Kado Akhir Tahun, Jokowi Dinobatkan Sebagai Asian of The Year 2019!

2 min. membaca Oleh CekAja on

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Baru-baru ini dia dinobatkan sebagai Asian of The Year 2019 versi surat kabar Singapura, The Strait Times.

Mengutip laman Setkab.go.id, dipilihnya Jokowi sebagai tokoh Asian of The Year karena sosok pria kelahiran Solo 1961 itu dinilai mampu memperkuat posisi lokal dan globalnya.

Di tingkat lokal, Kakek dari 2 cucu itu sukses mempertahankan posisinya sebagai orang nomor satu di Indonesia dalam kontestasi politik pemilihan presiden yang digelar di bulan April lalu.

Sementara di tingkat global, Jokowi menjadi ujung tombak dalam mengembangkan Asean Outlook di Indo – Pasifik 2019.

Dokumen yang diadopsi oleh 10 negara blok di bulan Juni itu, menegaskan kembali sentralitasnya di kawasan di tengah persaingan strategis antara Amerika Serikat dan China.

Media terbesar di Singapura itu juga menilai bahwa sosok Jokowi merupakan lelaki sederhana yang akhirnya secara gradual mampu duduk di kursi pimpinan negara. Mulai dari walikota Solo, Jawa Tengah kemudian menjadi Gubernur di Ibukota DKI Jakarta.

Pencapaian tertinggi dalam karir politik adalah saat dia memenangkan pemilihan presiden pada tahun 2014 lalu dan berulang di tahun 2019.

Kekuatan Ekonomi Terbesar di ASEAN

Indonesia sendiri bukanlah negara sembarangan, dengan populasi yang mencapai 270 juta jiwa dan menduduki peringkat ke-4 dunia, perlu ketrampilan dan treatment khusus sehingga negeri ini bisa menjadi kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Pada periode pertama masa jabatannya sebagai Presiden RI, menurut The Straits Times, Jokowi yang mencanangkan misi mengejar kemajuan dan pertumbuhan, memberikan penekanan pada pembangunan infrastruktur.

“Dia tidak kehilangan pandangan akan nilai-nilai persatuan dan harmoni, yang begitu krusial di negara mayoritas Muslim dengan beragam budaya dan agama, di mana agama telah menjadi sangat politis,”seperti dikatakan Strait Times.

(Baca juga: Jokowi Sebut Uji Coba LRT Cibubur-Cawang Dilakukan Bulan Ini)

Kemudian saat dirinya menghadapi tantangan dalam lima tahun ke depan masa jabatannya, para editor The Straits Times menyatakan harapan bahwa dia bakalan tidak memberikan uang dan tidak membuat kompromi dalam upayanya untuk membangun demokrasi, bebas korupsi, terbuka, toleran, dan inklusif Indonesia.

Sebagai catatan, pemberian penghargaan ini sudah menginjak tahun kedelapan penghargaan kedelapan yang diberikan

Bagi The Straits Times ini pemberian penghargaan tersebut sudah menginjak tahun kedelapan. Apresiasi itu diberikan kepada individu atau organisasi yang memberikan dampak signifikan di Asia dalam satu tahun terakhir.

(Baca juga: Rilis Kabinet Baru, Ini Pencapaian Jokowi Selama 5 Tahun!)

Selain Jokowi, Ada Sutopo dari BNPB

Selain Joko Widodo, mendiang Sutopo Purwo Nugroho, mantan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga pernah menyabet penghargaan Asian of The Year pada tahun 2018 untuk kategori The first Responders.

Warga Boyolali tersebut mendapatkan penghargaan internasional lantaran dia dinilai sigap memberikan informasi kala malapetaka melanda demi melindungi keselamatan orang lain.

Nama Sutopo bersanding dengan mendiang Ng Kok Choong, pilot paralayang asal Singapura yang terlibat dalam upaya penyelamatan dan distribusi bantuan pasca gempa di Sulawesi Tengah.

Komandan Angkatan Laut India, Pilot Vijay Varma dan Kapten Pilot P Rajkumar juga mendapatkan penghargaan serupa atas upayanya menyelamatkan korban banjir di Kerala.

Selain itu masih ada Mercy Relief Organisasi kemanusiaan non pemerintah asal Singapura dan juga Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan dalam Penanganan Bencana.

Manusia memang dilahirkan sebagai makhluk sosial. Makhluk yang tidak dapat hidup secara solitaire atau sendiri.

Secara kodrat, manusia membutuhkan manusia lain untuk bisa bertahan hidup, dan hal tersebut sudah dibuktikan oleh orang-orang tersebut diatas untuk mendedikasikan hidupnya bagi orang lain.

Kamu juga bisa berbakti lewat negeri melalui wirausaha. Dengan begitu kamu mampu memberikan banyak lapangan kerja bagi orang lain. Dimulai saja dulu, jangan ragu. JIka butuh modal, akses CekAja.com

Tentang kami

CekAja

CekAja