Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

9 menit waktu bacaan

Jangan Panik! Ini Asuransi di Indonesia yang Mengcover Virus Corona

by Maria Nofianti on 17 Maret, 2020

Senin, 2 Maret 2020 Indonesia mengumumkan dua warganya yang positif terkena virus Corona yang jumlahnya terus bertambah sampai sekarang. Nah biar kamu gak panik, kami merekomendasikan sejumlah asuransi di Indonesia yang mengcover virus Corona. 

asuransi di Indonesia yang mengcover virus Corona

Pada awalnya virus Corona dideteksi di kota Wuhan, China. Pada Desember 2019 ada kasus pneumonia tanpa sebab yang menyerang sekelompok orang di sana.

Adanya kasus pneumonia ini dikaitkan dengan pasar hewan di kota Wuhan itu sendiri. Setelah penyebabnya yaitu virus Corona ditemukan ada kecurigaan bahwa itu berasal dari hewan.

Selama perkembangannya virus Corona pun bisa menginfeksi dari hewan ke manusia dan manusia ke manusia. Tentu saja ini membuat banyak warga dunia merasa ketakutan.

Saat ditemukan penyebab penyakit yang disebut Covid-19 ini banyak orang di kota Wuhan dikarantina agar virus tidak menyebar dengan cepat. Namun meskipun sudah dikarantina jumlah pasien positif dengan virus Corona tetap bertambah.

Pada pertengahan Januari 2020 korban mulai berjatuhan.  Bahkan penyebarannya sudah mulai ke luar China. Hanya dengan hitungan hari orang-orang yang menderita karena virus Corona ini melonjak drastis.

Bahkan kota Wuhan dengan cepat di isolasi. Masyarakat dilarang keluar masuk kota Wuhan. Bahkan keluar rumah sekalipun. Dari internet beredar foto kota Wuhan bak kota mati saat ini. Tak ada aktivitas perekonomian, pendidikan, dan apapun.

Saat penduduk kota Wuhan di isolasi ternyata virus sudah menyebar ke wilayah lain. Bahkan keluar China. Saat ini per 16 Maret 2020, kasus penyakit karena virus Corona di dunia sudah mencapai 182.198 kasus yang dikonfirmasi, hampir 80.000 adalah kasus di China.

Sedangkan yang meninggal sebanyak 7.139 kasus. Paling banyak kasus virus Corona ada di Iran, Italia dan kemudian Korea Selatan. Di Indonesia sendiri, sampai dengan Rabu (18/3) pukul 12.00 WIB jumlah penderitanya mencapai 227 orang, dengan 19 orang meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan sembuh.

(Baca Juga: Cek Corona Jabar Di Situs Pikobar)

Penyakit yang sangat membuat kekhawatiran dimana-mana ini menyerang sistem pernapasan, tepatnya paru-paru . Gejala yang tampak hampir sama dengan flu biasa. Tapi ketika ini adalah karena virus Corona maka biasanya akan menyebabkan pneumonia. Gejala yang timbul adalah sebagai berikut:

  • Demam lebih dari 38°C
  • Batuk-batuk
  • Tenggorokan sakit
  • Hidung tersumbat
  • Sakit kepala
  • Sulit bernafas (sesak napas)
  • Susah menelan

Virus ini bisa menjangkiti siapa saja mulai dari bayi, anak-anak, dewasa hingga usia tua. Menurut sebuah penelitian, gejala ini bisa muncul dari 2 hari sampai dengan 2 minggu setelah kontak dengan virus.

Nah di Indonesia penyakit yang disebabkan oleh virus Corona ini masuk dalam penyakit yang penyebarannya sangat massive. Penyakit Covid-19 ini bisa ditularkan dengan cara berikut ini:

  • Menghirup percikan dari ludah bersin atau batuk pasien Covid-19
  • Menyentuh wajah, mulut dan hidung setelah melakukan kontak dengan penderita Covid-19
  • Melakukan kontak dekat dengan penderita Covid-19 seperti salaman

Orang dengan imunitas yang rendah akan lebih rentan untuk terkena penyakit karena virus Corona ini. Apabila virus menginfeksi orang lanjut usia, ibu hamil dan yang sedang sakit atau mengalami sakit sebelumnya maka efeknya bisa fatal.

Untuk mendeteksi apakah kita terinfeksi atau tidak maka kita perlu memeriksakan diri ke dokter. Selama pemeriksaan dokter juga akan menanyakan riwayat perjalanan kita apakah pergi ke wilayah yang terinfeksi atau tidak. Selanjutnya dokter akan melakukan uji sampel darah, tes swab pada tenggorokan untuk mengetes dahak, dan Rontgen apakah ada infiltrat di paru-paru.

Nah serangkaian tes kesehatan yang lumayan merepotkan ini pasti membuat kita lebih capek. Apalgi jika mendengar kabar bahwa sebelumnya tidak ada asuransi bahkan BPJS yang akan mengcover karena virus Corona ini.

Kabar baiknya setelah penyakit karena virus Corona ini dinyatakan pandemik oleh WHO ada asuransi yang bisa mengcover penyakit ini. Berikut ini beberapa asuransi di Indonesia yang mengcover virus Corona yaitu:

1. Ciputra Life

Asuransi yang juga menanggung pasien dengan virus corona adalah Ciputra Life. Lewat polis asuransi Citra Proteksi Kesehatan Aktif, biaya rawat inap rumah sakit hingga sembuh dari Covid-19 akan diganti dan premi pun kembali 110 persen.

Jika kemungkinan terburuknya pihak tertanggung meninggal dunia, keluarganya berhak atas 100 persen pengembalian premi yang telah dibayarkan. Bagi para karyawan yang diberi jaminan asuransi oleh kantor, Asuransi Ciputra Life memperbolehkan nasabahnya untuk melakukan double cover. Sehingga dua asuransi bisa digunakan sekaligus selama masa penyembuhan dari virus corona.

2. Cigna

Menyikapi pandemi virus corona yang kini sudah merebak di Indonesia, Cigna menjadi salah satu perusahaan asuransi yang berinisiatif memberikan  perlindungan kesehatan secara menyeluruh atas klaim-klaim penyakit yang disebabkan oleh Covid-19. Selain itu, asuransi Cigna juga akan menanggung setiap tes kesehatan yang dianggap perlu dan disarankan oleh tenaga medis. 

Cigna memiliki beberapa produk asuransi kesehatan yang sangat bermanfaat sebagai proteksi. Di antaranya meliputi Cigna EaziHealth, Cigna Infinite HealthCare, Cigna Family Care Optima, Cigna Family Care, Cigna Premium Health Protection, Cigna Proteksi Sehat, Cigna Proteksi Sehat Optima, Cigna Health Protection, Cigna Senyum Sehat, dan Cigna Save & Care.

3. FWD Life

Perusahaan asuransi FWD Life Indonesia menyatakan bahwa asuransi tersebut menjadi salah satu asuransi di Indonesia yang mengcover virus Corona. Mereka menyatakan bahwa penyakit karena virus Corona yang berasal dari kota Wuhan ini dikategorikan penyakit infeksi. Maka dari itu asuransi bisa meng-covernya.

Asuransi FWD Life ini hanya membuat dua pengecualian untuk klaimnya. Yang pertama adalah bunuh diri pada tahun pertama kontrak asuransi. Dan yang kedua adalah melakukan tindakan kriminal. Nah karena virus Corona tidak masuk dalam pengecualian itu maka ini bisa dicover. Untuk rawat inap juga akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

4. Generali

Perusahaan asuransi jiwa Generali memberikan perlindungan akan jaminan layanan kesehatan yang mencakup ke seluruh dunia dengan nilai uang pertanggungan sampai Rp 35 miliar melalui produk Global Medical Plan. Begitu juga dengan penyakit yang disebabkan oleh virus Corona ini. Jaminan pengobatan karena virus Corona juga akan disesuaikan dengan ketentuan polis. Dengan proses klaim yang terbilang cepat, penanganan karena virus Corona ini setidaknya bisa membuat kita sedikit lebih lega.

5. Sun Life

Selanjutnya ada asuransi Sun Life yang bisa menanggung biaya untuk penyakit yang disebabkan virus Corona. PT Sun Life Financial Indonesia mengantisipasi wabah virus Corona dengan memberikan perlindungan tambahan yang keadaannya disesuaikan dengan wabah yang terjadi saat ini. Bagi pasien yang positif terkena virus Corona akan mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.

Manfaat yang diberikan adalah uang tunai maksimal  senilai Rp 10 juta rupiah di wilayah Indonesia maupun luar negeri. Dana ini akan diberikan hanya satu kali saat nasabah dipastikan positif terinfeksi virus Corona. Ini berlaku bagi nasabah Sun Medical Platinum serta Sun Medical Executive baik secara syariah atau konvensional. Perlindungan tambahan ini masuk pada periode 1 Februari sampai 30 April 2020.

6. AIA

Selanjutnya ada AIA sebagai asuransi di Indonesia yang mengcover virus Corona. Dengan mewabahnya virus Corona tentu menjadi kekhawatiran untuk para nasabahnya. Maka dari itu AIA akan memberikan manfaat jika nasabah dinyatakan positif karena virus Corona. Ketika nasabah menjadi pasien rawat inap maka mereka akan menerima uang tunai senilai Rp 1.500.000/hari maksimal untuk 30 hari. Manfaat ini akan diberikan apabila nasabah dinyatakan positif pada periode 6 Februari sampai 31 Maret 2020.

7. Manulife

Perusahaan asuransi jiwa Manulife juga memberikan perlindungan terhadap virus Corona kepada nasabahnya. Perlindungan ini akan diberikan oleh nasabah baik itu asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan. Jaminan yang akan diberikan seperti jaminan layanan rawat inap dan uang pertanggungan ketika nasabah meninggal karena virus Corona. Perlindungan yang diberikan oleh Manulife ini mencakup nasabah yang berada di wilayah Indonesia juga di luar negeri.

8. Prudential

Asuransi Prudential juga akan mengcover penyakit karena virus Corona. Asuransi ini akan memberi perlindungan tambahan akan ancaman virus asal kota Wuhan ini. Untuk periode 28 Januari sampai 31 Maret 2020 atau disebut periode inisiatif semua nasabah baik baru ataupun lama akan menerima manfaat secara otomatis yaitu berupa uang tunai. Jumlahnya sebesar Rp1 juta per hari maksimal untuk 30 hari rawat inap jika dinyatakan positif Corona.

9. Tokio Marine Life

Asuransi Tokio Marine Life juga memberikan perlindungan terhadap maraknya virus Corona. Manfaatnya antara lain tidak adanya ketentuan masa tunggu untuk dirawat karena positif Corona. Nasabah juga akan mendapat 25% dari dari total uang pertanggungan jika meninggal karena diagnosa positif penyakit yang disebabkan virus Corona.

Itulah dia 9 asuransi di Indonesia yang bisa mengcover virus Corona. Namun, selain perlindungan dari asuransi tentu kita juga harus meningkatkan perlindungan dari diri kita sendiri. Berikut ini cara agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik atau dengan hand sanitizer setelah melakukan aktivitas di luar atau di rumah.
  • Menghindari pergi ke tempat yang ramai akan pengunjung. Karena banyak kemungkinan bisa terjadi dan virus tak kasat mata.
  • Jangan sering menyentuh wajah, hidung dan mulut terutama bila belum cuci tangan.
  • Tutup mulut saat batuk atau bersin dengan lengan bagian dalam. Pastikan virus darimu tak menular kemana mana atau kepada orang lain ya.
  • Menggunakan masker ketika sakit agar tidak menulari orang lain.
  • Menghindari kontak dengan hewan liar. Karena kita tak tahu bagaimana kebersihannya kan.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dimakan.
  • Menjaga kebersihan benda-benda yang sering tersentuh tangan kita dan juga kebersihan lingkungan.
  • Setelah menggunakan tisu, buang di tempat sampah lalu cuci tangan.
  • Perbanyak makan makanan yang bergizi agar imunitas kita tetap baik. Ini adalah satu faktor penting, agar tak mudah terserang virus.
(Baca juga: Cara Efektif Karyawan Bekerja di Rumah)

Jadi kebersihan akan diri sendiri dan lingkungan akan mempengaruhi imunitas kita. Selain itu, selama dua minggu pemerintah pun menerapkan libur sekolah (lebih tepatnya belajar di rumah) dan juga pemberlakuan work from home untuk beberapa kantor.

Ini sebagai usaha melakukan isolasi mandiri selama 14 hari jika kita merasa sudah pernah kontak dengan penderita virus Corona atau setelah bepergian ke luar negeri atau ke daerah yang terinfeksi.

Jika merasa sakit segera hubungi hotline masing-masing rumah sakit agar bisa diperiksa secara detail.

Sebagai bentuk usaha untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona, isolasi selama dua minggu ini memang penting untuk kita lakukan dengan benar.

Karena dengan begitu, kita akan menyelamatkan diri kita sendiri dan juga orang lain. Karena jika bukan kita yang berusaha mencegah, maka siapa lagi.

Kita tentu tak bisa menyerahkan semua pada tenaga medis atau membiarkan pemerintah menggalakkan pencegahan sendiri tanpa dukungan nyata dari kita kan.

Mencegah jelaslah lebih baik daripada mengobati, jadi, yuk tetap waspada dan jangan panik menghadapi pandemi virus corona yang saat ini sedang populer.

Lindungi diri dan keluarga dari serangan virus Corona yang berbahaya dengan asuransi kesehatan. Khusus untuk asuransi CIGNA dan CIPUTRA LIFE, kamu bisa mendapatkannya langsung di CekAja.com.

Tentang Penulis