Jenis Arisan Paling Populer di Indonesia, Mana yang Paling Untung?

Jadi ajang investasi sambil silaturahmi, arisan menjadi salah satu kegiatan turun temurun, orang Indonesia. Tidak hanya satu, lima jenis arisan paling populer di Indonesia ini, setidaknya menjadi yang paling sering dilakukan.

Tidak hanya dilakukan oleh para ibu-ibu, beragam jenis arisan paling populer di Indonesia ini, juga sering dilakukan oleh anak remaja, karyawan perkantoran, bahkan hingga para pasangan muda.

Bagaimana Sistem Menabung Arisan?

Buat kamu yang belum mengetahui, bagaimana sistem arisan bekerja, yuk intip di sini!

Meski sudah mulai jarang dilakukan, namun beberapa orang masih menggunakan metode menabung ini, dengan alasan agar bisa tetap bertemu dengan rekan-rekan.

Pasalnya, metode menabung arisan ini memang sangat menyenangkan, dan tidak memberatkan, jika dijalankan dengan orang atau kelompok yang tepat.

(Baca Juga: Arisan Emas, Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan)

Sistemnya, di dalam kelompok arisan (biasanya terdiri dari lebih dari 2 orang), akan menyetor sejumlah uang setiap bulannya, kepada bandar/bendahara.

Untuk jumlah uang yang harus disetor setiap bulan, tergantung dari kesepakatan bersama. Biasanya disesuaikan dengan jumlah orang yang bergabung.

Setelah semua uang terkumpul, bendahara akan membuat nama-nama anggota arisan, di dalam sebuah kertas kecil, lalu digulung dan masukan ke dalam wadah.

Setelah satu bulan berlalu, biasa seluruh anggota akan berkumpul di satu tempat, bisa rumah salah satu anggota, restoran, taman, hingga tempat wisata.

Saat berkumpul, catatan nama-nama yang sudah dicatat di kertas, akan dikocok bersama, dan membiarkan ada satu kertas/nama, yang keluar dari wadah.

Nah, jika sudah ada satu kertas yang keluar, maka pemilik nama tersebutlah, yang akan menerima seluruh uang yang telah dikumpulkan bendahara.

Selanjutnya, di saat yang bersamaan juga, anggota harus menyetor uang kembali untuk dikocok di bulan berikutnya. Tapi, untuk nama yang sudah keluar, namanya tidak akan masuk dalam daftar lagi, karena sudah “menang”, namun tetap harus menyetor setiap bulannya.

Nah, begitulah kira-kira sistem atau metode menabung arisan, khususnya berupa uang. Namun, semakin kesini, jenis arisan paling populer di Indonesia, semakin beragam.

Apalagi, jika para “sultan” hingga konglomerat yang mengadakan arisan. Pasalnya, bukan uang lagi yang disetor, tapi berupa barang mewah yang bernilai, seperti emas, berlian, mobil, rumah, dan lainnya.

Wah, makin penasaran nggak sih, kira-kira apa saja jenis arisan paling populer di Indonesia? Yuk, intip di sini!

Jenis Arisan Paling Populer di Indonesia

1. Arisan Uang Biasa

Jenis arisan paling populer di Indonesia yang pertama, jelas adalah arisan uang biasa. Sistem dari arisan uang biasa ini, sama persis seperti sistem standar arisan, yang sudah dibahas sebelumnya.

Adapun, setiap anggota arisan setiap bulannya wajib menyetorkan uang, kepada bandar atau bendahara.

Sebulan kemudian, barulah seluruh anggota berkumpul, untuk melihat nama siapa yang keluar, untuk mendapatkan seluruh uang yang sudah terkumpul, dari semua anggota.

Mengapa arisan uang bisa menjadi yang paling populer? Hal tersebut dikarenakan, uang mudah disimpan, dan mudah untuk dihitung berdasarkan nilainya, sehingga sangat adil dalam pembagiannya.

Arisan uang juga sering menjadi pilihan, karena uang bisa digunakan untuk membeli apapun, dan bersifat fleksibel.

2. Arisan Barang

Bukan uang (meski uang adalah barang), jenis arisan paling populer di Indonesia bernama arisan barang, juga mulai sering dilakukan, biasanya para ibu-ibu rumah tangga.

Barang yang dijadikan objek arisan, biasanya adalah perabotan rumah tangga, mulai dari jemuran, panci, tupperware, mebel, sembako, dan masih banyak lagi.

Untuk sistemnya masih sama dengan metode arisan uang biasa, hanya saja bentuknya berupa barang.

Tak asal menyetor barang, adapun jenis barang dan patokan harga barang, biasanya juga ditentukan. Hal tersebut dilakukan agar adil untuk seluruh anggota arisan.

Ketika dikocok dan nama kamu keluar, betapa serunya, pulang-pulang bawa perabotan, yang bisa jadi tambahan di rumah.

3. Arisan keluarga

Jika arisan biasa dan barang bisa diikuti oleh siapa saja, maksudnya bukan saudara dekat, namun ternyata jenis arisan paling populer di Indonesia ini, masih sering dilakukan loh, yakni arisan keluarga.

Loh, bukannya kalau keluarga sering bertemu dan hanya memiliki satu sumber penghasilan? Nah, arisan keluarga di sini, biasa dilakukan oleh keluarga besar, dari kakek, tante, uwa, cucu, buyut, keponakan, dan lainnya, yang mayoritas juga tidak serumah, alias jauh.

Nah, dengan adanya arisan keluarga ini, bisa membuat jalinan persaudaraan semakin erat, karena setiap bulannya, mengharuskan untuk berkumpul.

Pasalnya, keluarga pasti akan sulit berkumpul, jika tidak ada momen penting seperti hari raya, atau menjenguk saudara sakit.

Jadi, kamu bisa jadikan arisan keluarga, sebagai cara mempererat tali silaturahmi, ke keluarga besar sendiri.

Untuk sistem arisannya, sama seperti arisan uang dan barang. Namun, di sini kamu dan keluarga bebas, untuk memiliki akan menggunakan barang apa, sebagai objek arisan.

4. Arisan Emas/Berlian

Jenis arisan paling populer di Indonesia yang berikutnya adalah arisan emas atau berlian. Untuk jenis arisan yang satu ini, biasanya dilakukan oleh para sosialita, selebriti, dan orang-orang kaya.

Bukan emas perhiasan, emas yang digunakan biasanya emas batangan. Sementara berlian, biasa justru berbentuk perhiasan.

Untuk sistem dan metodenya, juga hampir sama dengan arisan biasa, maupun arisan barang.

5. Arisan Digital

Nah, untuk jenis arisan paling populer di Indonesia yang satu ini, mungkin baru mulai tren. Terlebih, kini pandemi memaksa kita untuk tidak boleh berkerumunan dan berkumpul.

Sehingga, diciptakanlah arisan digital, yang sistemnya juga hampir sama dengan arisan konvensional, hanya saja transaksinya menggunakan teknologi.

Seperti namanya, digitalisasi pada jenis arisan digital, dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, seperti media sosial atau aplikasi mobile.

Uang yang digunakan juga berupa uang digital, jadi kamu dan rekan yang lainnya tidak perlu repot menyetor dan bertemu dengan bandar atau bendahara.

Karena arisan ini bisa dilakukan tanpa mempertemukan seluruh anggora, jadi kamu dan rekan-rekan lainnya juga patut memperhatikan calon anggota yang akan bergabung.

Usahakan cari anggota yang bertanggung jawab, hal tersebut perlu diperhatikan agar arisan digital, tidak merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

(Baca Juga: Tips Menabung untuk Modal Nikah Bareng Pacar, Meski Gaji UMR!)

Nah, itu dia beberapa informasi terkait jenis arisan paling populer di Indonesia. Kamu sendiri pernah coba ikut jenis arisan yang mana? Menurutmu, dari deretan jenis arisan di atas, mana yang lebih untung?

Jika dilihat dari untung ruginya, semua tergantung dari diri kita sendiri, dan juga sifat anggota arisan.

Mungkin, setiap kelompok arisan pernah menemukan salah satu anggotanya sulit untuk membayar setoran. Sehingga, terkadang uang arisan sering mampet.

Yang paling parah lagi, jika salah satu anggota yang sudah “menang” di awal, setelah itu pergi dan tak kembali.

Jadi, kamu perlu berhati-hati juga dalam bermain arisan. Karena kita tahu, di dalam kegiatan tersebut ada banyak orang yang akan ikut campur dalam transaksi keuangan.

Jika menabung dengan tenang, tanpa ada campur tangan orang lain, lebih baik menabung di produk tabungan terbaik, yang bisa kamu ajukan melalui CekAja.com, secara online.

Terlebih, di masa pandemi seperti ini, kita disarankan untuk tidak boros dan menabung. Jadi, yuk tunggu apa lagi, segera ajukan produk tabungan yang sesuai dengan kebutuhanmu, hanya di CekAja.com!