Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Contoh & Cara Buat Surat Keterangan Kerja yang Benar

by Vera Khairifah on 19 November, 2019

Bekerja secara profesional di sebuah perusahaan selama beberapa waktu tertentu memerlukan validasi. Baik melalui bukti dalam bentuk lisan maupun tulisan, salah satunya dengan memiliki surat keterangan kerja.

Jangan Salah Buat, Ini Contoh Surat Keterangan Kerja yang Benar

Surat ini adalah bukti tertulis yang berisi pernyataan pihak perusahaan bahwa kamu memang sedang atau pernah bekerja di perusahaan tersebut. Jangan salah, penerbitan surat keterangan kerja ini cukup penting dimiliki untuk berbagai keperluan.

Oleh karenanya, kamu harus mengetahui seperti apa contoh surat keterangan kerja yang benar.

Fungsi Surat Kerja

Beberapa fungsi surat keterangan kerja itu di antaranya untuk hal-hal berikut ini:

1. Pengajuan Kredit

Produk kredit atau pinjaman dari bank maupun lembaga keuangan lainnya selalu menyaratkan surat keterangan kerja sebagai salah satu dokumen yang harus dilampirkan saat pengajuan kredit.

Dengan surat ini, maka calon kreditur membuktikan bahwa dirinya merupakan karyawan di sebuah perusahaan, kemudian membuktikan jumlah penghasilan bulanan yang diterima melalui slip gaji.

Dengan pekerjaan dan penghasilan yang tetap itu, maka kemudian akan diputuskan oleh pihak lembaga keuangan mengenai besaran pinjaman yang akan disetujui.

2. Pembukaan Rekening Bank

Jika kamu belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, maka surat keterangan kerja dibutuhkan. Yakni sebagai dokumen yang dilampirkan saat pengajuan pembukaan rekening bank di kantor cabang bank yang tidak sesuai dengan alamat di KTP kamu.

(Baca juga: Cara Membuat Surat Kuasa yang Benar dan Resmi untuk Berbagai Keperluan)

Surat ini membuktikan bahwa kamu sedang berada di daerah yang tidak sesuai dengan domisili KTP untuk alasan pekerjaan.

3. Pengajuan Beasiswa

Mengetahui contoh surat keterangan kerja juga dibutuhkan untuk syarat pengajuan beasiswa. Saat ini sudah banyak program beasiswa yang diberikan untuk tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.

Jika kamu ingin mengajukan beasiswa dari jalur profesional, maupun pengajuan beasiswa untuk anak, maka segeralah membuat surat keterangan kerja.

4. Proses Pelamaran Kerja

Dalam beberapa proses pelamaran kerja (biasanya di tingkat supervisor, manager, dan level atas lainnya), surat keterangan kerja diperlukan untuk membuktikan bahwa sang pelamar kerja memang pernah bekerja di perusahaan terdahulu dalam kurun waktu tertentu.

Dengan surat ini pula, pelamar bisa membuktikan rekam jejak karier serta kemampuannya.

5. Pencairan Dana Asuransi dan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Jika kamu seorang karyawan di sebuah perusahaan, kamu tentu memiliki asuransi kesehatan serta tabungan dana Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk mencairkan dana asuransi kesehatan serta dana JHT setelah kamu mengundurkan diri atau pensiun, surat keterangan kerja juga perlu disertakan.

Contoh Surat Keterangan Kerja yang Benar

Sebenarnya, surat keterangan kerja seharusnya dikeluarkan langsung oleh pihak perusahaan tempat kamu bekerja. Sehingga kamu hanya perlu memintanya melalui pengajuan ke HRD.

Namun, ada pula beberapa perusahaan yang meminta karyawannya untuk membuat sendiri surat keterangan kerja itu sesuai kebutuhan, lalu kemudian surat itu tetap disahkan atau dilegalisir dengan tanda tangan pimpinan atau cap perusahaan.

(Baca juga: Mengenal Kegunaan Paklaring, Surat Referensi Kerja yang Dibutuhkan Karyawan)

Jika kamu akan membuat sendiri, kamu perlu mengetahui contoh surat keterangan kerja yang benar.

Surat-Keterangan-Kerja

Informasi yang Perlu Tercantum

Dalam contoh surat keterangan kerja yang benar, terdapat beberapa informasi yang perlu tercantum, di antaranya:

  • Kop surat di bagian atas dan bawah surat yang terdiri dari logo, nama, alamat, dan kontak perusahaan.
  • Nomor surat dan perihal surat.
  • Keterangan tanggal dibuatnya surat keterangan kerja tersebut. Letak tanggal bisa ditempatkan setelah penulisan nomor dan perihal surat, maupun sebelum tanda tangan pimpinan perusahaan.
  • Keterangan identitas (terdiri dari nama, jabatan, alamat, nomor HP atau e-mail) pimpinan perusahaan sebagai pemberi pernyataan.
  • Keterangan identitas (terdiri dari nama, alamat, nomor HP atau e-mail, jabatan, dan lama waktu bekerja) karyawan sebagai orang yang ditunjuk dalam pernyataan tersebut.
  • Keterangan penilaian dari pemberi pernyataan atas kinerja karyawan di jabatan tersebut, serta alasan berhenti bekerja (optional, sesuai kebutuhan).
  • Tanda tangan pimpinan perusahaan sebagai pemberi pernyataan dan atau cap perusahaan sebagai tanda legalisir surat.

Setelah contoh surat keterangan kerja sudah kamu ketahui dan buat, maka kamu bisa menggunakannya untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya untuk pengajuan kredit secara online. Yuk, ajukan kredit online dengan cara yang mudah di lembaga yang aman dan terpercaya seperti CekAja.com.

Tentang Penulis

Vera Khairifah

A content writer and socmed enthusiast