Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

4 menit waktu bacaan

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini Saat Beli Mobil Bekas

by JTO on 25 March, 2015

 mobil sukses _ kredit mobil - CekAja

Karena keterbatasan bujet, keinginan untuk memiliki mobil sering memiliki banyak pertimbangan. Akhirnya, pilihan mobil bekas pun menjadi satu pilihan.

Sayangnya, banyak orang yang membuat kesalahan ketika membeli mobil bekas. Sebab membeli mobil bekas memang tidak seperti membeli mobil baru yang memiliki kondisi mesin dan komponen-komponennya sudah terjamin. Banyak hal yang harus dimengerti dan dilakukan saat ingin membeli mobil bekas.

Sekali Anda membuat kesalahan, maka tidak sedikit kerugian biaya yang harus dikeluarkan oleh Anda. Mulai dari kerugian harga ketika pertama kali membeli, hingga biaya perawatan yang harus Anda lakukan nantinya.

Nah, agar tidak melakukan kesalahan, berikut adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh seseorang saat ingin membeli mobil bekas. Apa saja?

1# Tidak bertanya riwayat kendaraan

Anda ingin membeli mobil secara langsung dari tangan pertama pemilik mobil atau dari dealer? Tidak masalah Anda membeli dengan pilihan yang mana, namun poin ini harus Anda tanyakan dan cari tahu.

Anda wajib memastikan bahwa kendaraan yang Anda beli tidak pernah mengalami tabrakan hebat, pernah terendam banjir, atau memiliki odometer yang diatur ulang. Tanyakan juga, apakah kendaraan tersebut pernah menjadi unit sewaan atau kendaraan tarikan dari sebuah leasing?

Sebab, beberapa pembeli ada yang tidak suka dengan mobil bekas yang pernah menjadi mobil sewaan, dibanding dengan mobil bekas yang dipakai sendiri. (Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Kredit Kendaraan Bermotor?)

2# Tidak membawa mekanik

Bila Anda mengerti tentang mesin kendaraan, Anda tidak perlu melakukan hal ini. Tapi bila tidak, maka ajaklah teman Anda yang mengerti tentang mesin kendaraan atau bila tidak sewalah seorang mekanik.

Pasalnya, untuk mengetahui apakah mobil tersebut bekas tabrakan dan terendam banjir adalah hal yang lumayan sulit. Seseorang yang paham kondisi fisik dan mesin mobil saja yang akan bisa mengetahui hal itu.

Seseorang yang mengerti tentang mesin kendaraan akan dapat meneliti segala komponen mobil, apakah masih menggunakan komponen asli dari pabrik atau bukan, atau lainnya. Sebab, bila memang mobil yang akan Anda beli telah diganti komponennya, pastikan komponen tersebut bukan komponen imitasi atau kualitas dua atau tiga. (Baca juga : Mobil Murah 2016 )

3# Tidak memeriksa catatan kendaraan

Saat membeli mobil bekas, Anda memang harus memeriksa tampilan fisik. Mulai dari cat hingga keaslian bodi. Namun, diluar itu ada satu hal yang penting untuk diperiksa, yaitu riwayat mesin. Caranya adalah; Anda mengetahui apakah pemilik mobil sebelumnya rajin merawat mobil tersebut, mulai dari ganti oli, filter, hingga mengganti komponen yang rusak.

Bagaimana Anda bisa mengetahui hal itu? Cobalah untuk meminta buku pegangan pemilik saat mobil masih dalam masa garansi dan setelahnya. Minimal dari bukut tersebut Anda bisa mengetahui seperti apa perlakuan pemilik mobil sebelumnya terhadap mobil tersebut. Tidak kalah penting, Anda juga dapat mengetahui kelengkapan dokumen catatan kendaraan dan surat-surat legalitasnya. (Baca juga: 6 Langkah Cerdas Ajukan Kredit Kendaraan Bermotor)

4# Tidak detil saat menguji coba atau test drive

Namanya membeli kendaraan, uji coba atau test drive kendaraan adalah sesuatu yang penting. Anda akan tahu kondisi sebenarnya kendaraan yang akan Anda beli jika mencobanya. Mulai dari kenyamanan, bunyi mesin saat dijalankan, hingga sistem pegas yang dimiliki mobil tersebut. Apakah ada bunyi-bunyi aneh saat dijalankan atau tidak? Semua bisa diketahui.

Sayangnya, kesalahan yang sering dilakukan oleh calon pembeli adalah tidak detil saat melakukan tes terhadap mobil yang akan dibeli atau sekadarnya saja. Entah karena sudah terlanjur suka dengan tampilan fisik dari mobil yang akan dibeli atau karena merasa tidak enggan dengan penjual, sebagai calon pembeli Anda seakan terburu-buru untuk langsung mengambil keputusan walau hanya beberapa ratus meter mencoba mobil.

Padahal, kerusakan atau keanehan mesin mobil belum terasa bila mobil dijalankan hanya beberapa ratus meter. Karena tidak jarang “pedagang nakal” yang melakukan servis ala kadarnya karena memandang bahwa yang penting saat dicoba atau dalam beberapa bulan masalah di mobil itu tidak terlihat.

Jangan lupa, lakukan juga tes tersebut di berbagai lintasan. Maksudnya, jangan hanya melakukan tes di jalan halus saja. (Baca juga: Kredit Mobil Bekas atau Mobil Baru?)

5# Tidak melakukan perbandingan

Internet telah mengubah cara Anda untuk mencari mobil, baik mobil baru atau mobil bekas. Mulai dari harga, jenis mobil, hingga perbandingan kredit mobil pun saat ini bisa dilakukan melalui internet.

Ingat, harga agen penjualan atau dealer memang terkadang lebih tinggi dibanding harga yang ditawarkan dari penjual langsung. Secara teori, dealer menawarkan nilai yang lebih tinggi karena ingin mengambil keuntungan dan biaya cek kendaraan yang dibeli.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami