Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Jangan Dibuang, Begini Cara Jadikan Barang Bekas Jadi Uang

by Miftahul Khoer on 23 January, 2019

Hampir setiap orang di rumahnya memiliki barang bekas yang sudah tidak terpakai. Mungkin biasanya Anda akan segera membuang barang bekas tersebut ke tong sampah karena membuat rumah jadi kotor dan sumpek bukan?

bisnis barang bekas - CekAja.com
Padahal, kalau Anda bisa sabar sedikit, barang bekas yang sudah tidak terpakai tersebut bisa menghasilkan tambahan uang saku, tidak percaya? Yuk, langsung simak saja tip mendapatkan uang dari barang bekas.

Jual ke tukang loak

Cara ini pastinya dilakukan oleh banyak orang. Setiap barang bekas yang ada di rumah seperti bekas dus, koran, botol plastik dan barang yang tidak terpakai lainnya biasa dijual ke tukang loak.

Bagi Anda yang memiliki rumah di perumahan, biasanya ada tukang loak keliling yang menawarkan jasa pembelian barang bekas. Jika tidak ada, Anda bisa mencari di luar perumahan karena biasanya tukang loak banyak ditemukan di pinggir jalan.

Memang harga yang ditawarkan tukang loak lebih rendah karena mereka akan menjualnya kembali ke bandar. Namun, daripada Anda membuang semua barang bekas yang tidak terpakai di rumah, lebih baik dijual saja untuk mendapatkan uang jajan.

(Baca juga: Cara Hasilkan Uang dari Jual Barang Bekas Online)

Jadikan kreasi daur ulang

Bagi orang yang kreatif, memanfaatkan barang bekas menjadi nilai yang menguntungkan adalah sebuah upaya menjanjikan. Banyak orang sukses yang penghasilannya melimpah dengan mengelola daur ulang barang bekas.

Sebagai contoh, Anda seorang perokok yang dalam sehari bisa menghabiskan satu bungkus rokok. Atau Anda adalah seorang peminum kopi sachetan. Nah, kalau bisa bekas kemasan rokok dan kopi tersebut jangan dibuang begitu saja, tetapi dikumpulkan dan dijadikan sebuah kreasi yang bernilai.

Anda misalnya bisa menjadikan bungkus rokok dan bekas kemasan kopi sachet sebuah kerajinan tangan seperti asbak, tikar, kembang buatan, dan kreasi lainnya yang bisa dijual. 

Bisnis second shop

Jika Anda pengguna media sosial seperti Instagram, Anda dapat membuat akun second shop yang menjual barang-barang bekas tapi masih layak pakai. Dengan begitu, barang bekas pun bisa menjadi ladang uang.

Misalnya, pakaian-pakaian Anda yang sudah tidak muat bisa dijual kembali melalui Instagram. Tentunya barang yang dijual harus benar-benar layak sehingga ketika orang tertarik membeli barang Anda tidak mengecewakan.

Selain pakaian, Anda juga bisa menjual barang bekas yang pernah Anda gunakan misalnya ponsel, sepeda atau barang lainnya yang bisa dijual di marketplace seperti OLX, Bukalapak, Tokopedia, dan banyak lagi.

(Baca juga: 5 Barang Bekas Pernikahan yang Bisa Kamu Jual Atau Sewakan)

Mal rongsok

Konsep mal rongsok saat ini sudah mulai menjamur di mana-mana. Salah satu pelopor mal rongsok bisa ditemukan di kawasan Beji Depok. Di sana Anda bakal menemukan barang bekas yang masih dimanfaatkan mulai dari perabotan dapur, otomotif, kursi, meja, radio, televisi dan lain-lain.

Nah, konsep ini bisa juga Anda lakukan di rumah. Anda bisa mulai dengan mengumpulkan barang-barang bekas kemudian dipilih dan kategorikan untuk dijual. Jangan lupa siapkan lahan yang cukup untuk menampung barang-barang bekas yang akan Anda jual.

Jika dirasa masih kurang, Anda bisa berburu barang bekas lainnya kepada tetangga untuk dibeli dan dijualnya kembali di mal rongsok yang Anda bangun. Prinsipnya, mal rongsok ini adalah sebuah tempat yang menjual aneka barang bekas dan tentunya dengan harga miring dari harga barang barunya.

Namun jangan salah ya, beberapa barang meski bekas juga biasanya bernilai tinggi dari barang barunya karena sulit didapat dan antik sehingga banyak dicari oleh para kolektor. Membangun mal rongsok di rumah dengan lahan seadanya bisa menjadi peluang dan potensi yang menggiurkan untuk menjual barang bekas ketimbang Anda membuangnya begitu saja. Berani mencoba?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami