Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Kado Rumah untuk Zohri, Sang Pelari dengan Medali Emas

by Gito on 17 Juli, 2018

Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional. Di Finlandia, tepatnya pada saat kejuaraan dunia cabang olahraga atletik U-20, Lalu Muhammad Zohri memenangkan medali emas untuk nomor bergengsi lari 100 meter. Pemerintahan Joko Widodo pun memberikan ia sebuah kado rumah. Bravo Zohri!

rumah subsidi - CekAja.com

Pada saat mata dunia disibukkan oleh pertandingan yang tak kalah bergengsinya, Piala Dunia. Lalu Muhammad Zohri tengah bertarung untuk mengharumkan nama negeri ini. Dia mengikuti ajang olahraga yang podium juaranya kerap diisi oleh pelari asal negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

Siapa sangka, pemuda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu berhasil mengalahkan dua rivalnya, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, dengan mencatatkan waktu 10,18 detik. Adapun kedua pesaingnya itu berhasil finish di waktu 10,22 detik.

(Baca Juga : Pajak Memelihara Anjing dan Berbagai Aturan Pajak Kontroversial)

Atas prestasinya itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghadiahkan rumah yang berada di Taman Bangsa Residence, Lombok Utara. Tidak hanya itu, orang nomor satu di Republik ini, Presiden Joko Widodo juga menitahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk merenovasi rumah Zohri yang saat ini berdinding bilik.

Menilik laman Setkab.go.id, harga rumah terendah di Taman Bangsa Residence berada di range harga Rp425 juta dan harga tertinggi di kisaran Rp750 juta. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan rumah tersebut akan diserahkan kepada Zohri secara simbolis saat tiba di Tanah Air

“Ungkapan rasa bangga dan apresiasi kepada Saudara Zohri atas prestasi dunianya yang membawa nama harum Indonesia, Keluarga besar staf Kemendagri memberikan apresiasi kepada Saudara Zohri sebuah rumah,”ungkapnya.

Selain itu, ketika tiba di Indonesia nanti, Zohri juga akan diundang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden.

Ajukan KPR

Nah bagi Anda yang menginginkan tempat tinggal, mungkin Anda bisa juga mendapatkannya secara cuma-cuma melalui jalur prestasi seprerti Zohri. Pun jika tidak, mungkin sekarang saat yang tepat untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR).

Apalagi secara umum terjadi kenaikan harga properti sekitar 10% hingga 15% setiap tahunnya. JIka tidak dimulai dari sekarang, tentu harga jual properti akan terus menanjak dan kocek yang Anda rogoh tentunya akan semakin dalam juga. Nah berikut beberapa tips agar KPR Anda disetujui oleh bank, yuk cek!

( Baca Juga : Akhirnya Indonesia Kuasai Freeport, Apa Saja Keuntungannya? )

Rumah bekas akan lebih besar bunganya

Beberapa bank akan enggan untuk memberikan kredit untuk rumah atau apartemen yang dibeli melalui tangan kedua.

Biasanya nasabah akan diberikan bunga yang lebih tinggi sebesar 2% dari pengajuan KPR atau KPA reguler untuk rumah baru, atau malah diarahkan untuk mengambil kredit multiguna dengan jaminan rumah lain. Jadi, perhatikan hal ini baik-baik agar tidak terkena beban bunga yang lebih tinggi dari seharusnya.

Hati-hati bunga KPR dengan sistem floating

Bank akan menawarkan bunga tetap sebesar 7%-9% di 2 sampai 3 tahun pertama. Pada tahun berikutnya, nasabah akan dihadapkan pada bunga floating. Jangan percaya pada ilustrasi ketentuan bunga floating yang mungkin terjadi karena rincian tersebut hanya ilustrasi.

(Baca Juga : Wow, Indonesia Masuk Dalam 10 Negara Paling Aman )

Ketentuan dari SBI yang akan menjadi acuan penentuan besaran bunga floating di tahun ke-3 atau ke-4 KPR atau KPA, besarannya bisa mencapai 4%-5% lebih besar dari bunga tetap di 2 sampai 3 tahun pertama. Jadi, jangan lalai untuk mengecek jumlah cicilan yang harus dibayarkan menjelang masa bunga tetap berakhir.

Bukti pembayaran pajak membantu proses pengajuan KPR bagi wiraswasta

Bukti pembayaran pajak setiap tahunnya bagi para wiraswasta bisa memudahkan proses pengajuan KPR atau KPA. Apalagi kalau ternyata pajak yang dibayarkan cukup untuk menunjukkan konsistensi dan peningkatan pendapatan setiap tahunnya.

Jangan pernah terlambat membayar tagihan kartu kredit

Salah satu hal yang akan menjadi pertimbangan dari bank adalah tagihan kartu kredit. Bank akan melihat track record kredit Anda dari kartu kredit yang Anda gunakan. Pastikan Anda tidak memiliki cicilan kartu kredit, jika ada segeralah lunasi.

(Baca Juga : Yuk Cek! 5 Pesepak Bola dengan Bayaran Tertinggi di Dunia)

Selain itu, pastikan Anda tidak pernah terlambat dalam membayar kartu kredit. Kalau pernah terlambat, pengajuan KPR atau KPA akan sulit dipenuhi. Oleh sebab itu, pastikan Anda tidak memiliki cicilan kartu kredit selama 6 bulan ke belakang atau buatlah pembayaran Anda tidak terlambat selama 6 bulan berturut-turut.

Nah untuk mempermudah proses, Anda bisa mengakses CekAja.com. Disitu Anda akan menemui berbagai jenis KPR dari beberapa bank. Pastikan bunga KPR yang Anda pilih itu sesuai dengan kemampuan Anda.

Tentang Penulis

Jurnalis, penyuka musik britpop, sangat suka dengan dendeng kering.