Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Kebersihan Diri dan Datangnya Corona di Indonesia

by Gito on 6 Maret, 2020

Beberapa hari ini ramai pemberitaan tentang datangnya virus novel corona di Indonesia. Sebagian masyarakat meresponnya dengan panik, namun ada juga tenang dan berpikir badai pasti berlalu. Kementerian Kesehatan selaku penjaga gawang dalam kesehatan bangsa tidak tinggal diam, dikatakan bahwa penting untuk menjaga kebersihan diri untuk menangkal corona.

musim pancaroba

Virus novel corona sendiri memiliki sifat self limiting disease, sama dengan sifat virus pada umumnya. Artinya secara alamiah tubuh kita bisa membuat lemah virus tersebut.

Ibarat dalam sebuah peperangan, ketika musuh sudah mulai lelah bertarung, kamu sebagai salah satu pihak yang berseteru pasti bisa dengan mudah menggilas si lawan tanding.

Namun sayangnya, kehadiran virus tersebut sudah terlanjur menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang.

Apalagi diberitakan bahwa virus tersebut bisa dengan mudah menular dan menimbulkan kematian bagi penderitanya.

Padahal beberapa ahli kesehatan sudah menyatakan, penyebaran virus corona bisa dicegah dengan menerapkan budaya kebersihan diri. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Bagaimana tingkat kebersihan dirinya?

(Baca juga: Corona Masuk Indonesia, Konsumsi 5 Makanan Penangkalnya!)

1. Hanya 20% yang sadar akan kebersihan

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah orang yang sadar akan kebersihan dan kesehatan hanya mencapai 20% dari total jumlah penduduk.

Hal itu bukanlah sesuatu yang asyik untuk di dengar. Oleh karena itu, penting bagi siapa saja, baik itu tua muda, karyawan atau pebisnis untuk terus menggaungkan budaya hidup bersih.

Karena dengan bisa menerapkan budaya tersebut, secara alamiah sel yang ada di tubuh kita akan menjadi lebih kuat dan mumpuni.

Virus dan juga bakteri dapat dengan mudah ditumpas oleh imunitas tubuh sepanjang kamu bisa mempertahankan budaya hidup bersih.

2. 40,2% rumah tangga tidak memiliki akses sanitasi memadai

Berdasarkan riset juga disebutkan bahwa hanya 59,8% rumah tangga yang memiliki akses sanitasi yang memadai.

Sementara sisanya masih harus menerima keadaan, bahwa lingkungan tempat tinggalnya belum memiliki sarana sanitasi yang layak.

Masih kurangnya pemahaman tentang apa itu air bersih dan bagaimana cara yang baik untuk mendapatkannya membuat sebagian orang masih saja menempatkan sumur airnya berdekatan dengan lokasi pembuangan kotoran.

Selain itu, masyarakat yang berada di pedalaman dan belum tersentuh oleh akses jalan juga kesulitan untuk menemukan sumber air bersih.

Padahal kualitas air sangat menentukan kondisi kesehatan pribadi seseorang. Dengan air yang baik pula, kamu bisa terhindar dari segala macam penyakit.

Apalagi kandungan air dalam tubuh manusia berada di rentang 70%. Artinya manusia sebagai makhluk hidup membutuhkan banyak air untuk bisa hidup dengan baik.

3. Kurangnya kebiasaan cuci tangan dan sikat gigi

Selain untuk makan, mulut juga berperan sebagai gerbang masuknya beragam penyakit. Tangan yang jarang dicuci lalu digunakan untuk makan merupakan pemicu dari terjadinya penyakit.

Setidaknya hampir separuh dari total jumlah penduduk di Indonesia tidak begitu sadar pentingnya mencuci tangan. Munculnya virus novel corona bisa dicegah dengan sering cuci tangan menggunakan sabun. Kegiatan tersebut juga masuk dalam upaya menjaga kebersihan diri

Jangan juga lupa untuk melakukannya dengan benar. Paling tidak kamu membutuhkan waktu sekitar 1 menit untuk mencuci dan membilasnya dengan bersih.

Sebelum makan dan minum atau setelah menempuh perjalanan jauh, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan.

(Baca juga: 5 Fakta Menarik Kota Daegu, Dulu Metropolitan Kini Jadi ‘Sarang’ Corona)

4. 97% penderita Corona bisa sehat

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan kemungkinan sembuh dari paparan virus novel corona mencapai 97%. Masyarakat juga diminta untuk tidak panik menghadapinya.

Metode penyembuhan yang diterapkan bagi penderita adalah dengan pengobatan terapi simtomatik dan suportif.

Metode tersebut merupakan jenis pengobatan untuk mengurangi gejala dan meningkatkan daya tahan tubuh tubuh.

Jadi memang daya tahan tubuh yang menjadi kunci untuk sembuh dari novel corona. Kamu bisa belanja makanan kesehatan di berbagai platform e-commerce dengan menggunakan Kredivo.

Dapat barangnya sekarang, bisa bayar belakangan. Uniknya lagi tenor bisa kamu tentukan. Suku bunga yang ditawarkan merupakan suku bunga terbaik yang bisa kamu dapatkan.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit