Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

5 Kebiasaan Para Miliarder Saat Liburan yang Bikin Mereka Tetap Kaya

by CekAja on 5 April, 2018

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bekerja dalam jangka waktu lama tanpa liburan dapat mengurangi produktivitas dan kreativitas diri. Selain itu, tingginya risiko terkena stres juga bisa berdampak negatif pada kesehatan.

Alasan inilah yang menjadi salah satu pertimbangan perusahaan-perusahaan besar seperti Netflix, Evernote, dan LinkedIn tetap memberikan bayaran pada masa cuti pegawainya.

Seperti para karyawan dan pekerja lainnya, seorang CEO ataupun miliarder juga membutuhkan waktu libur. Tapi, seseorang yang sukses pasti setuju bahwa waktu adalah aset yang sangat berharga. Maka, waktu liburan sekalipun tak boleh berlalu begitu saja tanpa dampak yang berarti.

Aktivitas yang dilakukan saat liburan juga punya andil terhadap produktivitas dan kelangsungan bisnis di masa depan. Anda yang saat ini sedang merencanakan liburan, tiru kebiasaan para miliarder berikut ini untuk meningkatkan kesuksesan dan menjadikan Anda semakin kaya.

1. Mempelajari hal baru untuk pengembangan diri

Pada awal tahun, miliarder Mark Zuckerberg menantang dirinya untuk mengunjungi sekitar 30 negara bagian di tahun 2017. Walau tampak bagai liburan, misi Zuckerberg adalah mengunjungi tempat baru dan bertemu dengan orang-orang di setiap negara bagian Amerika Serikat.

Zuckerberg ingin mempelajari bagaimana orang-orang di sana hidup, bekerja, dan berpikir mengenai masa depannya. Baginya rencana ini sangat penting untuk pengembangan dirinya.

Sebagai bagian dari resolusi tantangan liburannya pada bulan Juli 2017, Zuckerberg bersama Priscilla, sang istri, menghabiskan liburannya di Homer, Alaska. Tak hanya menikmati kegiatan memancing di Alaska, Zuckerberg juga membagikan hal menarik yang ia pelajari selama liburan.

Ia bahkan secara khusus mengalokasikan waktu untuk mempelajari bagaimana cara kerja perusahaan di Alaska. Pengalamannya ini kemudian ia bagikan dalam status Facebooknya. (Baca juga: Utang Indonesia Menumpuk? Cek Lima Negara Berutang Terbesar)

Tak jauh berbeda dengan Zuckerberg, miliarder lain yang saat ini menjabat sebagai CEO The Energy Project, Tony Schwartz, menghabiskan waktu liburannya untuk fokus mempelajari sesuatu dengan mengambil kursus keterampilan baru sekaligus menikmati waktu luangnya.

2. Menikmati liburan untuk mendapatkan perspektif baru

Pernahkah memikirkan jadwal meeting, membalas email-email, atau urusan pekerjaan lainnya di tengah-tengah liburan Anda? Hasilnya, tak jarang usai liburan seseorang merasa lebih lelah saat masuk kantor kembali.

Idealnya, saat liburan Anda benar-benar melupakan pekerjaan Anda betapa pun singkatnya. Hal inilah yang diyakini oleh Phil Libin, miliarder yang pernah menjadi CEO Evernote. Libin menghentikan kebiasaannya bekerja di tengah perjalanannya saat liburan ataupun perjalanan dinas menuju negara lain.

Kini saat dalam perjalanan, Libin membiasakan dirinya untuk membaca, bermain games, menonton film, atau apa pun selama tak berhubungan dengan pekerjaan. Hal ini membuatnya merasa bersemangat setiap kali ada jadwal penerbangan.

Sejalan dengan Phil Libin, Reed Hastings (CEO Netflix) dan Richard Branson (founder dan CEO The Virgin Group), meyakini bahwa penting sekali adanya keseimbangan dalam kehidupan kerja dan pribadi. Menurut Hastings, liburan di tempat alam seperti gunung justru dapat membantunya mendapatkan perspektif baru.

3. Mencari inspirasi dan ide-ide baru selama liburan

Liburan bukan hanya menikmati waktu dan beristirahat. Keluar dari rutinitas adalah kesempatan yang berharga untuk menemukan banyak inspirasi tak terduga. Richard Branson menganggap akan sia-sia saja liburan yang berlalu dan pulang tanpa membawa ide-ide baru.

Salah satu strategi yang Branson terapkan adalah dengan memutuskan diri dari gadget saat berada di rumah atau di hotel selama mungkin. (Baca juga: 14 Anak Muda Indonesia Ini Masuk Daftar Pengubah Dunia di Bawah Umur 30 Tahun)

Branson melengkapi dirinya dengan notepad dan pena untuk mencatat ide-ide yang muncul sewaktu-waktu. Menurutnya, membebaskan diri dari tekanan rutinitas pekerjaan memudahkannya mendapatkan inspirasi.

4. Mengambil waktu liburan untuk menyendiri dan berefleksi

Di tengah-tengah rutinitas dan kesibukan harian, pernahkah bertanya pada diri sendiri: Apa yang saya perlukan untuk memulihkan dan mewujudkan kebahagiaan saya setiap hari? Bagaimana saya bisa membuat diri saya merasa cukup, dan memberikan yang terbaik untuk dunia?

Jika belum, waktu liburan bisa jadi waktu sempurna untuk melakukannya. Miliarder John Donahoe, chairman dari perusahaan Paypal, bahkan dengan sengaja menyendiri di ruangan yang kosong dan berhadapan dengan whiteboard untuk menggambarkan apa yang sedang terjadi di sekitar dan kemungkinan masalah yang akan muncul dalam waktu dekat, apa yang telah ia pelajari, dan perubahan apa yang perlu ia lakukan.

Untuk melakukan kebiasaannya tersebut, Donahoe selalu memilih destinasi liburan yang benar-benar terbebas dari gangguan luar.

5. Berkumpul dengan keluarga dan menjalin relasi dengan rekan bisnis

One of my favorite holiday traditions is sharing books with family and friends.” Bill Gates.

Penting untuk menyadari bahwa setiap pencapaian yang Anda dapatkan turut dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar Anda. Maka, menjalin hubungan baik dengan orang-orang di sekeliling, termasuk rekan dan calon rekan bisnis saat liburan dapat menjadi pilihan yang tepat. Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan adalah memberikan apresiasi pada relasi melalui telepon atau membuat janji temu langsung.

Selain miliarder Bill Gates yang sering mengajak seluruh anggota keluarganya liburan mewah, Allen Eaves, CEO StemCell Technologies Inc. juga lebih suka menghabiskan waktu liburnya bersama keluarga. Sebagai seorang CEO sekaligus kakek, Eaves menikmati waktu luangnya dengan bermain bersama belasan cucunya.

Beda miliarder, beda pula gaya liburannya. Namun, satu yang serupa adalah mereka memahami keseimbangan dalam hidup. Kesuksesan tanpa kerja keras adalah hal yang mustahil, namun mengabaikan kehidupan pribadi justru bisa mengorbankan diri sendiri.

Walau begitu, memilih untuk memutuskan diri sejenak dari dunia luar tak selalu harus jadi pilihan satu-satunya saat liburan. (Baca juga: Grab Akuisisi Uber dan Beberapa Hal yang Sebaiknya Anda Ketahui)

Beberapa miliarder seperti Carl Rodrigues (founder SOTI), Sachin Aggarwal (CEO Think Research), Dan Latendre (CEO Igloo), memilih tetap terhubung dengan gadget untuk tetap bisa mengawasi dan memastikan urusan bisnis berjalan dengan baik. Tentunya Anda dapat menerapkan cara mana yang lebih cocok dengan Anda.

Hal lain yang tak boleh Anda abaikan adalah keamanan saat liburan. Dalam perjalanan, terdapat berbagai risiko yang tak terduga, mulai dari ketinggalan pesawat hingga risiko terjadinya kecelakaan.

Dengan memiliki asuransi perjalanan, Anda telah mendapatkan perlindungan dan kenyamanan sejak berangkat hingga kembali dari liburan. Ajukan asuransi perjalanan dengan mudah secara online dapat dilakukan melalui website CekAja.com.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami