Kabar Duka, Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia

Kabar Duka Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari penyanyi, pembawa acara, sekaligus aktor legendaris Indonesia yaitu Bob Tutupoly.

Melansir dari antvklik pada Selasa, 5 Juli 2022, Bob Tutupoly dikabarkan telah meninggal dunia pada hari ini. Kabar ini diketahui melalui pengamat musik Stanley Tulung yang mengunggah sebuah momen bersama mendiang Bob Tutupoly, Dewa Budjana, dan Helmy Yahya dan serta beberapa rekan lainnya  di akun media sosialnya.

“RIP Oom Bob Tutupoly… Terima kasih untuk semua yg sudah Oom Bob berikan untuk kita semua.. Semoga lapang jalanmu menuju keabadian sejati,” tulis akun @stanleytulung, Selasa dini hari, 5 Juli 2022.

Tak hanya Stanley Tulung saja yang mengungkapkan kabar kepergian Bob Tutupoly, Addie MS juga mengunggah ucapan selamat jalan kepada Bob Tutupoly melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

“Selamat jalan, Om Bob Tutupoli,” tulis Addie MS.

Sementara itu, melansir dari intipseleb pada Selasa, 5 Juli 2022, Stanley Tulung juga memberikan kabar bahwa jenazah Bob Tutupoly di semayamkan di Jakarta. Ia juga mengatakan akan memberitahu informasi selanjutnya melalui media sosialnya.

“Rencananya jenazah Bob Tutupoly akan disemayamkan di Rumah Duka RS Siloam Semanggi…

Kabar lanjutan menyusul,” tulis Stanley dalam unggahan setelahnya.

Semasa hidupnya, Bob Tutupoly memulai karir di dunia hiburan sejak tahun 1965 yang pada saat itu ia memulai rekaman bersama dengan saudaranya, yaitu Pattie Bersaudara.

(Baca juga: 6 Sumber Kekayaan Deddy Corbuzier)

Kemudian Bob Tutupoly dikenal dengan lagu-lagunya yaitu Lidah Tak Bertulang, Tiada Maaf Bagimu, Tinggi Gunung Seribu Janji, dan lain-lain.

Akan tetapi, Bob lebih tertarik untuk menyanyi hingga akhirnya ia bergabung dengan Bill Saragih di band The Jazz Riders pada tahun 1960.

Pada tahun 1969, Bob Tutupoly juga pernah pergi ke Amerika Serikat dan memimpin sebuah restoran milik Pertamina di kota New York.

Lalu setelah pulang kembali ke Indonesia, Bob menjadi populer setelah membawakan lagu Widuri ciptaan Slamet Adriyadi hingga kemudian ia menjadi sangat terkenal hingga saat ini. Bob juga sempat menjadi pemandu acara kuis di TVRI.

Semenjak kecil, Bob dan keempat saudaranya didik oleh sang ayah dengan disiplin militer karena sang ayah berdinas di Angkatan Laut sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia dan tetap membela TNI saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Sementara bakat seni Bob diwarisi dari kedua orang tuanya dimana ayahnya gemar bermain suling dan ibunya merupakan penyanyi di gereja.

Kegemaran Bob akan dunia tarik suara mulai terlihat ketika dirinya masih kecil dan mulai bernyanyi untuk mendapatkan uang jajan lebih.

Ketika menduduki bangku SMA, Bob bergabung dalam Kwartet Jazz di RRI Surabaya karena ajakan dari Didi Pattirane.

Bersama dengan Didi Pattirane tersebut, Bob Tutupoly juga merekam lagu-lagu daerah Maluku seperti Sulie, Donsi Bagici, dan juga Mande-mande.

Ketika masa itu, Bob juga diajak bergabung dengan Chen Brothers (Bubi Chen, Nico, Jopie Chen, dan Frans) untuk mengisi sebuah acara dansa di kalangan atas.

Bob Tutupoly juga sempat tergabung di dalam Band Bhinneka Ria bersama dengan Loudy Item, Award Seweileh, Bubi Chen, Hasan Alamudin, Marius Diaz, dan Yusmin.

Pada masanya, band tersebut berhasil meraih juara festival band di Surabaya dan festival band se-Jawa di Jakarta.

Band Bhinneka Ria ini juga sempat bermain bersama dengan Trio Los Pancos yang kemudian merekam lagu bertajuk Oto Bemo, Kopral Jono, dan lain sebagainya.

Bob Tutupoly kini menghembuskan nafas terakhirnya di usia 82 tahun.