Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Jokowi Sebut Uji Coba LRT Cibubur-Cawang Dilakukan Bulan Ini

by Gentur Putro Jati on 6 November, 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta manajemen PT LRT Jakarta untuk melakukan uji coba layanan Light Rail Transit/Lintas Raya Terpadu (LRT) jalur Cibubur-Cawang pada bulan November ini. Keinginan tersebut disampaikan Jokowi lewat fanpage Facebook miliknya, Rabu (6/11).

Orang nomor satu di Indonesia itu menulis harapan tersebut setelah pada 8 Oktober 2019 lalu, satu rangkaian kereta LRT Jabodetabek selesai dikerjakan dan telah dikirim PT INKA (Persero) kepada PT LRT Jakarta.

Sebulan kemudian, November ini, kereta itu menjalani serangkaian uji coba di jalur LRT yang telah membentang di jalur Cibubur-Cawang.

“Inilah moda transportasi terbaru yang akan melayani penumpang di Jakarta dan sekitarnya setelah kereta MRT akhir Maret lalu,” kata Jokowi.

Jika rampung nanti, Jokowi mencatat akan ada 31 rangkaian kereta LRT yang melayani jalur Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang- Bekasi Timur.

(Baca juga: Yuk Berburu Properti di Dekat MRT!)

Sebelumnya, PT LRT Jakarta telah memulai uji publik LRT jalur Pegangsaan Dua-Velodrome pada Juni 2019 lalu.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mengatakan, masa uji publik akan diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Allan mengatakan, perpanjangan masa uji publik itu merupakan salah satu persiapan sebelum operasi komersial LDT yang juga belum jelas tanggalnya.

Selain itu, kata Allan, warga yang ingin mengikuti uji coba tak perlu lagi melakukan registrasi.

“Kalau tadinya butuh registrasi online, mulai besok LRT Jakarta dapat digunakan oleh masyarakat umum tanpa registrasi. Jadi cukup membawa teman, keluarga ke stasiun dan akan dilayani,” kata Allan dalam konferensi pers di Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (21/6).

PT LRT Jakarta melakukan uji publik sejak Selasa (11/6). Selama masa uji publik, warga bisa menumpangi LRT Jakarta dari lima stasiun yaitu Stasiun Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, dan Boulevard Utara.

Sesuai rencana, PT LRT Jakarta akan mengenakan tarif Rp5.000 per penumpang setelah tahap uji publik selesai nanti. Tarif tersebut berlaku flat, alias mau naik dan turun di mana saja harganya sama.

(Baca juga: Habis MRT, Terbitlah LRT! Yuk Ikutan Uji Coba Publiknya!)

Pembayaran bisa dilakukan dengan cara membeli tiket single trip. Selain itu PT LRT Jakarta juga menyediakan seasonal trip, alias tiket musiman yang bisa dipakai lebih lama.

Selain tiket LRT Jakarta, kartu yang bisa kita pakai untuk naik TransJakarta dan MRT juga bisa dipakai kok. Seperti Flazz, E-Money, Tapcash dll.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum