7 Jenis Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan Indonesia, Sinovac Sudah Pasti

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan kini telah menetapkan tujuh jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia secara bertahap, terhitung mulai pertengahan Januari 2021.

Pariwara

Vaksin Covid-19 Bukanlah Obat

Sebagian orang mungkin menganggap bahwa jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia adalah obat untuk penyakit menular itu. Anggapan ini jelas saja salah.

Vaksin bukanlah obat. Melainkan zat antigenik yang sengaja diberikan untuk membentuk kekebalan terhadap suatu penyakit, seperti halnya virus Covid-19.

Mereka yang nantinya mendapatkan vaksinasi akan sangat kecil kemungkinannya untuk tertular dari penyakit tersebut.

Nakes Termasuk dalam Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Pada tahap pertama, vaksinasi secara khusus diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan menyusul kemudian lansia serta para pekerja publik.

Berdasarkan informasi yang didapat dari laman Kompas, vaksinasi untuk tahap pertama rencananya bakal dilakukan oleh Kemenkes pada 15 hingga 25 Januari mendatang.

Sementara untuk tahap kedua, vaksinasi yang ditujukan untuk masyarakat rentan maupun mereka yang tinggal di wilayah dengan risiko penularan tinggi bakal dilakukan secara bertahap, terhitung sejak April 2021 sampai Maret tahun depan.

Penerima Vaksin akan Mendapatkan SMS Pemberitahuan

Pelaksanaan vaksinasi pertama bakal dilakukan pertengahan Januari mendatang.

Kementerian Kesehatan selaku koordinator nantinya bakal mengirimkan SMS pemberitahuan terhadap orang-orang yang menjadi prioritas utama dari program vaksinasi Covid-19.

Mereka yang menerima SMS pemberitahuan diminta untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi yang sifatnya wajib. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/Menkes/12757/2020.

Mengutip dari laman Kontan, pengecualian vaksinasi baru berlaku jika masyarakat yang menerima nyatanya tidak memenuhi kriteria, sesuai dengan indikasi vaksin Covid-19 yang tersedia.

(Baca Juga: Segini Biaya dan Lokasi Rapid Test Antigen Jabodetabek Terbaru)

Jenis Vaksin Covid-19 yang akan Digunakan Indonesia

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/12758/2020, rencananya Indonesia akan kembali mendatangkan vaksin dari perusahaan Novavax Inc asal Amerika Serikat.

Dengan begitu, jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia berjumlah tujuh jenis, yaitu vaksin Sinovac, vaksin dari PT Bio Farma, AstraZenecca, Sinopharm, Moderna, Novavax, serta vaksin Pfizer Inc and BioNTech.

Dari semua jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia, vaksin Sinovac lah yang sudah pasti akan diberikan kepada seluruh masyarakat.

Sementara yang lainnya masih dalam tahap negosiasi, berdasarkan penuturan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Nadia Tarmizi, yang dikutip dari laman Kompas.

Nah, untuk memudahkan kamu memahami ketujuh jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia, berikut CekAja paparkan informasi lebih detilnya di bawah ini.

1. Vaksin Sinovac

Pertama, jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia adalah vaksin CoronaVac buatan perusahaan bioteknologi China, Sinovac Biotech Ltd.

Jenis vaksin yang resmi digunakan oleh masyarakat Indonesia ini dinilai tidak berbahaya, sebab tidak menggunakan jaringan kera atau sel vero.

Mengutip dari laman Kontan, vaksin Sinovac sendiri mengandung empat unsur penting yang membuatnya layak untuk digunakan, diantaranya:

  • Mengandung inactivated platform virus Corona
  • Mengandung aluminium hidroksida yang berfungsi sebagai ajuvan untuk meningkatkan efektivitas vaksin
  • Mengandung larutan fosfat yang fungsinya sebagai stabilizer
  • Mengandung larutan garam, yang jika disuntikan vaksin bisa diterima dengan lebih nyaman

Berdasarkan panduan dari WHO, agar vaksin Sinovac dapat bekerja efektif dalam merangsang kekebalan, maka setidaknya diperlukan dua dosis dalam pemakaian vaksin tersebut.

Vaksin buatan China ini tidak hanya akan digunakan di Indonesia saja.

Mengutip dari laman Katadata, beberapa negara seperti Turki, Brazil, Chili, dan Bangladesh, juga turut membeli vaksin Sinovac.

2. Vaksin Sinopharm

Selain Sinovac, jenis vaksin yang akan digunakan Indonesia adalah Sinopharm. Vaksin ini juga dibuat oleh perusahaan farmasi asal China.

Vaksin Sinopharm menggunakan virus inaktif yang menjadi penyebab seseorang terpapar Covid-19.

Dari hasil uji klinis, vaksin ini memiliki tingkat efektivitas yang berbeda, khususnya pada pengujian di China dan Arab.

Hasil uji klinis di China memperlihatkan bahwa tingkat efektivitas vaksin Sinopharm hanya sekitar 79,34 persen. Sementara di Arab, tingkat efektivitasnya dapat mencapai angka 86 persen.

Melansir dari CNBC Indonesia, menurut pihak China National Biotec Group, hasil uji klinis yang berbeda itu bisa saja terjadi dan hal ini tidak mengurangi ke-validan dari vaksin Sinopharm.

Bahkan menurut kabarnya, pihak pemerintah China sudah memberikan vaksin Sinopharm kepada kurang lebih satu juta jiwa.

Menyoal harga, vaksin Sinopharm ini dijual sekitar Rp2,06 juta per dua dosis.

3. Vaksin Novavax

Selanjutnya ada Novavax yang juga termasuk dalam jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia.

Vaksin buatan Amerika Serikat ini berbasis protein yang direkayasa dari virus SARS-CoV-2, yang seperti kita tahu adalah virus penyebab penyakit Covid-19.

Protein rekayasa dari vaksin Novavax disebut NVX-CoV2373. Dengan memadukan teknologi nanopartikel rekombinan, vaksin ini menghasilkan antibodi yang sangat tinggi.

(Baca Juga: 6 Institusi yang Membuat Vaksin Corona di Indonesia)

4. Vaksin AstraZenecca

Jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia ini memiliki perbedaan signifikan dengan vaksin Sinovac maupun Sinopharm.

Vaksin buatan Inggris ini bukan menggunakan inactivated virus sebagai kandungannya, melainkan adenovirus.

Adenovirus adalah sebuah virus produktif yang beruntai dan tidak terbungkus.

Dengan adenovirus, vaksin yang akan disuntikkan tentu saja aman bahkan minim efek samping.

Untuk harga, bisa dibilang AstraZenecca adalah vaksin yang paling murah dibandingkan ketiga jenis vaksin sebelumnya.

Di mana per dua dosis yang diimpor, vaksin ini hanya sekitar Rp56 ribu saja.

5. Vaksin Merah Putih

Indonesia pun tengah berjuang untuk memproduksi vaksin Covid-19 sendiri yang kini dikembangkan oleh PT Bio Farma.

Diberi nama Merah Putih, vaksin ini memadukan protein rekombinan, RNA, dan DNA.

Mengutip dari laman Katadata, hingga sekarang vaksin Merah Putih masih dalam tahapan uji pra klinis pertama dan kedua.

Vaksin ini diperkirakan akan mendapatkan izin edar pada 2022 mendatang, sebab pihak Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Ejikman, masih harus menyelesaikan fase eksplorasi laboratorium.

6. Vaksin Moderna

Moderna juga termasuk dalam daftar jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia.

Vaksin ini hampir serupa dengan vaksin AstraZenecca, di mana kandungan utamanya adalah mikroorganisme.

Bernama Mrna-1273, vaksin ini dinilai mampu merangsang sel-sel tubuh untuk menciptakan antibodi terhadap virus Covid-19.

Dengan kata lain, jika disuntikkan, vaksin Moderna ini bakal membentuk spike protein.

7. Vaksin Pfizer Inch and BioNTech

Terakhir, jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia adalah Pfizer and BioNTech.

Menggunakan teknologi mRNA, vaksin buatan Jerman ini diklaim memiliki tingkat efikasi hingga 90 persen.

Pfizer Inch and BioNTech selaku produsen diketahui sudah mendapatkan izin edar terbatas, bukan hanya di Jerman, melainkan juga di Kanada, Amerika Serikat, serta Inggris.

Sementara di Indonesia, pemerintah diketahui masih melakukan negosisasi agar vaksin ini dapat digunakan oleh masyarakat.

Nah, itu tadi informasi seputar jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan Indonesia.

Selain mendapatkan SMS pemberitahuan, masyarakat bisa mengecek penerimaan vaksin gratis lewat situs https://pedulilindungi.id/.

Lindungi Diri dan Keluarga dengan Asuransi Kesehatan

Meskipun nanti vaksinasi dilakukan, namun gak ada salahnya buat kamu untuk tetap memberikan perlindungan bagi diri sendiri maupun keluarga tercinta dengan asuransi kesehatan.

Adanya asuransi bakal membuat diri terlindung dari risiko kesehatan, apalagi karena produk ini dapat digunakan di banyak rumah sakit, baik untuk penyakit biasa hingga kritis.

Untuk membeli polis asuransi kesehatannya, kamu dapat langsung mengakses produk asuransi di CekAja.com.

CekAja hadir untuk membantu kamu mencari produk asuransi kesehatan yang tepat sesuai kebutuhan dan bujetmu.

Selain membandingkan, kamu juga bisa membeli polis asuransinya secara online di sini, hanya dengan menyertakan dokumen penunjang.

Jadi, tunggu apalagi?

Yuk, langsung cek produk asuransi kesehatan di CekAja.com, dan nikmati premi setahun hemat 2 bulan.

Pariwara