Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Kebiasaan Sepele Sejak Kecil Inilah yang Membuat Kamu Jadi Miskin Saat Dewasa

by JTO on 14 October, 2015

kebiasaan sejak kecil _ investasi - CekAja.com

Lebih dari 40 persen rutinitas harian serta pemikiran dan pilihan yang kita buat bisa menjadi gambaran kebiasaan hidup. Ironisnya, sebagian besar kebiasaan itu akan terus terbawa sampai dewasa. Padahal kita belajar dari orang tua, guru, serta orang-orang di lingkungan sekitar untuk menjadi diri kita sekarang ini.

Jadi, akan sangat baik jika seorang anak bisa membiasakan diri dengan hal-hal yang membuat mereka sukses nantinya, atau biasa disebut Rich Habits, misalnya seperti mulai investasi kesehatan sejak dini. Sayangnya, ada juga kebiasaan yang bertolakan belakang dengan itu yang disebut Poor Habits yang sering kali ditanamkan pada anak-anak.

Tidak ada sistem pendidikan formal yang khusus dibuat untuk mengajarkan kebiasaan menjadi orang sukses. Setiap keluarga juga masih belum meneruskan pengetahuan finansial yang tepat karena para orang tua juga tidak dibekali hal serupa ketika mereka masih kecil.

(Baca juga: Inilah Orang-orang yang Pengaruhi Cara Kamu Mengelola Uang)

Tak heran jika masih banyak keluarga yang belum bisa keluar dari beban utang dan sulit meraih kekayaan. Malah, di dalam kehidupan sosial, orang kaya cenderung diasosiakan sebagai penjahat seperti koruptor, orang serakah, dan sebagainya.

Dikutip dari Richhabits.net, sebuah penelitian yang dilakukan Thomas C. Corley selama lima tahun pada 233 orang yang dianggap bisa sukses dan menjadi kaya serta 128 orang miskin, ada sekitar 300 kebiasaan yang membedakan orang kaya dengan orang miskin. Beberapa di antaranya pasti sangat dengan apa yang biasa kita lihat.Mari kita lihat perbandingannya.

 

Kebiasaan Membangun Mimpi Serta Tujuan Hidup

Tentu saja kebiasaan ini menjadi milik orang-orang yang sukses menjadi kaya. Sebanyak 64 persen responden Corley membuktikan bahwa mereka mampu meraih mimpi serta tujuan hidup yang telah mereka tetapkan. 62 persen orang-orang ini juga sangat mengerti target apa saja yang hendak dicapai setiap harinya. Sebaliknya, hanya 9 persen orang misikin yang punya mimpi dan 6 persen saja yang tahu target hariannya.

 

Kebiasaan ‘Memelihara’ Sakit

Sekitar 66 persen orang miskin mengalami masalah kelebihan berat badan, sementara hanya 21 persen orang kaya yang mengalaminya. Hal ini bisa tergambarkan dari kebiasaan mereka dalam berolahraga atau memilih makanan. Hanya 23 persen orang miskin yang rajin berolahraga aerobik setidaknya 30 menit sehari, sementara 76 persen orang kaya melakukannya.

(Baca Juga: Kenapa dengan Hidup Lebih Sehat, Kamu Bisa Lebih Kaya?)

Restoran cepat saji menjadi pilihan 69 persen orang miskin dan 25 persen orang kaya. Selain itu,ada 60 persen orang miskin yang suka mengonsumsi minuman keras, sementara hanya 13 persen orang kaya yang mau minum-minum seperti itu. 25% orang kaya mencoba membatasi konsumsi kalori harian mereka (tidak lebih dari 300 kalori makanan tidak sehat. Sementara, hanya 5 persen orang miskin yang melakukan metode tersebut.

 

 

Kebiasaan Tidak Disiplin

Orang miskin biasanya menghabiskan lebih dari satu jam sehari berselancar di internet untuk mencari hiburan. Yang bisa kurang dari satu jam hanya mencapai 26 persen. Tidak seperti 63 persen orang kaya yang lebih mampu memanfaatkan internet untuk hal produktif. Sama halnya dengan televisi, hanya 23 persen orang miskin yang menonton televisi selama satu jam atau kurang dari itu. Berbanding terbalik dengan 67 persen orang kaya yang bisa hanya menyediakan satu jam atau kurang untuk tv.

Selain itu,hanya 6 persen orang miskin yang membuat daftar kegiatan harian mereka (to do list). Dan, hanya 3 persen saja yang rajin bangun pagi dan melakukan banyak aktivitas sebelum kerja di kantor. Mereka sudah beraktivitas setidaknya tiga jam sebelum jam kerja mereka seperti halnya 44 persen orang kaya.

(Baca juga: Statusnya Sebagai Juru Mudi Justru Diganjar dengan Gaji Selangit, Siapa Saja Mereka?)

 

Kebiasaan Bersosialisasi

Ada 79 persen orang miskin suka sekali gosip, sementara hanya 6 persen orang kaya yang juga menyukainya. Selain itu, 11 persen orang miskin saja yang sudah menetapkan akan mencoba mencari hubungan yang lebih serius dengan orang sukses. Padahal, 69 persen orang kaya melakukannya.

 

 

Kebiasaan Belajar

Hanya dua persen orang miskin yang belajar lewat membaca setiap hari.Dari total responden, 26 persen orang miskin saja yang memang mempunyai hobi membaca. Kalaupun semuanya membaca, mereka akan memilih bacaan yang ringan dan menghibur. Tercatat jumlah responden orang miskin yang melakukan ini mencapai 79 persen. Padahal, ada 88 persen orang kaya yang belajar melalui membaca. Ada 86 persen dari orang kaya yang memang hobi membaca. Dan, hanya 11 persen saja yang mencari bacaan ringan.

(Baca juga: 7 Olahraga yang Perlu Kocek Tebal untuk Melakukannya)

 

Kebiasaan Membangun Optimisme dan Menata Emosi

Sebanyak 54 persen orang kaya sangat optimistis dalam mencoba meraih kesuksesan mereka. Hanya 22 persen orang miskin yang memiliki pemikiran seperti itu. Selain itu, hanya 13 persen orang miskin yang percaya dan yakin bahwa suatu hari mereka akan meraih kesuksesan dan menjadi kaya. Sedangkan, sebanyak 43 persen orang miskin mudah marah, sementara hanya 19 persen orang kaya yang seperti itu.

 

Kebiasaan Berjudi

Orang-orang yang sulit meraih kekayaan mungkin ingin mencari jalan pintas. Ada 77 persen dari responden Corley yang senang sekali mengikuti undian lotere. Orang sukses dan kaya sudah jelas tidak terbiasa melakukan hal ini.

Tercatat hanya ada 6 persen yang pernah melakukannya. Selain itu, 16 persen orang kaya setidaknya berjudi bola selama satu kali dalam seminggu. Sementara, ada 52 persen orang miskin yang senang untuk menempatkan uangnya pada judi bola.

 

Dapatkan kartu kredit yang sesuai dengan gaya hidup kamu hanya di sini

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami