Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Kabinet Indonesia Maju: 3 Pengusaha yang Rela Lepas Jabatan CEO

by Miftahul Khoer on 23 Oktober, 2019

Prediksi sebagian publik yang memastikan tiga pengusaha muda yakni Nadiem Makarim, Wishnutama Kusubandio dan Erick Thohir masuk kabinet Jokowi-Ma’ruf rupanya tak meleset. Nama ketiganya bertengger dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. 

kebiasaan miliarder kaya _ investasi - CekAja.com
Pada Senin, 21 Oktober 2019 ketiga pengusaha tersebut datang ke Istana Presiden untuk bertemu Jokowi membahas terkait posisi kabinet untuk lima tahun ke depan. Meski saat itu belum jelas ketiga pengusaha tersebut bakal menduduki menteri apa, tetapi dipastikan ketiganya bakal berada di jajaran kabinet.

Padahal, sebelumnya diketahui Nadiem, Wishnutama,  dan Erick Thohir merupakan pengusaha yang bisa dibilang cukup sukses membawa nakhoda bisnisnya semakin berkembang. Dalam bahasa lain, ketiga pengusaha ini dinilai profesional.

Ketiga pengusaha ini juga menduduki jabatan strategis di perusahaannya yakni sebagai CEO atau yang punya kendali besar terhadap perusahaan. Namun, fakta berkata lain. Jabatan strategis di perusahaan swasta yang mereka kendalikan tampaknya harus ditanggalkan sejenak karena mereka merasa terpanggil untuk mengabdi kepada negara.

Nah, berikut kami telah merangkum sekilas kiprah ketiga pengusaha yang rela menanggalkan jabatan CEO-nya tersebut hanya untuk berada di barisan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 untuk membantu roda pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Kuy simak!

Erick Thohir

Pengusaha papan atas Indonesia Erick Thohir mendapat mandat untuk menjadi Menteri BUMN. Erick merupakan sosok yang ‘berkeringat’ mengantarkan Jokowi-Ma’ruf terpilih menjadi presiden dan wakil presiden. Erick adalah Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf setelah ia berhasil menjadi Ketua Panitia Asian Games 2018.

Sebelumnya, ia memang mengaku tidak tertarik untuk masuk dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf. Namun, akhirnya ia menerima juga tawaran Jokowi untuk membantunya dalam lima tahun ke depan.

Sepak terjang Erick Thohir dalam mengelola perusahaan tidak perlu diragukan lagi. Profesionalisme itulah yang tampaknya menarik perhatian Jokowi agar Erick bisa masuk jajaran kabinet.

Saat ini, Erick bersama rekan-rekannya Muhammad Lutfi, Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy, mendirikan perusahaan media di bawah bendera Mahaka Group. Grup Mahaka Media saat ini menaungi sejumlah media mulai dari Republika, majalah a+, Parents Indonesia dan Golf Digest. Selain itu ada juga JakTV, radio Prambors FM, Delta FM, FeMale Radio dan GEN 98.7 FM.

Ia juga dikenal sebagai pengusaha bertangan dingin yang sukses mengelola industri olahraga baik lokal maupun internasional. Ia sempat menggemparkan dunia ketika membeli saham Inter Milan, DC United, dan klub dunia lainnya.

Kini, ia benar-benar ditantang, apakah ia akan berhasil mengelola sebuah lembaga negara yang akan dipimpinnya? Kita tunggu saja.

(Baca juga: Jokowi Kawinkan 16 Menteri Lama dengan 22 Muka Baru di Kabinet Indonesia Maju)
Nadiem Makarim

Nadiem Makarim akan menjalani peran baru sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Nadiem sebelumnya disebut-sebut masuk jajaran kabinet dari kalangan profesional karena dinilai sukses membawa Gojek menjadi perusahaan decacorn atau perusahaan yang memiliki valuasi di atas 10 miliar dolar AS atau setara dengan Rp140 triliun.

Rasa senang Nadiem setelah dipanggil Jokowi ke istana tampak terlihat ketika diwawancarai awak media. Ia juga memastikan telah mundur dari Gojek sebagai CEO dan memilih fokus untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dalam lima tahun ke depan.

Pria kelahiran Juli 1984 tersebut merupakan lulusan Harvard Business School dengan gelar Master of Business Administration. Segudang pengalaman kerjanya cukup mumpuni mulai dari konsultan manajemen di McKinsey & Company, mendirikan Zalora Indonesia hingga berhasil mendirikan Gojek yang saat ini sudah go international.

Nadiem yang juga disebut-sebut Jokowi sebagai sosok menteri dari kalangan milenial ini disebut-sebut sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Laporan Globe Asia pada tahun lalu menyebutkan kekayaan Nadiem Makarim mencapai sekitar USD100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun.

(Baca juga: Dipanggil ke Istana, Begini Perjalanan Karier dan Kekayaan Pendiri NET TV Wishnutama)
Wishnutama

Wishnutama menduduki jabatan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jabatan Wishnutama sebagai CEO di NET TV sebetulnya sudah tidak diembannya sejak April 2019 dan digantikan oleh rekannya Deddy Sudarijanto. Ia ditunjuk sebagai komisaris utama di NET. Selain itu, ia juga merupakan komisaris di portal berita online Kumparan.

Tama, begitu ia disapa merupakan salah satu sosok yang namanya kuat disebut-sebut masuk kabinet. Ia dinilai cocok masuk kabinet setelah sukses menjadi Creative Director dalam hajatan akbar Asian Games 2019.

Perjalanan panjang Tama sebagai sosok profesional cukup mumpuni. Sebelum mendirikan di Net, ia berhasil membesarkan Trans TV dengan program-program favorit seperti Extravaganza, Dunia Lain, Opera Van Java dan banyak program lainnya.

Maka tidak heran jika Wishnutama banyak meraih penghargaan sebagai CEO terbaik baik untuk bidang penyiaran maupun untuk bidang lain.

Karier Wishnutama di dunia media berawal ketika ia menjadi Production Assistant di New England Cable News Amerika Serikat. Ia lalu menjabat Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston sampai 1994. Semua posisi yang ia emban dilakoninya dari nol.

Ia kemudian kembali ke Indonesia dan mendapat tawaran kerja sebagai Supervisor On Air Promotion di Indosiar pada 1994. Tak berselang lama, kariernya menanjak menjadi Production Assistant, Executive Producer News serta Production Division, dan Production Manager.

Pada 2001 ia memilih berkiprah di Trans TV, televisi milik taipan Chairul Tanjung dari posisinya sebagai Kepala Divisi Produksi, Direktur Operasional, Wakil Direktur Utama hingga menjadi CEO Trans TV.

Kini, ia mencoba banting setir. Profesionalismenya akan diuji untuk membawa negara Indonesia menjadi seperti apa? Kita tunggu saja gebrakannya.

Nah, bagaimana kiprah mereka semua di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024? Kita pantau saja ya!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.