10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia, Sudah Tahu?

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Siapa diantara kalian yang sudah tahu akan jenis-jenis ayam di Indonesia? Kalau belum, mending kamu baca dulu artikel CekAja di bawah ini ya!

Ayam merupakan binatang yang cukup familiar di Indonesia.

Bukan hanya untuk dibudidayakan saja, kebanyakan orang pun memilih untuk memelihara hewan yang khas dengan suaranya tersebut.

Selain itu, ayam juga biasanya dijadikan salah satu olahan kuliner yang lezat dan enggak jarang jadi makanan favorit bagi semua kalangan usia.

Bahkan, olahan daging yang satu ini sering dikonsumsi saat perayaan besar nasional, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal.

Nah, pada artikel kali ini CekAja bakal membahas informasi mengenai jenis-jenis ayam di Indonesia. Kenapa?

Soalnya nih, kebanyakan diantara kita hanya memahami bahwa ayam “lokal” itu adalah ayam buras atau yang lebih populer dengan sebutan ayam kampung.

(Baca Juga: 9 Jenis dan Cara Memilih Ayam Bangkok)

Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Seperti yang dikutip dari berbagai sumber, berikut ini kami rangkum informasi mengenai jenis-jenis ayam di Indonesia.

Beberapa diantaranya disebut hanya bisa dipelihara konglomerat lho!

1. Ayam Tukung

Ayam Tukung merupakan salah satu dari jenis-jenis ayam di Indonesia yang cukup langka untuk ditemukan.

Ciri khasnya terletak pada bentuk fisiknya sendiri, yang mana ayam ini tidak memiliki bulu pada ekornya.

Karena hal itu pula, ayam endemik yang katanya berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat ini hanya bisa dipelihara oleh para konglomerat.

Selain dipelihara, Ayam Tukung pun sering digunakan untuk ritual dengan dunia ghaib.

Namun, kadang kala juga digunakan oleh beberapa masyarakat suku adat untuk upacara atas rasa syukur kepada alam.

2. Ayam Pelung

Jika tadi berbicara mengenai jenis ayam yang langka, sekarang kita beralih ke jenis ayam yang “lokal” banget, yakni Ayam Pelung.

Hewan yang termasuk dalam jenis-jenis ayam di Indonesia ini, termasuk ayam buras khas tanah air yang banyak ditemukan di daerah Cianjur, Jawa Barat.

Suara kokokannya yang unik dan berirama jadi salah satu unggulan dari Ayam Pelung.

Bahkan saking khasnya suara kokokan dari ayam tersebut, orang-orang yang memeliharanya sering mengikutsertakan Ayam Pelung dalam ajang kontes berkokok lho.

3. Ayam Ayunai

Masih dari jenis ayam lokal, selanjutnya ada Ayam Ayunai yang berasal dari Jayapura, Papua.

Jenis ini memiliki bentuk tubuh yang oval dan cenderung lebih besar ketimbang jenis-jenis ayam kampung biasa.

Keunikannya terletak pada bagian leher yang tampak gundul, karena bulunya hanya terdapat pada bagian bawah tembolok hingga ekor.

Ayam Ayunai sendiri termasuk dalam jenis ayam petelur dengan produksi peneluran bisa mencapai 14 butir.

Hal ini juga lah yang membuat ayam kampung tersebut dianggap cocok untuk dibudidayakan.

4. Ayam Ciparage

Jenis-jenis ayam di Indonesia lainnya yang mesti kamu ketahui adalah Ayam Ciparage.

Ini adalah jenis ayam petarung lokal terbaik yang berasal dari daerah Ciparage, Karawang, Jawa Barat.

Konon Ayam Ciparage pertama kali dimiliki oleh keturunan bangsawan, yaitu Duke Raden Adipati Singaperbangsa, yang merupakan seorang Pangeran Kekaisaran Sunda.

Dikatakan ayam petarung, karena menurut sejarah dulunya ayam jenis adalah ayam liar, yang kemudian di ikutsertakan dalam ajang sabung ayam melawan ayam jago.

Perawakannya yang gagah dengan bulu yang lebat di bagian ekor, menjadi salah satu daya tarik dari ayam lokal tersebut.

5. Ayam Balenggek

Ayam Balenggek adalah jenis ayam lokal Indonesia yang banyak ditemukan di daerah Sumatera Barat, tepatnya di Kecamatan Payung Sekaki dan Tigo Lurah.

Pada jenis pejantannya, ayam ini memiliki suara kokokan yang unik seperti Ayam Pelung.

Bahkan, Balenggek yang tergolong dalam jenis ayam penyanyi ini memiliki kokok kan yang bervariasi, mulai dari 6 tingkatan hingga 24 tingkatan.

Ayam Balenggek jarang sekali ditemukan di daerah lain di Indonesia ataupun dunia.

Karena memang, jenis ini merupakan hasil dari persilangan antara ayam merah dan ayam kampung di sekitar kawasan Sumatera Barat tersebut.

6. Ayam Cemani

Kerap dijual dengan harga yang fantastis yakni sekitar 25 jutaan Rupiah, menjadikan Ayam Cemani sebagai salah satu dari jenis-jenis ayam di Indonesia yang katanya cuma bisa dimiliki oleh orang “berduit” saja.

Warna dari tubuh yang dimiliki oleh jenis unggas ini sendirilah yang membuatnya dipasarkan dengan harga tinggi.

Ya, Ayam Cemani memiliki warna tubuh yang cenderung hitam, bahkan bukan hanya dari tampilan luarnya saja, namun juga daging hingga darahnya.

Tak sedikit masyarakat yang memelihara hewan ini karena anggapan bahwa Ayam Cemani dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Apalagi seperti yang kita tahu, kebanyakan orang Indonesia masih amat percaya dengan yang namanya mitos.

Jadi, wajar saja ya kalau harga jual dari Ayam Cemani tinggi.

7. Ayam Bali

Seperti namanya, jenis unggas yang satu ini bisa kamu temukan dengan mudahnya di Bali.

Konon, Ayam Bali banyak dipelihara untuk di ikutsertakan dalam ajang sabung ayam, karena bentuk fisiknya yang dinilai sangat “atletis”.

Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, Ayam Bali seringnya dipelihara sebagai ayam hias dengan tampilannya yang eksotis.

Pada pejantan, ayam ini memiliki bobot tubuh di atas 2.5 kg, sementara untuk jenis betina memiliki bobot tubuh rata-rata 2 kg.

8. Ayam Bangkalan

Beralih dari Bali, sekarang mari kita berkenalan dengan Ayam Bangkalan khas Madura. Hewan yang termasuk dalam jenis-jenis ayam di Indonesia ini paling seringnya dibudidayakan, karena tingkat produksi telurnya yang pesat.

9. Ayam Banten

Jenis-jenis ayam di Indonesia berikutnya yang harus kamu tahu adalah Ayam Banten.

Perawakannya yang tinggi dengan bentuk badan panjang, membuat ayam jenis ini sering disamakan dengan Ayam Bangkok.

Sifat alaminya yang tidak pantang menyerah meski dihadapkan dengan ayam yang lebih besar lah, yang membuatnya banyak dipelihara untuk dijadikan ayam petarung.

Meski begitu, sayangnya untuk urusan adaptasi, Ayam Banten kurang handal dalam hal tersebut.

Bahkan ayam jenis ini dianggap tidak bisa berkembang biak dengan baik dan cenderung sering mati.

10. Ayam Bekisar

Terakhir, jenis-jenis ayam di Indonesia yang CekAja ulas pada poin ini adalah Ayam Bekisar.

Jenis unggas ini termasuk dalam ayam lokal hasil persilangan antara ayam hutan hijau jantan dengan ayam kampung betina.

Ayam ini paling sering ditemukan di Jawa Timur, salah satunya Madura. Keunikannya terletak pada bulunya yang eksotis sekaligus suara kokoknya yang dinilai sangat merdu.

Ayam Berkisar ini bisa kita bedakan dalam 3 jenis, yaitu Gallus aenus, Gallus temminckii, dan Gallus violaceus.

(Baca Juga: 7 Cara Budidaya Ternak Ayam Pedaging)

Nah, itu dia jenis-jenis ayam di Indonesia.

Meski beberapa diantaranya dijual dengan harga mahal, namun kalau kamu termasuk penggemar ayam hias, maka jenis unggas tersebut sangat worth it untuk dipelihara lho.

Selain dijadikan peliharaan, jenis-jenis ayam tersebut juga berpotensial untuk dijadikan peluang usaha.

Memang sih, untuk urusan modalnya tentu enggak sedikit yang mesti kamu keluarkan.

Maka dari itu, CekAja siap membantu kamu untuk memenuhi modal usaha dalam budidaya ayam yang bakal digeluti.

Tanpa menyertakan agunan dan dengan bunga terendah ekslusif online yakni hanya 0,65 persen saja, CekAja dapat memberikan kamu pinjaman dana tunai untuk kebutuhan bisnismu.

Pengajuannya sendiri juga sangat mudah lho dan bahkan secara online. Yuk, tunggu apalagi?

Segera ajukan pinjaman KTA dari CekAja, dan wujudkan impian untuk berbisnismu dengan layanan kami.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri