Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Kamu Termasuk Hemat atau Pelit? Ini Cara Bedakannya

by Ariesta on 18 Juli, 2016

beda hemat dan pelit _ kartu kredit - CekAja.com

Ada perbedaan besar di antara pelit dan hemat. Orang hemat tahu kalau membayar lebih mahal belum tentu mendapatkan yang lebih baik. Sedangkan orang pelit tidak akan mau membayar mahal meskipun dia membutuhkan barang tersebut.

Investor miliarder Warren Buffet terkenal hemat. Sedangkan temanmu yang menolak beli baju baru dan memilih barang seken meskipun bajunya sudah usang, bisa dikatakan pelit. Apakah seseorang yang sering berburu promo kartu kredit disebut si hemat? Inilah cara berhemat tanpa dijuluki pelit.

Orang hemat tahu kapan harus membayar

Orang pelit hanya melihat harga. Mereka percaya kalau semakin murah harga suatu barang, akan semakin bagus pula. Sementara orang hemat tahu kapan harus membayar murah dan kapan harus membayar mahal untuk kualitas yang lebih bagus. (Baca juga: Empat Jenis Warna yang Bisa Bikin Kamu Makin Hemat)

Membayar lebih mahal untuk sebuah sepatu bermerek yang sudah pasti awet lebih baik daripada membeli sepatu murah yang hanya bertahan tiga bulan. Semakin lama barang digunakan, kamu akan semakin hemat bukan?

Orang pelit tidak pandai mengatur uang

Seseorang hemat karena dia bisa memilih mana kebutuhan mana keinginan, mana yang lebih ekonomis namun baik dan mana yang tidak. Oleh karenanya, dia cenderung pandai mengatur keuangan.

Coba bayangkan jika orang pelit dan orang hemat sama-sama ingin membeli kompor. Orang pelit akan memilih kompor dengan harga yang paling murah. Sedangkan si hemat akan mengevaluasi efisiensi energi dan perbandingan gas versus listrik. Setelah mendapatkan model yang diinginkan, si hemat akan membaca review pembeli, lalu membandingkannya dengan toko lain.

Semakin sedikit uang yang digunakan untuk membeli kompor berkualitas bagus, akan semakin menguntungkan. Tapi kalaupun barang berkualitas tidak murah, si hemat akan tetap mempertimbangkannya. Karena bukan harga murah yang dicari si hemat, tapi durabilitas.

Orang pelit berpikir semuanya terlalu mahal

Individu semacam ini akan protes setiap harus mengeluarkan uang. Jika dia ke restoran, dia tidak mengerti kenapa harga es teh manis di sana Rp15.000 sedangkan di warteg hanya Rp3.000. Jika diajak menonton, dia komplain dengan mahalnya harga tiket.

Orang yang hemat mungkin berpikir sama. Tapi bedanya, dia melakukan aksi alih-alih mengeluh. Misalnya dengan membawa botol air putih sendiri saat ke restoran, atau hanya menonton di bioskop untuk film yang benar-benar dia sukai.

Orang pelit tidak mau mengeluarkan uang meskipun keadaan mendesak

Pernahkah kamu bertemu orang yang tidak mau pergi ke dokter karena takut mahal? Bagaimana dengan orangtua yang tidak mau menyekolahkan anaknya karena biaya mahal? (Baca juga: Kenapa Kamu Mesti Merasa Takut untuk Habiskan Uang?)

Contoh-contoh ini mungkin terdengar ekstrem. Namun orang pelit menolak mengeluarkan uang meskipun keadaan mendesak. Sedangkan orang hemat akan mencari cara untuk mendapatkan barang/jasa tersebut dengan harga terbaik yang mereka mampu.

Orang hemat tidak gila uang

Perasaan takut kehilangan harta hanya dimiliki orang pelit. Orang hemat, meskipun mereka juga gemar menabung, tahu kalau ada hak orang lain dalam uang mereka. Mereka akan menyumbangkannya untuk amal atau meminjamkannya pada teman yang membutuhkan.

Warren Buffett percaya kalau memberikan terlalu banyak uang pada anak akan berdampak buruk bagi mereka. Karenanya, dia bersumpah mayoritas hartanya diperuntukkan untuk  Bill and Melinda Gates Foundation, yayasan amal milik Bill Gates dan istrinya daripada diwariskan pada anak-anaknya.

Orang pelit punya pola pikir berbeda. Mereka merasa uang yang mereka hasilkan hanya milik mereka. Anak-anak akan menganggap orangtua macam ini jarang membelikan hadiah atau membantu ketika dibutuhkan. Efek buruknya, tentu saja hubungan orangtua dan anak menjadi renggang. Sayangnya orangtua pelit menganggap uang lebih penting daripada hubungungan kekeluargaan.

Memang tidak ada penelitian yang membedakan antara orang pelit dan orang hemat. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pasti menemukan orang pelit yang menyenangkan dan orang hemat yang menyebalkan.

Lalu bagaimana denganmu, apakah kamu tipe yang hemat atau pelit?

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami