Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Jangan Sampai Tertipu! Berikut Cara Cek Keaslian Korek Zippo

by Rini Agustina on 2 Maret, 2020

Bagi para perokok aktif korek api adalah senjata utama yang tak pernah boleh lepas dari genggaman. Bagi mereka korek api tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari dan menjadi penemuan paling ajaib. Tahukah Anda bahwa jenis korek api yang beredar di pasaran modelnya beragam? Yang biasa ditemukan di warung kelontong yakni korek api kayu adalah varian paling sederhana.

Jangan Sampai Tertipu! Berikut Cara Cek Keaslian Korek Zippo

Sejarah mencatat bahwa korek api kayu pertama kali ditemukan di China, sekitar tahun 950 Masehi. Masyarakat China merancang sistem kayu pinus yang diresapi belerang sehingga mudah menghasilkan api.\ Berabad kemudian barulah korek api gesek ditemukan oleh Hennig Brand dari Hamburg, Jerman bersama asistennya Robert Boyle pada 1669 Masehi.

Penemuan pertama mereka sebenarnya terjadi secara tidak sengaja, Fosfor yang ternyata menjadi zat mudah terbakar pertama kali mereka temukan ketika sedang melakukan percoban pembuatan emas dari logam lain. Boyle kemudian mengembangkan penemuan ini dengan melapisi kertas kasar dengan fosfor dan serpihan kayu dengan belerang.

(Baca juga: Jangan Asal Tebal, Ini 6 Cara Memilih Jas Hujan yang Nyaman)

Hingga pada tahun 1805, seorang ahli kimia Paris bernama Jean Chancel menciptakan korek api dengan minyak mentah. Namun penemuannya tidak dianggap sesuatu yang baru hingga pada tahun 1826.

Hingga seorang apoteker bernama John Walker melakukan percobaan di laboratoriumnya. Dia mengaduk campuran sulfida antimon, potasium klorat, permen karet, dan pati dengan tongkat kayu dan terciptalah korek api kayu. 

Dari Sinilah sejarah pembuatan korek api dimulai, karena sejak temuan Walker ini kemudian muncul banyak temuan korek api yang lebih modern hingga menggunakan pemantik yang berisi bahan bakar.

4 Jenis Korek Api yang Harus Anda Tahu

Setiap perokok berat dan penggemar korek api harusnya mengetahui bahwa ada setidaknya 4 jenis korek api yang pernah merajai industri rokok di muka bumi. Ke-4 nya antara lain korek api kayu, korek api gas, lighter dan Zippo. Mari kita bahas satu persatu:

1. Korek Api Kayu

Seperti sudah dijelaskan di awal korek api kayu ini sudah digunakan lama oleh masyarakat China dan kemudian dikembangkan oleh para kimiawan Eropa. Namun penemuan korek api kayu paling terkenal adalah John Walker pada 1827.

Saat itu ia menemukan korek api yang dapat dinyalakan dengan digesek. Penemuan ini sebenarnya merupakan temuan lanjutan yang sebelumnya dilakukan oleh Robert Boyle pada 1680. Walker menyempurnakan temuan Boyle yang mencampurkan fosfor belerang untuk menghasilkan api ketika digesek ke permukaan kasar.

2. Korek Api Gas

Korek api gas ini biasanya berbahan bakar cairan seperti naphtha dan butana. Agar bisa menghasilkan bunga api, ada batu api yang digesekan pada permukaan yang sangat kasar.

Bunga api inilah yang akan menyulut timbulnya pai yang lebih besar. Inilah jenis korek yang sering ditemui dan digunakan para perokok di Indonesia. Dijual dimana-mana mulai dari warung kelontong hingga minimarket dan supermarket.

3. Lighter

Nah lighter ini mungkin lebih familiar bagi mereka yang merokok menggunakan pipa cangklong. Sering juga disebut sebagai korek api magnet karena punya mekanisme mirip magnet untuk menciptakan percikan apinya. 

4. Zippo

Terakhir dan yang paling populer dikalangan para perokok adalah korek api Zippo, yang diciptakan oleh George G Blaisdell. Zippo dikenal sebagai korek api paling tahan angin, sehingga tidak mudah padam ketika menyalakannya dalam keadaan hujan dan angin besar.

Sejarah Penemuan Zippo

Sejarah ditemukannya Zippo mulai muncul ketika korek api gesek berkembang menjadi korek api gas dengan pemantik api. Korek api gas adalah korek api yang menggunakan gas cair. Untuk memunculkan apinya, digesekkan batu api dengan permukaan yang kasar. Percikan api yang dihasilkan akan menyulut gas hingga api menyala.

Seorang kimiawan Jerman Johann Wolfgang Döbereiner adalah orang yang mengawali perkembangan ini pada 1823. Temuan Döbereiner tersebut menggunakan reaksi kimia antara seng dan asam sulfat untuk menciptakan gas hidrogen yang mudah terbakar.

Kemudian Ppda 1903 batu api khusus pengganti platinum sebagai katalis ditemukan ilmuwan asal Austria Carl Auer von Welsbach. Batu api ini terdiri dari campuran piroforik, cerium 70%, dan 30% besi. Ketika tergores atau dipukul, ia akan mengeluarkan bunga api.

Penelitian lanjutan dilakukan oleh pengrajin logam bernama Louis Ronson menciptakan sebuah pemantik. Pada 1910 Masehi, Ronson mematenkan pemantik hasil karyanya yang diberi label Pist-O-Liter.

Bahan bakarnya berganti dari hidrogen ke nafta. Pemantik pertama keluaran Ronson diberi label “Wonderlite”. Namun kala itu pemantik masih menjadi barang mewah dan mahal.

Namun seorang pengusaha asal Bradford, Pennsylvania, Amerika Serikat George G. Blaisdell, membawa kabar gembira dengan menciptakan pemantik model baru yang ia beri nama Zippo.

Korek api baru ini berbeda dengan versi lainnya, karena Blaisdell menambahkan sebuah kap berlubang untuk sumbu, yang dapat menahan hembusan angin.

Selain itu, dia memodifikasi ruang bahan bakar menjadi lebih efisien dan menambahkan tutup flip-top berengsel.  Setelah itu, perusahaan lain yang memproduksi pemantik serupa mulai bermunculan seperti Dunhill, St Dupont, dan Colibri. Sengitnya persaingan membuat harga pemantik jadi murah.

Cara Membedakan Korek Zippo Asli atau Palsu

Kepopuleran nam Zippo menghadirkan problema tersendiri, yakni munculnya industri Zippo palsu dengan buaian kata “Zippo kw 1” atau “Zippo kw 2”.  Sejarah Zippo mencatat pemalsuan Zippo mulai terjadi sejak tahun 1941 di Amerika.

Sebabnya adalah karena pada kurun waktu 1941-1943 Zippo hanya memasok seluruh produksinya ke pos-pos militer Amerika Serikat yang sedang terlibat Perang Dunia II. Padahal permintaan pasar akan Zippo cukup tinggi.

Tingginya permintaan inilah yang memancing beberapa pihak untuk memproduksi Zippo tiruan dan memasarkan dengan harga yang sama sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka menggunakan korek api Zippo palsu.

Kualitas korek api Zippo palsu sangat bervariasi bahkan mereka melakukan pemalsuan hingga ke bagian yang sangat detail. Alhasil menurut para perokok mustahil membedakan korek zippo asli atau palsu.

Namun setidaknya ada sedikit yang bisa Anda lakukan untuk menilai apakah korek Zippo yang Anda miliki saat ini asli atau palsu.

  • Material casing luar Zippo

Kita bedah lebih dulu bagian luar atau material casing Zippo terbuat dari bahan kuningan. Zippo palsu umumnya terbuat dari besi babet atau dari aloy kuningan berkualitas rendah.

Dalam penggunaan tahunan Zippo asli tidak akan berkarat sementara yang palsu akan mulai tampak menghitam. Pada Zippo palsu casing juga terlihat sangat mengkilap padahal aslinya tidak

  • Bagian Insert

Pada bagian insert Zippo asli memiliki kode produksi pembuatan, A-L sisi kiri untuk bulan, dan yang sisi kanan menandakan tahun misal “11” berarti tahun 2011. Insert Zippo asli akan selalu pas di pasangkan pada casing Zippo mana saja, sementara yang palsu sering tidak pas dan konstruksinya tidak rapi.

  • Finishing

Finishing pada Zippo asli terlihat lebih rapi, dengan bahan dasar terbuat dari brass kuningan tahan karat yang dilapisi dengan berbagai cara finishing dan coating. Sementara zippo palsu biasanya terlihat berantakan dengan chrome kurang mengkilap atau agak gelap.

untuk mengetahui palsu tidaknya sebuah Zippo Anda bisa mengecek model oroginalnya melalui situs resmi www.zippo.com atau www.zippocasemuseum.com.

Perlu diketahui ada beberapa model Zippo yang tidak dipamerkan pada website resminya. Pastikan saja hanya membeli di penjual resmi dan memiliki reputasi baik.

  • Lengkungan pada tutup

Tutup Zippo jika dilihat dari sisi samping akan terlihat agak melengkung ke atas, sedangkan pada Zippo palsu tidak dan cenderung terlihat rata. Zippo palsu akan terlihat lebih kaku bentuknya dibanding Zippo asli. Namun untuk Zippo palsu kw super biasanya sulit untuk melihat adanya perbedaan ini. 

  • Harga

Karena Zippo termasuk barang langka dan mahal mustahil rasanya pemantik api yang satu ini masuk ke  kios-kios kecil. Jika ada yang menjual Zippo lengkap dengan kardus dan tempatnya dengan kisaran harga 90-150 ribu sudah dipastikan palsu. Sebab harga Zippo asli ini dibanderol mulai dari Rp 200 Ribu. 

  • Barcode pada box Zippo

Tiap varian Zippo memiliki kode sendiri. Biasanya Zippo palsu yang dijual berikut box-nya barcode / kode yang tertera pada box-nya memiliki barcode sama walau Zippo di dalamnya berbeda varian.

Itulah beberapa cara untuk membedakan Zippo asli atau palsu. Setelah mengetahui bedanya apakah Anda sudah siap untuk berbelanja? Tapi karena Zippo ini banyak tiruannya Anda harus ekstra waspada. 

Tips Membeli Korek Zippo

Bagi pemula yang ingin membeli Zippo baik untuk penggunaan pribadi maupun koleksi, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan agar pemantik ini berfungsi maksimal, diantaranya:

  • Beli di Toko Terpercaya

Memang ada banyak toko yang menjual pemantik Zippo, namun usahakan beli di toko ternama yang reputasinya sudah tidak diragukan lagi. Kalau perlu beli di e-commerce dengan metode rekening bersama jadi lebih aman jika mendapati barang palsu karena kita dapat mengajukan keluhan dan mendapatkan ganti rugi

  • Budget

Karena ini adalah pembelian perdana, tidak perlu beli versi paling tinggi, yang penting adalah pemantik memiliki tema sesuai dengan yang kita inginkan. Ingat ya, pembeli Zippo rata-rata menginginkan pemantik yang dapat dikoleksi, jadi selain harga model juga penting untuk diperhatikan.

  • Posisi Pekerjaan

Karena Zippo ini memang dibeli dengan tujuan untuk gengsi, maka apa pekerjaan Anda saat ini akan mempengaruhi gaya dan model Zippo. Tentu saja, jangan membeli Zippo yang modelnya tidak sesuai dengan lingkungan kerja, amannya memang beli Zippo untuk model terbaru saja.

  • Tanyakan pada klub Zippo

Tahukah Anda bahwa ada banyak komunitas yang mempertemukan para pengguna Zippo, mereka berasal dari berbagai daerah dan punya pengalaman banyak soal beli Zippo. Anda bisa meminta rekomendasi mereka untuk menemukan penjual yang terpercaya dan mendapatkan model yang diinginkan.

Itulah beberapa tips membeli pemantik Zippo agar terhindar dari barang palsu. Sesuaikan pembelian dengan kondisi keuangan, jangan memaksakan diri jika memang budgetnya terbatas. Ada banyak model dan desain Zippo yang bisa jadi pilihan, abaikan kata orang pilihlah sesuai dengan selera Anda.

Kata orang pengalaman adalah guru terbaik, jadi semakin sering Anda membeli Zippo semakin terbiasa Anda mengetahui beda antara Zippo asli dan palsu. Jika anda sudah bulat untuk membeli zippo asli dengan harga yang masih tinggi, segera ajukan kartu kredit di Cekaja.com, karena banyak promo kartu kredit yang menguntungkan anda. Selain itu sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tentunya aman dan nyaman.

Tentang Penulis