa-bisa emas yang dibeli adalah emas palsu. Untuk menghindarinya, belilah produk dari toko yang tepercaya dan sudah banyak dikenal.

 

Bila dijadikan alat investasi, perhatikan hal ini

Untung rugi emas dalam bentuk perhiasan yang dijadikan investasi memang masih banyak diperdebatkan. Namun sebenarnya, baik investasi dalam bentuk emas batangan maupun perhiasan, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Semuanya kembali lagi pada tujuan investasi kita.

Jika bertujuan untuk invesdtasi jangka panjang dan memiliki dana yang cukup besar, maka emas batangan bisa menjadi pilihan, mengingat harga jual kembali emas batangan yang cenderung naik. Lain halnya jika kita memiliki hobi belanja.

Daripada digunakan untuk belanja barang yang tak jelas, lebih baik alokasikan untuk membelinya. Meski tidak lebih menguntungkan dari emas batangan, namun masih memiliki nilai jual kembali yang cukup tinggi.

 

Tentang Penulis