Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Jangan Kaget, Jakarta – Surabaya Bisa 5,5 Jam Naik Kereta!

by Gito on 27 September, 2019

Kemajuan teknologi memang bisa merubah banyak hal. Hal itu sesuai dengan prinsip dasar lahirnya teknologi, yakni untuk membantu proses kehidupan manusia. Nah tidak lama lagi di Indonesia juga akan lahir buah hasil kemajuan teknologi yang mampu memperpendek waktu tempuh antara Jakarta – Surabaya menjadi 5,5 jam dengan kereta api.

Stasiun Kereta Mudik - CekAja

Saat ini jika kamu bepergian menggunakan kereta api dari Jakarta ke Surabaya atau sebaliknya, rata-rata memakan waktu selama 11 jam. Hampir setengah hari waktu kamu habis dijalan.

Tetapi tenang, ke depan waktu tempuh Jakarta – Surabaya akan diperpendek menjadi hanya 5,5 jam. Hal itu bakal terlaksana melalui proyek kereta api semi cepat.

Guna mendukung terlaksananya niatan tersebut, pemerintah bersama Jepang telah menandatangani kesepatan yang tertuang dalam Summary Record on Java North Line Upgrading Project.

Nantinya melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dilakukan sterilisasi terhadap 500 perlintasan yang akan dilewati jalur rel kereta api semi cepat tersebut.

“Kami ditugasi untuk memperbaiki atau mensterilkan kurang lebih sekitar 500 perlintasan sebidang dengan jalan raya di sepanjang perlintasan rel kereta semi cepat Jakarta-Surabaya,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dikutip pada laman setkab.go.id.

Lebih lanjut dirinya mengatakan Kementerian PUPR akan membangun flyover dan underpass hingga jembatan penyebrangan orang (JPO) termasuk perbaikan jalan lingkungan di sekitarnya, dengan menggunakan teknologi dan produk dalam negeri.

Penggunaan produk lokal digunakan karena lebih hemat dalam biaya pengerjaan dan lebih cepat waktu penyelesaiannya.

“Misalnya pembangunan Flyover Antapani yang menggunakan teknologi Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP) terbukti bisa menghemat 40% dibandingkan beton biasa dan lebih cepat selesai 6 bulan. Produk lokal lainnya yang akan digunakan yakni precast concrete girder yang diproduksi oleh pengusaha lokal. Jadi nanti akan banyak produk dalam negeri yang akan kita manfaatkan,” tambahnya.

Pengerjaan underpass, flyover, dan JPO akan dimulai tahun 2020 setelah Feasibility Study (FS) kereta semi cepat diselesaikan pihak Jepang. Direncanakan pembangunan flyover akan diterapkan pada perlintasan sebidang di wilayah perkotaan dan untuk wilayah perdesaan underpass.

Jika tidak ada aral melintang, pembangugnan kontstruksi fisik akan selesai dalam 2 hingga 3 tahun mendatang. Melalui hal itu konektivitas di Pulau Jawa akan menjadi lebih lancar karena Merak, Jakarta, Demak, Semarang, Kudus hingga Surabaya sudah tersambung, termasuk juga nanti dari Cileunyi, Garut , Tasik kemudian Cilacap, Jogja dan Solo.

(Baca juga: Bernostalgia dengan Membeli Tiket Kereta Api di Stasiun)
Investasi Rp60 Triliun

Tetapi yang namanya teknologi, ada harga ada barang. Berapa banyak uang yang kamu gelontorkan berbanding lurus dengan teknologi yang kamu gunakan. Karena proyek ini merupakan proyek berteknologi tinggi maka pemerintah harus menebusnya dengan cukup mahal. Investasi yang dibutuhkan ditaksir mencapai Rp60 triliun.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan kereta semi cepat. Ia menegaskan, proyek ini merupakan suatu lompatan bagi layanan perkeretaapian di Indonesia.

Adapun nilai investasi dalam pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya itu tidak akan ditanggung sendiri, biaya pembangunan akan berasal Japan International Cooperation Agency (JICA). Sementara untuk pembebasan lahan akan dirogoh dari pemerintah sendiri.

Ditargetkan pada tahun 2024 proyek ini sudah bisa melayani hingga Cirebon dan menyeluruh sampai ke Surabaya di 2025. Sebagai catatan, survei pembangunan kereta semi cepat sudah berjalan sejak bulan Juni 2019 dan direncakan selesai Oktober 2020.

Sementara kajian pembangunannya telah dilakukan Pemerintah Indonesia dengan tim konsultan JICA sejak tahun 2017.

Untuk harga jual tiket, pemerintah bakal membandrolnya kompetitif. Kamu harus menebusnya dengan membayar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu. Tidak berbeda jauh dengan harga terendah tiket pesawat terbang ke Surabaya dari Jakarta yang dipatok diharga Rp600 ribu hingga Rp700 ribu. 

Kamu yang suka travelling mungkin bisa menimbang untuk menggunakan moda transportasi baru ini. Jangan juga lupa untuk membeli asuransi perjalanan agar semua bisa berjalan lancar. Akses langsung di CekAja.com dan temukan produk asuransi perjalanan yang kamu butuhkan. 

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami