Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Jika Uang Papa Minta Saham Dibelikan Barang, Rakyat Indonesia Bisa Dapat Apa Saja Ya?

by Surtan Siahaan on 22 Desember, 2015

tips jadi miliarder _ investasi - CekAja.com

Setya Novanto akhirnya mundur sebagai Ketua DPR RI periode 2014-2019. Meski demikian, berita gaduh yang melibatkan dirinya dalam dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden RI kepada PT Freeport Indonesia akan terus diingat.

Penyebabnya bukan hanya tindakan yang dilakukan tidak etis namun nilai yang bisa saja masuk kantong akibat pencatutan nama tersebut sangat fantastis. Berdasarkan informasi yang ramai diberitakan di media masa, jumlah saham yang diminta kepada Freeport mencapai 20%.

Rinciannya 11% untuk Presiden Jokowi dan 9% untuk Wakil Presiden Jusuf Kalla. Jika menggunakan kalkulasi yang dilakukan beritagar.id (17/11), 20% saham tersebut bisa setara dengan uang senilai Rp 28 triliun.

Jumlah yang amat berarti apabila digunakan membiayai kebutuhan rakyat Indonesia. Ingin tahu apa saja yang bisa diperoleh dengan uang senilai Rp triliun tersebut? CekAja daftar di bawah ini:

Rakyat bebas dari kelaparan

Meski Indonesia selalu disebut-sebut sebagai negeri yang kaya, banyak rakyatnya masih hidup miskin. Tidak sedikit pula yang masih mengalami kelaparan akibat tidak mampu mengakses sumber makanan.

Berdasarkan hasil penelitian Organisasi Pangan Dunia (FAO), seperti dirilis oleh nationalgeographic.co.id, diperkirakan sebanyak 19,4 juta penduduk hidup dalam kelaparan. Dengan asumsi biaya makan yang layak mencapai Rp 30.000 per hari, maka uang senilai Rp 28 triliun bisa digunakan membiayai 1,5 bulan belanja makan penduduk miskin yang kelaparan.

(Baca juga: Meski Sepele, Tapi Bisa Bangkitkan Motivasi Kerja)

Bayi bebas gizi buruk

Kasus gizi buruk juga masih menghantui bali Indonesia. Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, seperti diberitakan Tribunnews.com (1/6) menyebut angka kasus gizi buruk di Indonesia masih cukup tinggi.

Dari 32 juta balita, sebanyak 5,4 juta di antaranya mengalami gizi buruk. Salah satu penyebab gizi buruk adalah kualitas makanan yang tidak memadai. Salah satunya balita Indonesia tidak mampu mengkonsumsi susu yang mahal.

Dengan asumsi harga susu bayi (Bebelac 3 Vanilla Bebenutri Plus 1800g) senilai Rp 261.900, uang senilai Rp 28 triliun bisa dibelanjaan menjadi 106 juta kaleng susu.

Bebas biaya kesehatan

Biaya kesehatan di Indoensia kian mencekik leher. Untuk mengatasi hal ini pemerintah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mengurus masalah pelayanan kesehatan seluruh warga.

Meski masih banyak keluhan dialamatkan pada BPJS kesehatan, tidak sedikit yang terbantu karena biayanya cukup murah. Contohnya, warga ingin dirawat di kelas I ketika sakit, maka wajib mengangsur Rp 59.500 per kepala per bulan.

Sedangkan untuk layanan kelas II, iurannya Rp 42.500 per bulan. Begitu juga dan kelas III yang mewajibkan iuran Rp 25.500 per bulan. Dengan asumsi biaya BPJS mencapai Rp 59.500 per bulan maka uang senilai Rp 28 triliun bisa digunakan membiayai iuran BPJS Kesehatan seluruh rakyat Indonesia (255 juta jiwa).

Bahkan, masih tersisa uang senilai Rp 12,8 triliun.

140.000 keluarga dapat rumah gratis

Perumahan adalah problem klasik di Indonesia. Saat ini masih sangat banyak warga yang tidak memiliki tanah apalagi rumah pribadi. Dengan sumsi harga sebuah rumah sederhana mencapai Rp 200 juta per unit, maka uang saham yang diminta dari Freeport bisa digunakan untuk membelikan 140.000 keluarga rumah baru.

1,6 juta motor untuk pelaku usaha mikro

Motor adalah kendaraan favorit penduduk Indonesia. Selain harganya terjangkau, motor juga efektif digunakan di Indonesia. Motor bisa digunakan sebagai kendaraan pribadi maupun alat angkut untuk bisnis. Harga satu unit motor memang bervariasi.

Namun, jika menggunakan asumsi rata-rata motor matic baru senilai Rp 17 juta per unit, maka uang senilai Rp 28 triliun bisa digunakan membeli Rp 1,6 juta motor. Bayangkan bila motor tersebut diberikan pada 1,6 juta pelaku usaha mikro.

(Baca juga: Tips Manajemen Keuangan UKM Agar Terus Berkembang)

164 ribu mobil untuk pelaku usaha

Memiliki mobil adalah impian kebanyakan rakyat Indonesia. Manfaat kendaraan ini pun sangat banyak. Bisa untruk mengangkut penumpang hingga berbisnis. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan mobil untuk berjualan mulai dari makanan hingga pakaian.

Oleh karenannya, mobil menjadi barang yang sangat diinginkan orang. Harga mobil memang bermacam-macam. Namun, untuk contoh kita bisa menggunakan harga Avanza yang mencapai Rp 170 juta.

Jika uang saham Freeport yang diminta Setya Novanto dikonversi menjadi mobil, terdapat sedikitnya 164.000 mobil yang bisa dibagikan gratis sebagai modal usaha.

Tentang Penulis