Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Karena Momen-momen Hidup Ini, Masa Depan Finansial Kamu Ditentukan

by Ariesta on 29 Juni, 2016

masa depan finansial - CekAja.com

Kita semua pasti pernah atau akan mengalaminya. Terdapat momen-momen di mana hal tersebut menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya. Misalnya saat pertama kali bertemu dengan pasangan hidup atau memilih universitas.

Ada pula momen-momen yang bisa berdampak pada finansialmu, tergantung bagaimana kamu bereaksi dan bagaimana persiapan sebelum momen itu datang. Karena berkaitan dengan finansial, tentu saja kamu bisa untuk bahkan bisa bangkrut. Dan inilah tujuh momen dalam hidup yang bisa memengaruhi masa depan finansialmu.

Saat mendapatkan kartu kredit pertama

Setelah kamu mendapatkan gaji pertama, kamu melirik berbagai keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan kartu kredit. Biasanya sales kartu kredit gencar menawarkan di mal, event, atau saat kamu ada urusan di bank. Nasabah muda memang menjadi target utama dengan harapan perusahaan kartu kredit mendapatkan loyalitas jangka panjang.

Selain untuk belanja, membayar tagihan keperluan sehari-hari seperti listrik dan air, kartu kredit berguna untuk menciptakan credit history. Sebelum mengajukan, cek keuntungan yang ditawarkan seperti bunga rendah, bebas iuran tahunan, dan diskon. (Baca juga: Mengenal Bunga Anuitas dalam Kredit Perbankan)

Jangan lupa untuk selalu melunasi tagihanmu tepat waktu karena jika dibiarkan berlarut-larut bunganya cukup mencekik. Kalau kamu punya kebiasaan jelek dalam menggunakan kartu kredit, kamu mungkin terjebak dalam kubangan utang. Kebiasaan buruk ini bisa berdampak domino terhadap masa depan finansialmu.

Hidup mandiri

Semua orang mencapai titik baru ketika tidak lagi bergantung pada orangtua. Inilah saat di mana kemampuanmu dalam mengelola uang diuji. Ini juga waktu di mana kamu akan menemukan jika keinginan pasti lebih besar daripada kemampuan finansial.

Setiap keputusan setelah hidup mandiri berdampak pada masa depan finansial. Misalnya apakah kamu lebih untung memilih kontrakan di pusat kota yang meski harganya lebih mahal tapi jaraknya lebih dekat ke kantor? Berapa banyak yang bisa ditabung dalam sebulan?

Belajar untuk membuat anggaran, mengatur pengeluaran dengan bijak, dan bersenang-senang tanpa terjerat utang.

Ketika mendapat gaji pertama

Pasti menyenangkan mendapat gaji pertama saat kamu masih duduk di bangku kuliah atau baru lulus. Terlebih saat kamu mendapat gaji dari pekerjaan impian.

Momen ini menjadi penting karena saat itulah kamu mulai berpikir akan digunakan untuk apa saja gaji yang diterima. Berapa untuk membayar pajak, berapa untuk kebutuhan sehari-hari, dan berapa untuk membeli asuransi.

Saat mengalami keadaan darurat yang membutuhkan banyak uang

Keadaan darurat tersebut bisa sakit berat, bisa bencana yang mengakibatkan rumah rusak parah, bisa ketinggalan pesawat jarak jauh saat tidak punya asuransi perjalananan. Apapun situasinya, yang jelas kamu harus keluar uang banyak. Apakah kamu bisa memperkirakannya? Tentu tidak.

Oleh karenanya penting untuk punya dana darurat sebesar tiga sampai enam bulan totap penghasilan. Jika situasi tersebut benar-benar terjadi padamu, setidaknya sekarang kamu tahu apa yang harus disiapkan.

Kelahiran anak pertama

Kelahiran anak pertama pastinya membawa kebahagiaan. Tapi sudah siapkah kamu untuk menjaga kebahagiaan buah hati dengan memastikan masa depan finansialnya?

Sejak kamu berencana memiliki anak, kamu harus siap dengan biaya persalinan, biaya keperlua bayi, sampai memikirkan uang sekolahnya di masa depan. Usaha yang  dikeluarkan sebanding dengan kebahagiaan yang si kecil bawa di tengah keluarga.

Ketika memutuskan membeli rumah pertama

Bisa membeli rumah pertama adalah momen yang menggambarkan banyak pencapaian dalam hidupmu. Ini artinya kamu telah mapan, telah bertanggung jawab terhadap finansial, dan siap membangun hidup baru. (Baca juga: Ingin Mengajukan KTA Tanpa Kartu Kredit, Ini Caranya)

Namun sebelum rumah berada di tangan, banyak keputusan yang membuat stres. Seperti bagaimana menabung untuk DP rumah? Berapa banyak cicilan? Bagaimana syarat KPR? Bagaimana lokasinya? Dan lain sebagainya.

Saat memutuskan untuk pensiun

Setelah semua kerja keras, keringat, dan usaha untuk menabung dan berinvestasi, akan datang saatnya untuk pensiun. Sebelum masa itu datang, tanyakan pada dirimu sendiri. Apakah kamu punya cukup uang untuk hidup 20, 30, bahkan 40 tahun mendatang? Apa saja usahamu supaya tetap sejahtera di masa tua?

Ini merupakan situasi finansial paling kritis dalam hidupmu. Tapi jika segalanya sudah dipersiapkan dengan baik, masa pensiun bisa dilalui dengan bahagia. Bahkan bukannya tidak mungkin kalau saat tua, kamu keliling dunia!

Tentang Penulis