12 Jenis Kerupuk di Indonesia Paling Populer dan Tak Lekang Oleh Waktu!

Jadi makanan pendamping yang wajib ada, kerupuk seakan tidak bisa lepas dari kebiasaan makan orang Indonesia. Bahkan, jenis kerupuk di Indonesia sendiri, ternyata sangat banyak yang berasal dari berbagai daerah.

Tidak hanya itu, saking populernya jenis kerupuk di Indonesia, membuat makanan yang satu ini mudah untuk didapatkan. Baik yang sudah matang (tinggal makan), maupun yang masih mentah (harus diolah terlebih dahulu).

Selain itu, jenis kerupuk di Indonesia juga memiliki banyak bentuk, rasa, hingga warna yang beragam.

Setidaknya, setiap daerah mungkin memiliki jenis kerupuk khas-nya sendiri. Namun, bisa jadi jenisnya sama, dan hanya penyebutannya saja yang berbeda.

(Baca Juga: 3 Cara Membuat Kerupuk Kulit Sapi di Rumah)

Pembuatan Kerupuk Mudah

Selain dari rasanya yang enak dan bikin nagih, cara pembuatan beberapa jenis kerupuk juga tergolong mudah.

Maka tak heran jika, banyak bisnis rumahan hingga pabrikan, yang memilih jenis makanan ini, sebagai jenis usaha yang menjanjikan.

Selain itu, bahan yang digunakan pada pembuatan kerupuk juga mudah ditemukan dan murah. Sebut saja seperti:

  • Tepung terigu
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Garam
  • Merica bubuk
  • Ketumbar bubuk
  • Air
  • Soda kue
  • Minyak goreng untuk menggoreng/pasir

Bagaimana dengan jenis kerupuk di daerah kamu sendiri? Kira-kira, jenis kerupuk apa yang paling difavoritkan?

Nah, biar nggak saling penasaran dengan jenis kerupuk di Indonesia, yuk kenalan dengan beragam jenis-jenis kerupuk khas Indonesia berikut ini!

12 Jenis Kerupuk di Indonesia

1. Kerupuk Putih

Jenis kerupuk di Indonesia yang pertama adalah kerupuk putih. Adapun kerupuk ini memiliki bentuk bulat, dengan ukuran diameter cukup besar, yakni sekitar 15 cm.

Jika kamu melihat jenis kerupuk ini, mungkin hal yang pertama kali kamu pikirkan adalah lomba kerupuk 17 Agustus-an. Ya, jenis kerupuk Ini juga termasuk kerupuk yang paling umum di Indonesia.

Bahkan, saking populernya, kerupuk ini tersedia di berbagai daerah di Indonesia, dan mayoritas warung makan, pasti menyediakan kerupuk putih keriting ini.

Selain itu, uniknya kerupuk ini juga selalu tersedia di dalam kaleng besi, yang khas dan memiliki kaca bening di sisi depan.

Karena sudah menjadi ciri khas makanan Indonesia, dijamin, kamu gak akan menemukan jenis kerupuk, beserta tempat kerupuk serupa, di belahan dunia manapun.

2. Kerupuk Bawang

Tak kalah populer, jenis kerupuk di Indonesia yang satu ini, pasti selalu wajib ada di toples rumah keluarga Indonesia, apalagi kalau bukan kerupuk bawang.

Sama seperti namanya, adapun kerupuk ini memang terbuat dari tepung tapioka dan campuran parutan bawang putih. Tidak hanya rasanya, kerupuk ini juga memiliki aroma.

Untuk bentuknya sendiri adalah bulat kecil, tipis, biasanya memiliki warna putih, dengan bagian sisinya warna warni.

Rasa gurih, renyah, dan tipis, membuatnya sangat nikmat, jika dijadikan pendamping makanan berat.

Umumnya, kerupuk ini sering dijadikan pendamping makanan berat seperti nasi goreng kaki lima, nasi uduk, ketoprak, nasi kuning, gado-gado, dan lain-lain.

3. Kerupuk Kemplang

Terkenal sebagai kerupuk khas Palembang, Sumatera Selatan, kerupuk kemplang memang memiliki ciri khas tersendiri yang unik, yakni wajib dimakan dengan sambal terasi khas Bangka.

Untuk kerupuknya sendiri terbuat dari campuran tepung kanji, bumbu atau rempah-rempah, dan ikan tenggiri.

Jangan heran juga jika aroma ikan pada kerupuk ini, sangat kuat. Karena memang dibuat dari ikan tenggiri asli (bukan perisa ikan).

Selain bisa dimakan langsung dengan sambal terasinya, kerupuk ini juga bisa disantap sebagai pendamping pempek, dan makanan berat lainnya.

4. Kerupuk Melarat

Jenis kerupuk di Indonesia yang berikutnya adalah kerupuk melarat. Disebut melarat, bukan berarti kerupuk ini, tidak cocok dimakan oleh orang-orang pejabat dan konglomerat, namun dikarenakan proses memasaknya disangrai menggunakan pasir, bukan minyak.

Pasir yang digunakan untuk mengolah kerupuk ini, juga pasir pilihan yang bersih. Jika kamu penasaran dengan kerupuk melarat ini, bisa mampir ke Kota Cirebon, karena kerupuk ini, memang berasal dari Cirebon.

Untuk bentuk dan teksturnya, kerupuk ini memiliki bentuk agak tebal, rasa gurih, aroma yang khas, hingga warna yang beragam.

Karena tidak digoreng dengan minyak, kerupuk ini justru lebih sehat, ketimbang kerupuk lainnya, dan dikenal sebagai kerupuk rendah kolesterol.

5. Rengginang

Sering dibuat plesetan kaleng biskuit lebaran, karena berisi rengginang, tapi jangan salah, kalau rengginang, juga masuk ke dalam salah satu jenis kerupuk di Indonesia, yang belum tentu ada di negara lain.

Berbeda dari kerupuk lainnya, yang bertekstur halus di permukaannya, rengginang memiliki bentuk bulat dengan tekstur yang kasar.

Tekstur kasar ini berasal dari beras ketan, yang hanya dijemur hingga kering, tanpa dihaluskan terlebih dahulu. Nah, ketika ketan yang sudah kering, selanjutnya digoreng hingga mengembang.

Untuk rasanya, tak perlu ditanya, karena enak dan juga gurih, ditambah sensasi mengunyah butiran beras ketannya, yang masih utuh.

6. Kerupuk Mi Kuning

Biasa hadir menjelang ramadhan, kerupuk mi juga masuk sebagai jenis kerupuk di Indonesia, yang paling difavoritkan.

Bukan dimakan sebagai pendamping makanan berat, kerupuk ini memang sengaja dimakan sendiri bersama sambal kacang cair yang sedikit asam (diberi perasan jeruk limau).

Bentuknya bulat besar (diameter sekitar 20 cm), berwarna kuning, dengan jalinan yang tebal.

Selain dimakan langsung dengan sambal kacang, kerupuk mi juga sering dimakan bersama asinan.

7. Kerupuk Udang

Jenis kerupuk di Indonesia yang tak kalah disukai, adalah kerupuk udang. Uniknya, jenis kerupuk ini ternyata memiliki beragam ukuran.

Mulai dari yang kecil, sedang, dan ada pula yang lebar. Dengan rasa yang gurih dan renyah, kerupuk ini biasanya tersaji sebagai pendamping masakan khas Indonesia, seperti rawon, soto, hingga nasi pecel.

8. Emping

Untuk jenis kerupuk di Indonesia yang satu ini, biasa ditemukan di dalam makanan soto! Bukan terbuat dari tepung, apalagi ikan, kerupuk ini terbuat dari buah melinjo.

Meski seringnya terdapat di makanan soto, kerupuk melinjo ternyata bisa dimakan dengan cara berbeda-beda di berbagai daerah.

Sebut saja, ada yang dimakan langsung sebagai camilan, ada juga yang dijadikan sebagai topping rawon, hingga pelengkap coto Makassar.

9. Opak

Selain dari buah melinjo, jenis kerupuk di Indonesia ini, juga terbuat dari umbi batang, yakni singkong, dan jadilah opak singkong.

Kerupuk opak singkong ini, asalnya dari Wonosobo, Jawa Tengah. Namun, ternyata tidak semua opak terbuat dari singkong, karena ada juga yang terbuat beras ketan dan menjadi kerupuk khas Sunda.

10. Kerupuk Gendar

Meski berbahan dasar nasi, dan memiliki rasa mirip rengginang, namun jenis kerupuk di Indonesia bernama gendar ini, diolah dengan cara ditumbuk terlebih dahulu.

Meski tak sampai halus, yakni masih bertekstur kasar, sehingga tekstur nasinya masih agak terlihat.

11. Kerupuk Pasir

Berbeda dengan kerupuk melarat, meski sama-sama disangrai di pasir, kerupuk pasir ini, memiliki warna yang beragam, seperti pink, hijau, kuning, hingga coklat.

Dengan warna-warni kerupuk yang mencolok, membuat kerupuk ini menjadi salah satu identitas khasnya, yakni berasal dari Jawa Timur.

Untuk cara makannya, biasanya kerupuk pasir yang juga dikenal dengan kerupuk upil ini, cocok dimakan sambil dicocol saus petis.

12. Kerupuk Kulit

Jika dari tadi jenis kerupuk di Indonesia terbuat dari tepung, ikan, buah, hingga umbi, kerupuk yang satu ini, justru terbuat dari hewan, yakni kerpuk kulit.

Seperti namanya, kerupuk kulit ini adalah kerupuk yang terbuat dari kulit sapi yang diolah terlebih dahulu, dengan proses yang panjang.

Biasanya, selain dimakan langsung, kerupuk kulit juga biasa dihidangkan berbarengan dengan sayur kerecek. Karena jika masuk ke dalam kuah, kerupuk ini akan layu, namun tidak mudah hancur.

Karena rasanya yang enak, dan proses pembuatannya agak rumit, maka tak heran jika kerupuk kulit harganya bisa lebih mahal, ketimbang jenis kerupuk lainnya.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait jenis kerupuk di Indonesia, yang paling populer dan difavoritkan warna Indonesia.

Kamu sendiri, lebih favorit kerupuk apa? Karena keberadaannya yang tidak pernah padam, membuat pebisnis kerupuk untuk besar.

Terlebih, makan tanpa kerupuk, rasanya belum lengkap bagi warga Indonesia. Sehingga, kerupuk akan menjadi makanan yang tak lekang oleh waktu.

Dengan kata lain, bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Di sini kamu bisa menjual kerupuk, yang paling populer di daerah kamu, atau disesuaikan dengan momen.

Seperti jual kerupuk bawang, karena di daerahmu, banyak yang jual seblak, atau jual kerupuk mi, ketika mendekati momen bulan puasa.

(Baca Juga: 8 Manfaat Ikan Manyung)

Namun, apapun jenis kerupuknya yang dijual, pastikan kamu sudah memiliki modal yang memadai.

Nah, jika modal belum ada, atau kamu memiliki masalah kekurangan modal, tak perlu khawatir, karena kamu bisa mengajukan pinjaman dana tambahan untuk modal usaha, melalui CekAja.com!

Di CekAja.com kamu bisa memilih sendiri satu dari banyak produk pinjaman dana, yang berasal dari perusahaan p2p lending ternama di Indonesia.

Kamu juga bisa pilih produk pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial kamu.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan pinjaman dana terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com, dan bangun bisnis kerupuk khas Indonesia, segera!