Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Jokowi Naik Motor dan Fakta-fakta Menarik Asian Games 2018

by Gito on 20 Agustus, 2018

Pentas olahraga terbesar di Asia baru saja dimulai. Pembukaannya secara resmi dilangsungkan di Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Sabtu sore kemarin. Menariknya, dalam seremonial pembukaan acara, Presiden Joko Widodo tampil mengesankan dengan menunggangi sepeda motor milik salah satu Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berjenis Yamaha FZ 1.000 CC.

Aksi teatrikal yang melibatkan Joko Widodo sebagai pemeran utamanya itu tentu saja menarik banyak perhatian. Betapa tidak, orang paling berkuasa di Indonesia, ikut andil dalam meramaikan dan menyukseskan event yang sudah kali ke dua di gelar di Indonesia itu.
Selain itu, terdapat sejumlah fakta menarik lainnya yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Berikut 5 fakta menarik dalam Asian Games 2018, cek yuk !

Indonesia Tuan Rumah Pengganti

Indonesia didapuk menjadi tuan rumah bagi 11.478 atlet dari 45 negara yang bakal berkompetisi memperebutkan emas untuk tanah airnya. Terpilihnya Indonesia menjadi penyelenggara Asian Games 2018 merupakan suatu kehormatan yang sangat berarti. Karena dalam gelaran ini, Indonesia bisa unjuk gigi kepada negara – negara lain di Asia terkait kemampuannya mengelola event akbar bertaraf internasional.

Namun siapa sangka jika terpilihnya Indonesia merupakan hal yang tidak didiga sebelumnya. Ya, pada saat pemilihan negara penyelenggara Asian Games 2018 yang dilakuka pada tahun 2012 lalu, yang mendapatkan suara terbanyak adalah Vietnam dengan rencana penyelenggaraan di Hanoi.

(Baca Juga : Yuk, Siapkan Bujet Travelling Sekaligus Nonton Asian Games 2018 di Palembang!)

Dalam prosesi pemilihan, Hanoi mengantongi 29 suara, sementara Indonesia mengusung Surabaya sebagai kota penyelenggara Asian Games 2018 hanya memperoleh 14 suara. Nah 2 tahun berselang, tepatnya di 2014, Vietnam menyatakan mundur untuk menjadi tuan rumah karena terjadi resesi ekonomi di negaranya

Alhasil Olympic Council of Asia (OCA) mencari negara mana yang akan menjadi penyelenggara Asian Games 2018. Pilihan jatuh ke Jakarta dan Palembang sebagai tempat pelaksanaan Asian Games menggantikan Hanoi.

Uniknya, baru dalam gelaran kali ini pula, pertandingan Asian Games dilakukan di 2 kota yang berbeda. Maklum, sejak tahun 1951 lalu, pelaksanaan Asian Games hanya dilangsungkan di 1 kota saja.

Satukan Korea Selatan dan Korea Utara

Di bawah payung Asian Games 2018, untuk pertama kalinya tim Korea Utara dan Korea Selatan melebur menjadi satu tim. Meskipun hal itu tidak dilakukan di seluruh cabang olahraga, tetapi paling tidak masyarakat dunia bisa belajar arti toleransi dari dua negara tersebut.

Tim Korea Utara dan juga Korea Selatan bergabung dalam cabang olahraga Kano, Dayung dan juga Basket. Tim yang berada di bawah bendera Semenanjung Korea Bersatu itu menggunakan nama kontingen Korea sebagai nama perwakilannya.

Jadi jangan kaget ketika Anda akan menemukan 3 negara Korea dalam pertandingan Asian Games 2018, ada Korea Utara, Korea Selatan dan juga Korea. Sebenarnya hal serupa juga pernah dilakukan pada saat Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan pada Februari lalu.

(Baca Juga : Cek Yuk, Apa Saja Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games 2018!)

Kala itu kedua pemerintah setuju untuk membuat tim gabungan untuk pertandingan yang akan datang dan untuk kompetisi internasional lainnya. Kedua tim akan mengadakan lebih banyak diskusi untuk membuat rincian.

10 Cabang Olahraga Baru

Dalam Asian Games 2018 terdapat 10 cabang olahraga baru. Salah satu diantaranya adalah bridge. Selain itu juga ada cabang olahraga Baskes 3×3, Ketski, Ju-jitsu, Pencak silat, Kurash, Paralayang, Panjat Tebing, Roller State dan Sambo.

(Baca Juga : Asian Games Sumbang Rp40 Triliun untuk Jakarta Dan Palembang)

Secara total, ada 40 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam perhelatan akbar ini. Khusus bridge, cabang olahraga ini telah mengalami proses yang panjang hingga akhirnya disetujui sebagai salah satu cabang olahraga yang layak dipertandingkan dalam Asian Games.

Persetujuannya sendiri baru didapatkan pada tahun 2016 setelah Pengurus Besar Gabungan Bridge seluruh Indonesia (PB GABSI) terus melakukan persuasi kepada OCA.

Membentuk Komite Khusus

Demi dapat menampilkan hasil yang terbaik saat Asian Games berlangsung, Indonesia merasa perlu membuat komite khusus yang nantinya bertanggung jawab sebagai panitia pelaksana kegiatan. Komite resmi yang dibentuk oleh pemerintah itu diberi nama Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee).

(Baca Juga : Daftar Bisnis yang Moncer Saat Asian Games 2018, Cek Yuk!)

Komite itulah yang terus melakukan sinergi dan juga kerjasama antar lembaga untuk dapat menyajikan penampilan yang membanggakan. Dikepalai oleh seorang pebisnis handal, Erick Thohir yang juga mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu berhasil menampilkan acara pembuaan Asian Games 2018 yang memukau.

Hewan Asli jadi Maskot Asian Games

Dalam Asian Games 2018, Inasgoc memperkenalkan 3 maskot yang diilhami dari 3 jenis binatang khas Indonesia. Melansir laman Inasgoc, maskot tersebut merupakan asosiasi dari bangsa yang kuat dan bersatu di bawah filosofi Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga maskot tersebut adalah Bhin-Bhin, seekor burung cendrawasih yang menggunakan rompi motif asmat dari Papua. Kemudian, seekor ada Atung yang merupakan rusa bawean dan terakhir Kaka asosiasi dari badak bercula satu

Asian Games 2018 memang tidak hanya berbicara tentang olahraga saja, didalamnya juga terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menambah pundi-pundi rupah melalui bisnis dadakan. JIka Anda membutuhkan modal, ajukan dan bandingkan di CekAja.com.

Tentang Penulis

Jurnalis, penyuka musik britpop, sangat suka dengan dendeng kering.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami