4 Jenis Nasi Beda Warna Beda Gizi, Cek Yuk!

4 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri pada

Setidaknya ada empat jenis nasi beda warna beda gizi nya pula. Masing-masing jenisnya ini akan CekAja bahas lebih detil lagi lewat artikel di bawah ini.

Indonesia, India, China, dan beberapa negara lainnya yang ada di Benua Asia menjadikan nasi sebagai makanan pokok mereka.

Salah satu jenisnya yang sering dikonsumsi terutama oleh masyarakat Indonesia adalah nasi putih. Jenis ini paling sering dijual di pasaran dengan harga yang relatif lebih murah.

Jenis-jenis Nasi Beda Warna Beda Gizi

Selain nasi putih, masih ada beberapa lagi jenis nasi dengan warna dan kandungan gizi yang berbeda. Mau tahu apa sajakah itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Nasi putih

Sebelum membahas mengenai jenis nasi beda warna beda gizi yang lainnya, CekAja akan terlebih dulu memberikan informasi lebih detil mengenai nasi putih.

Sebab, jenis yang satu ini adalah jenis yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, maupun negara lainnya yang ada di Benua Asia.

Seperti namanya, nasi jenis ini berasal dari beras putih. Beras putih sendiri umumnya memiliki banyak sekali jenis, tergantung dari bentuk bulirannya.

Buliran beras putih dikategorikan menjadi tiga jenis sesuai dengan ukurannya, yaitu pendek, sedang, dan panjang.

Beras berbulir pendek memiliki tekstur yang lembut ketika diolah menjadi nasi. Beras jenis ini paling sering digunakan untuk membuat sushi.

Sementara beras bulir sedang merupakan perpaduan dari buliran beras berukuran pendek dan panjang. Teksturnya juga tidak terlalu empuk maupun tidak terlalu keras.

Lain halnya dengan bulir panjang, yang jika dimasak berubah tekstur menjadi sedikit keras.

Karena disebut sebagai makanan pokok, nasi putih juga merupakan sumber karbohidrat utama yang juga mengandung banyak sekali nutrisi.

Dalam semangkuk nasi putih, kira-kira terdapat 50 gram kandungan karbohidrat. Sedangkan untuk nutrisinya, nasi putih setidaknya mengandung fosfor, vitamin (B1, B2, dan B6), protein, zat besi, hingga magnesium.

Dengan kandungan karbohidrat dan nutrisi yang cukup banyak itu, mengonsumsi nasi putih pun mendatangkan banyak sekali manfaat untuk tubuh, diantaranya:

  • Sebagai sumber energi untuk tubuh
  • Membantu menjaga kesehatan otot, saraf, maupun tulang
  • Membantu dalam proses metabolisme karbohidrat
  • Menjaga kesehatan usus
  • Mengurangi risiko kanker kolorektal

Meski memiliki beragam manfaat baik, namun ada beberapa kondisi yang justru tidak diperkenankan untuk mengonsumsi nasi putih, terutama dalam porsi yang berlebihan.

Kondisi yang dimaksud itu adalah ketika menderita penyakit diabetes, jantung, stroke, ataupun saat diet.

Hal ini dikarenakan kandungan karbohidrat yang ada pada nasi putih terbilang tinggi. Saking tingginya, bahkan nasi putih dianggap menjadi penyebab terjadinya sindrom metabolik.

Untuk itu, idealnya sih mengonsumsi nasi per hari adalah 5 kepal nasi. Kamu dapat membaginya di waktu pagi, siang, dan malam hari.

(Baca Juga: 10 Manfaat Air Bekas Cucian Beras)

2. Nasi hitam

Berikutnya ada nasi hitam atau beras hitam yang termasuk dalam pembahasan jenis nasi beda warna beda gizi ini.

Di Indonesia sendiri, nasi hitam memang belum sepopuler nasi putih ataupun merah.

Konon menurut berbagai informasi yang beredar, nasi atau beras hitam ini adalah makanan utama yang hanya boleh dikonsumsi oleh raja di kerajaan China kuno.

Mereka percaya bahwa dengan memakan seporsi nasi hitam secara rutin bisa memperpanjang umur.

Anggapan tersebut rupanya bukan mitos belaka lho. Bahkan nasi hitam dinilai lebih mengandung banyak gizi ketimbang nasi putih biasa.

Dalam semangkuk porsi nasi hitam (100 gr) sudah terkandung 5 gr serat, 3,5 miligram zat besi, serta 8,5 gr protein.

Warnanya yang hitam didapat dari zat antosianin yang juga bersifat sebagai antioksidan dan antikanker.

Jumlah antioksidan pada nasi hitam sendiri dikenal cukup tinggi ketimbang buah bluberry.

Adapun senyawa antioksidan yang terdapat pada jenis nasi ini, berupa:

  • Tokoferol
  • Flavonoid
  • Proanthocyanin
  • Asam fitat

Sedangkan manfaatnya untuk tubuh, antara lain:

  • Mengurangi gula darah dan mencegah diabetes
  • Mengontrol kolesterol
  • Melindungi tubuh dari radikal bebas
  • Cocok untuk diet
  • Memelihara sistem pencernaan
  • Memelihara kesehatan jantung
  • Sebagai detoksifikasi tubuh

3. Nasi merah

Selanjutnya yang termasuk dalam pembahasan jenis nasi beda warna beda gizi adalah nasi merah.

Sama halnya dengan beras hitam, nasi merah juga paling direkomendasikan untuk mereka yang tengah menjalani program diet sehat.

Dalam seporsi nasi merah sudah terkandung beragam nutrisi baik untuk tubuh, diantaranya:

  • Karbohidrat
  • Serat
  • Protein
  • Vitamin B
  • Zinc
  • Lemak
  • Kalium
  • Magnesium
  • Zat besi
  • Fosfor

Berkat kandungan nutrisinya tersebut, mengonsumsi nasi merah yang juga dibarengi dengan sumber zat gizi lain seperti sayuran, telur dan daging, diyakini mampu memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.

Beberapa diantaranya seperti:

  • Mengontrol berat badan
  • Menyehatkan pencernaan
  • Mengurangi risiko kanker usus besar dan penyakit kardiovaskular
  • Mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2
  • Menjaga kesehatan jantung

Meski bermanfaat, namun kamu juga harus memperhatikan keseimbangan antara mengonsumsi nasi merah dan kecukupan akan cairan pada tubuh.

Pasalnya, nasi merah mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga kamu pun wajib mengimbanginya dengan mengonsumsi 8 gelas air putih per hari, sekaligus berolahraga secara rutin.

Jangan sampai mengabaikannya, jika tak ingin mengalami masalah pada pencernaan, seperti sembelit hingga kembung.

(Baca Juga: 3 Jenis Tepung Terigu Beserta Kegunaannya)

4. Nasi cokelat

Pembahasan yang terakhir mengenai jenis nasi beda warna beda gizi adalah nasi cokelat.

Nasi atau beras cokelat adalah sumber utama dari kalsium, vitamin B, serat, fosfor dan nutrisi penting lainnya.

Nasi cokelat juga biasa dikonsumsi untuk para pelaku diet. Kandungan serat yang tinggi dalam beras cokelat bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama, sekaligus meluruhkan lemak yang ada pada perut.

Selain itu, nasi cokelat juga direkomendasikan untuk mereka yang menderita autoimun ataupun mereka yang mengalami intoleransi terhadap gluten.

Namun, beras cokelat juga berisiko akan kontaminasi terhadap racun arsenik.

Untuk itu, saat memasaknya, kamu perlu menuangkan setidaknya 6 gelas air ke dalam wadah berisi beras cokelat, agar kadar arseniknya berkurang.

Nah, itu dia pembahasan CekAja seputar jenis nasi beda warna beda gizi. Selain mengetahui informasi ini, kamu bisa lho sekaligus membeli polis asuransi kesehatan di halaman utama CekAja.com.

Adanya asuransi bakal menjaga kamu dan keluarga dari risiko kesehatan maupun finansial.

Karena seperti yang kita tahu, di musim pandemi saat ini, kesehatan adalah perihal utama yang harus dijaga sebaik mungkin.

Jangan sampai terserang sakit atau risiko terburuknya menderita corona. Bukan hanya merepotkan tubuh saja, ongkos medis yang dikeluarkan untuk satu kali berobat saja bisa-bisa lebih mahal dari perkiraan.

Jadi, lebih baik memang untuk memiliki asuransi kesehatan, terutama dari CekAja.com.

Di CekAja, kamu bisa membandingkan sekaligus apply asuransi dari mitra terbaik yang CekAja miliki.

Proses pengajuannya juga praktis, bahkan bisa kamu lakukan kapanpun dan dimanapun.

Belum lagi dengan adanya promo berupa premi setahun hemat 2 bulan. Benar-benar menguntungkan lho.

Yuk, miliki asuransi kesehatan hanya dari CekAja.com!

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri