Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Jurus Jitu Kumpulkan Uang Nikah Dalam 1 Tahun!

by Gito on 25 April, 2019

Menikah merupakan impian bagi semua orang. Sifat dasar manusia yang selalu membutuhkan orang lain menjadikan perkara menikah sebagai pencapaian tertinggi dalam hidupnya.

atur uang untuk pasangan menikah _ kartu kredit - CekAja.com

Menikah memang tidak melulu soal hati. Ada banyak hal yang harus disiapkan dan juga dipertimbangkan dengan matang sebelum kamu melangkahkan kaki untuk menjalani pernikahan.

Tetapi ketika hati dirasa mantap, biasanya semua persiapan akan menjadi mudah. Itu terjadi lantaran di pikiran sudah bahagia lebih dulu. Jadi apapun yang terjadi, serba gampang.

Karena riangnya menyambut pernikahan, tidak sedikit juga yang berniat membuat pesta pernikahan semeriah mungkin. Bahkan ada juga yang rela menghabiskan dana hingga miliaran rupiah hanya untuk merayakan pesta yang dilakukan tidak lebih dari 4 jam.

Hal terpenting yang harus disadari adalah, pernikahan itu bersifat sakral dan diharapkan hanya terjadi sekali seumur hidup. Tetapi bukan berarti juga kamu bisa menghamburkan banyak rupiah tanpa memikirkan kehidupan setelah menikahnya nanti.

Ya, banyak orang yang akhirnya terjebak dengan euphoria pesta pernikahan yang membahana. Tetapi kehidupan pasca pernikahannya tidak dipikirkan bagaimana seharusnya.

Jika membincang pernikahan di Indonesia memang tidak bisa dilepaskan dari yang namanya budaya. Konon hal itulah yang akhirnya membuat bujet menikah membengkak tak terhingga. Padahal jika menurut sarat sahnya menikah, tidak mahal kok.

Nah buat kamu yang sedang merencakanan pernikahan, jangan takut kantong bolong. Simak jurus ampuh untuk mengumpulan uang pernikahan dalam waktu 1 tahun, yuk!

(Baca juga: Rekomendasi Wisata Halal di Jepang, Ada Masjid Camii Tempat ‘Syahreino’ Menikah)
Buat Rekening Khusus

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat rekening baru. Untuk apa? Untuk memisahkan pengeluaran pribadi kamu dan dana menikah. Jangan sampai nanti malah uang yang kamu simpan di satu rekening menjadi habis hanya untuk memenuhi nafsu semata.

Rekening khusus ini juga bisa kamu komunikasikan dengan calon pendamping. Jadi ini akan menjadi semacam tabungan bersama. Usahakan mengisi rekening tersebut paling tidak sekitar 20 persen dari total penghasilan kamu.

Butuh pengorbanan memang, karena berarti kamu dan pasangan harus lebih mengatur pengeluaran dengan lebih bijak lagi. Tetapi seperti pepatah, no pain no glory!. Jadi tidak ada masalah seharusnya, toh juga itu untuk kepentingan bersama juga.

Stop Gaya Hidup Mewah

Ketika sedang dalam masa pacaran atau penjajakan, biasanya kamu para lelaki bakal menunjukkan banyak kemewahan kepada pasangannya. Hal itu bertujuan untuk membuat kagum sang wanita. Tetapi kalau kalian sudah merencanakan pernikahan, sudahilah hal konyol seperti itu.

Karena sayang bukan, uang yang sudah kamu kumpulkan lewat pekerjaan habis hanya untuk memanjakan lidah ataupun penglihatan semata. Lebih baik kamu dan pasangan menikmati waktu berdua di rumah untuk membangun chemistry.

Bujet untuk makan mewah direstoran bisa ditabung dan dialihkan untuk melakukan barbeque di rumah. Jadi makan – makannya dapat, aktivitas untuk membangun hubungan juga dapat.

(Baca juga: Cek! 5 Kebutuhan Utama Pasangan yang Baru Menikah)
Jaga Tabungan Pribadi Tetap Tebal

Selain membuat rekening bersama, kamu juga harus memastikan rekening pribadi kamu tetap tebal lho. Karena nanti itu bisa digunakan untuk kehidupan setelah menikah ataupun untuk menutup kekurangan biaya pernikahan.

Jadi masing-masing dari kamu dan pasangan memang sudah harus melakukan penghematan. Alokasikan bujet paling tidak sekitar 20 persen dari total penghasilan. Lebih besar lebih baik lagi malahan.

Investasi

Mengutip kalimat terkenal dari investor super kaya, Warren Buffet, don’t put all eggs in one basket. Hal itu sangat benar, jangan menaruh seluruh uang kamu di satu instrumen keuangan saja. Misal kamu sudah melakukannya di satu tabungan, jangan benamkan semua uang di situ.

Kamu bisa melakukan investasi misalnya. Jadi kalau jumlah tabungan kamu totalnya Rp10 juta, alokasikan Rp3 juta atau Rp4 juta ke produk investasi. Jangan juga menaruh seluruh uang kamu di produk investasi. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir efek kerugian jika ada.

Investasi apa yang bisa kamu lakukan? Ada banyak sekali produk yang bisa kamu manfaatkan. Ada reksadana, deposito, tabungan emas atau obligasi. Tetapi yang harus diingat, kamu juga harus paham prinsip investasi, ada potensi kerugian juga didalam setiap investasi.

Tetapi bukan berarti selalu rugi. Itu pentingnya riset sebelum melakukan pembelian produk investasi. Jadi ayo benamkan uang mu di produk investasi dan rasakan untungnya!

Kamu juga bisa membeli produk reksadana  di CekAja.com. Tidak perlu repot datang ke bank ataupun perusahaan sekuritas, cukup mainkan jarimu di ponsel tanpa harus antri dan kepanasa.

Tentang Penulis

Jurnalis, penyuka musik britpop, sangat suka dengan dendeng kering.