Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Jangan Panik, Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Kecopetan di Luar Negeri

by Ariesta on 3 Februari, 2016

lunasi utang - CekAja.com

Kecopetan di luar negeri merupakan mimpi buruk bagi traveler. Apalagi jika dompetmu berisi paspor, kartu identitas (KTP, SIM, kartu keanggotaan, dan lain-lain), kartu debit, dan kartu kredit, kamu pasti panik bukan main. Merelakan uang di dalam dompet yang hilang lebih mudah daripada merelakan semua dokumen berharga yang ikut hilang.

Pasalnya, paspor merupakan dokumen sah yang diperlukan untuk melakukan perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara. Tanpa paspor, tidak mungkin kamu ke luar dari negara tersebut. Paspor adalah penanda jika kamu memasuki negara secara sah, bukan sebagai imigran gelap.

Selain itu, kartu identitas juga rawan disalahgunakan. Bagaimana jika si pencopet memakai identitasmu untuk melakukan kejahatan berikutnya. Belum lagi jika dia mencuri uangmu lewat kartu debit dan kartu kredit.

(Baca juga: Sepele, Tapi Bisa Bikin Perjalanan Liburan Jadi Berantakan)

Sebelum kamu mengalami kehilangan yang lebih parah, ini langkah-langkah yang harus kamu lakukan kalau kecopetan di luar negeri.

Laporkan kehilangan ke pihak berwajib

Periksa dan ingat baik-baik apa saja yang hilang. Datangi kepolisian setempat dan ceritakan kronologi kejadian. Kamu akan diminta untuk mengisi formulir data diri dan nantinya akan diberikan surat keterangan kehilangan.

Melapor ke pihak berwajib sangat penting jika nantinya kamu akan mengklaim penggantian atas kehilangan barang berharga pada asuransi perjalanan. Surat keterangan nantinya mempermudah untuk mengurus paspor baru dan untuk berjaga-jaga jika paspor sementaramu nanti dipertanyakan saat melintas perbatasan.

Selain itu, polisi juga bisa mengantisipasi jika nantinya ada pihak-pihak yang memakai paspor atau kartu identitasmu. Jadi, jangan lupa menyimpan kopian surat keterangan kehilangan.

Segera blokir kartu debit dan kartu kredit

Telepon bank untuk melakukan pemblokiran kartu debit maupun kartu kredit. Untuk mengetahui apakah saldomu berkurang, cek melalui internet banking.

(Baca juga: 5 Keuntungan Gunakan Kartu Kredit Saat Traveling)

Datang ke kedutaan

Setelah mendapat surat kehilangan dari kepolisian dan memastikan uangmu aman di rekening, langkah selanjutnya adalah mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) / Konsulat Jenderal RI setempat. Di sini, kamu akan diberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang berfungsi sebagai paspor sementara. Namun untuk memperolehnya, ada dokumen yang harus dipenuhi, antara lain;

    1. Kartu identitas dari Indonesia, berupa:
      – KTP
      – Akta kelahiran/Buku Nikah
      – Kartu Keluarga
    2. Surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat
    3. Salinan atau fotokopi paspor jika ada
    4. Formulir permohonan SPLP yang telah diisi lengkap dan ditandatangani
    5. Pasfoto ukuran paspor dengan latar belakang berwarna terang
    6. Membayar biaya pembuatan SPLP

Inilah pentingnya menyimpan foto kopi, melakukan scan, dan menyimpan dalam drop box semua dokumen penting sebelum kamu traveling. Jika kamu melakukan langkah antisipasi ini, mendapatkan paspor baru diharapkan bisa lebih mudah karena semua syarat telah terpenuhi.

Menghubungi pihak asuransi perjalanan

Setelah mengurus paspor sementara, kontak pihak asuransi perjalanan secepatnya. Jika memang tertera dalam polis, akan menanggung biaya penggantian dokumen penting.

(Baca juga: Ini Keuntungan Memiliki Asuransi Perjalanan)

Asalkan, alasan penyebab hilangnya dokumen yang ditanggung seperti hilang akibat pencurian dengan kekerasan, perampokan, pencurian biasa atau bencana alam (angin topan, gempa bumi dan lain-lain).

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis