Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Jangan Ketinggalan, Ada 430 Ribu Tiket Pesawat Dijual Setengah Harga

by Gito on 2 Maret, 2020

Mewabahnya virus novel corona ternyata berdampak sangat besar terhadap sektor pariwisata tanah air. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan, pariwisata Indonesia menderita rugi sekitar Rp7 triliun per bulan. Demi mengembalikan keuntungan pariwisata, pemerintah menggelar diskon besar-besaran untuk harga tiket pesawat.

diskon pesawat

Setidaknya sekitar 430 ribu tiket pesawat dibanting harganya hingga mencapai setengah dari harga jual normal.

Hal itu dilakukan untuk menarik minat wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara untuk datang dan berkunjung ke Indonesia.

Sektor pariwisata selama ini memang menjadi salah satu penyumbang devisa negara yang tidak bisa diremehkan kontribusinya. Setiap tahun puluhan triliun mengalir ke kantong devisa Indonesia.

Dari situ juga, pembangunan dan juga pemerataan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang akhirnya bisa naik kelas dengan kedatangan turis-turis asing.

Menyadari tingginya potensi yang bisa digunakan untuk kemajuan bangsa, Kementerian Pariwisata menargetkan sektor pariwisata dapat menjadi penyumbang terbesar dalam lima tahun ke depan.

Sebagai catatan, devisa yang dihasilkan dari pariwisata terus menunjukkan tren yang menanjak.

Pada tahun 2015 pariwisata menghasillkan devisa sebanyak 12,2 miliar dolar AS, kemudian di tahun 2016 angkanya naik menjadi 13,6 miliar dolar AS.

Pada tahun 2017 devisa yang dihasilkan sektor pariwisata sudah berada di angka 15 miliar dolar AS dan kembali naik ke level 17 miliar dolar AS di 2018.

Tahun 2019 pemerintah memproyeksikan dapat mengumpulkan 20 miliar dolar AS dari pariwisata.

(Baca juga: Tiket Pesawat Mahal? Ini Alternatif Cara Traveling yang Gak Kalah Asyik!)

1. Diskon berlaku mulai 1 Maret 2019

Per 1 Maret 2020, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat hingga 50% untuk setiap penerbangan domestik dengan rute tertentu.

Bentuk yang diberikan juga bukan berupa voucher diskon, melainkan langsung di setiap online travel agency (OTA).

Masa berlaku penawaran menarik ini hanya sampai 31 Mei 2020 alias selama 3 bulan.

Demi memuluskan aksinya, pemerintah melakukan diskon untuk 25% kursi dari total kursi yang ada di rute tersebut.

2. Siapkan Rp500 miliar untuk diskon harga

Mengutip sebuah pepatah asing, tidak ada makan siang gratis. Untuk menunaikan program tersebut pemerintah memberikan kucuran dana Rp500 miliar untuk maskapai secara tunai.

Adapun sumber dana yang digunakan berasal dari Anggaran Penerimaan Belanja Negara alias APBN.

Selain itu, PT Pertamina (Persero) selaku penyedia bahan bakar avtur juga memberikan potongan harga sekitar 10% untuk setiap pembelian.

Tak mau ketinggalan, operator bandara PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan juga PT AirNav Indonesia juga diminta memberikan diskon untuk maskapai yang melayani rute tertentu.

Melalui hal tersebut, maskapai dapat mendiskon harga tiketnya sebanyak 50%. Sejauh ini, sudah 2 perusahaan penerbangan yang menyatakan siap memberikan diskon, adalah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan juga PT Lion Air Grup.

3. Diskon berlaku untuk 10 destinasi wisata

Tidak semua rute penerbangan domestik mendapatkan potongan harga. Terdapat 10 destinasi wisata yang mendapatkan harga khusus.

Destinasi tersebut adalah Batam, Bali, Lombok, Manado, Malang, Silangit – Danau Toba, Tanjung Pinang, Labuan Bajo, Yogyakarta dan Belitung.

Kamu yang berencana untuk bepergian ke lokasi-lokasi tersebut bisa memanfaatkan momentum ini. Bujet lilburan ini juga tentunya akan lebih hemat.

Kamu bisa alokasikan untuk instrument investasi misalnya atau untuk ditabung lagi guna liburan yang akan datang.

(Baca juga: Harga Tiket Pesawat Fluktuatif, Siasati dengan Cara Ini)

4. Indonesia Positif Corona

Presiden Joko Widodu baru aja mengumumkan bahwa terdapat 2 warga negara Indonesaia (WNI) yang terpapar virus novel corona di dalam negeri.

Saat ini kedua pasien tersebut sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter Jakarta Utara.

Kamu yang berencana bepergian jangan langsung khawatir. Benar virus tersebut berbahaya, tetapi pemerintah juga tidak tinggal diam.

Terpenting adalah kamu juga harus menjaga kesehatan diri dengan budaya bersih.

Biasakan untuk selalu mencuci tangan sehabis melakukan aktivitas luar. Selain itu kamu juga perlu membekali pertahanan diri dengan masker. Jaga kesehatan diri dan juga keluarga.

Untuk langkah sempurnanya, kamu bisa memiliki produk asuransi. Sibuk? Akses CekAja.com dan temukan produk asuransi yang cocok untukmu dan keluarga.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit