Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Jangan Julid, 21 Orang Tua Indonesia Ini Masuk Golongan Tajir Melintir Sedunia

by Gentur Putro Jati on 6 Maret, 2019

Forbes baru saja merilis daftar terbaru orang terkaya di dunia untuk tahun 2019. Dari 2.153 orang di dunia yang masuk kategori miliuner, ada 21 orang asal Indonesia.

tips kaya _ investasi - CekAja.com

Sebelum kamu berkomentar julid alias iri hati karena melihat kekayaan mereka-mereka ini, tolong pahami bahwa ke-21 miliuner Indonesia yang nangkring di daftar orang tajir melintir sedunia memperoleh kekayaannya berkat kerja keras membangun usaha secara mandiri. Oleh karena itu, tidak heran di usia senja mereka bisa menikmati jerih payahnya selama ini.

(Baca juga: 4 Fakta Menarik Crazy Rich Indonesian Versi Forbes)

Berikut peringkat dunia dan profil singkat 7 dari 21 orang tua terkaya asal Indonesia yang bisa kamu jadikan panutan dalam memupuk kekayaan.

  • #54 R. Budi Hartono
    Kekayaan : US$ 18,6 miliar (Rp 262,7 triliun)
    Perusahaan : Grup Djarum

R. Budi Hartono dan kakaknya Michael Hartono selalu berada di peringkat teratas orang paling kaya di Indonesia. Nah di peringkat dunia, pria berusia 78 tahun ini menempati urutan 54 berkat hartanya.

Budi memupuk kekayaan dari bisnis rokok dengan bendera Djarum, salah satu produsen rokok legendaris dan terbesar di Indonesia. Ia kemudian mengembangkan bisnisnya ke industri elektronik lewat merek Polytron dan juga properti. Meski demikian, Hartono bersaudara memperoleh lebih dari 60% kekayaannya berkat kepemilikan saham di Bank Central Asia (BCA) yang dimiliki setelah krisis ekonomi 1998.

  • #56 Michael Hartono
    Kekayaan : US$ 18,5 miliar (RP 261,3 triliun)
    Perusahaan : Grup Djarum

Meski bersaudara dan membangun bisnis yang sama, dua Hartono memutuskan untuk memisahkan catatan kekayaannya. Sang kakak Michael Hartono, menduduki peringkat 56 orang terkaya di dunia. Pria berusia 79 tahun ini juga dikenal sebagai atlet bridge yang pada Asian Games 2018 lalu mengharumkan nama Indonesia berkat perolehan medali perunggu.

  • #200 Sri Prakash Lohia
    Kekayaan : US$ 7,3 miliar (Rp 103,1 triliun)
    Perusahaan : Indorama Corporation

Bos besar Indorama mengumpulkan kekayaan dari bisnis polyethylene terephthalate dan produk petrokimia yang dihasilkan pabrik miliknya. Lohia yang kini berusia 66 tahun dan keluarganya migrasi ke Indonesia dari India pada tahun 1970 dan merintis usaha Indorama.

  • #424 Tahir
    Kekayaan : US$ 4,5 miliar (Rp 63,5 triliun)
    Perusahaan : Grup Mayapada

Pemilik nama tunggal Tahir yang berusia 66 tahun ini adalah perintis grup Mayapada, yang memiliki jaringan bisnis di industri perbankan, rumah sakit, dan properti.

Suami dari Rosy ini juga menantu dari miliuner Indonesia lainnya, Mochtar Riady.

(Baca juga: Tutup Usia, Ini Fakta-fakta tentang Taipan Eka Tjipta Widjaja)

  • #568 Chairul Tanjung
    Kekayaan : US$ 3,7 miliar (Rp 52,7 triliun)
    Perusahaan : CT Corp

CT Corp adalah perusahaan induk dari puluhan anak usaha milik Chairul Tanjung yang bergerak di industri perbankan, fesyen, hypermarket, restoran, perhotelan, properti, taman hiburan, stasiun televisi dan berbagai portal berita online lainnya.

  • #617 Prajogo Pangestu
    Kekayaan : US$ 3,5 miliar (Rp 49,4 triliun)
    Perusahaan : Barito Pacific

Prajogo adalah putra dari seorang pedagang karet yang membangun kerajaan bisnisnya dari usaha kayu pada tahun 1970-an.

Perusahaan pertama yang dimiliki Prajogo bernama PT Barito Pacific Timber yang berdiri pada 1993. Mulai 2007, bisnis perkayuan yang ditinggalkan Prajogo membuat nama Timber di akte perusahaan dihapuskan.

Di tahun yang sama pria 74 tahun ini merestui Barito Pacific mengakuisisi 70% saham perusahaan petrokimia Chandra Asri yang merupakan produsen petrokimia terbesar di Indonesia sampai saat ini.

  • #962 Low Tuck Kwong
    Kekayaan : US$ 2,4 miliar (Rp 33,9 triliun)
    Perusahaan : Bayan Resources

Kwong adalah pengusaha Indonesia keturunan Singapura yang mendirikan Bayan Resources, perusahaan tambang batubara pada 1972.

Sebelum merintis Bayan, Kwong bekerja untuk perusahaan konstruksi keluarganya di Singapura. Namun memutuskan untuk hijrah ke Indonesia di usia 20 tahunan untuk mendirikan kerajaan bisnisnya sendiri.

Cari Modal Usaha

Buat kamu yang bercita-cita masuk daftar orang terkaya di dunia versi Forbes namun terantuk masalah permodalan untuk mengembangkan bisnis, tidak ada salahnya mencari modal lewat CekAja.com. Kami memiliki rekomendasi Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa dipilih sesuai kebutuhan kamu.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami