Kecerobohan di Media Sosial yang Bisa Bikin Kamu Bangkrut

3 min. membaca Oleh CekAja on

bahaya sosial media - CekAja.com

Keberadaan media sosial sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari kegiatan sehari-hari. Bagaikan buku harian, orang-orang memposting kegiatan mulai dari bangun tidur, makan, mendengarkan lagu, menonton film, selfie, dan check in saat berada di suatu lokasi.

Karena media sosial, perbedaan pamer dan berbagi menjadi setipis kulit bawang. Oleh karenanya, kamu harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ingat kan dengan kejadian perampokan yang menimpa selebriti dunia, Kim Kardashian di Paris, Perancis. Kim dikenal sebagai selebriti super kaya yang hobi memamerkan kekayaannya di media sosial. Seperti pepatah mulutmu harimaumu, apa yang kamu ketik lewat jari-jarimu bisa membuatmu bangkrut.

Memposting foto boarding pass

boarding-pass

Memposting foto boarding pass cukup hits di kalangan pengguna media sosial. Buktinya, ada banyak foto  dengan tagar #boardingpass di Instagram. Orang yang mempostinya seakan menunjukkan kalau mereka bisa membeli tiket kelas bisnis, bisa liburan ke tempat tertentu, atau bisa naik pesawat yang harganya mahal. Padahal tindakan ini bisa mengancam kemananmu data finansial lho. (Baca juga: Ingin Mengajukan KTA Tanpa Kartu Kredit, Ini Caranya)

Hanya dengan mengetikkan nama dan nomor penerbangan, pelaku cyber crime bisa masuk ke manage my booking di situs maskapai dan melihat kapan kamu akan terbang. Pelaku juga bisa mengakses nomor kursi, bahkan data kartu kreditmu dengan cara memindai barcode. Data kredit yang tercuri bisa digunakan oleh pelaku kejahatan untuk menguras uangmu. Jangan pikir memposting foto dengan memburamkan detil boarding pass tetap aman. Pelaku cyber crime tetap bisa mengakses informasimu dengan alat pemindai.

Memajang foto anak di media sosial

Tahun lalu, kasus jual beli bayi di media sosial menjadi tajuk berita di berbagai media. Pasalnya foto beberapa anak selebriti Indonesia seperti anak Ayu Tingting dan Ruben Onsu juga dicatut dan diperjualbelikan. Khusus anak-anak selebriti, harganya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Untungnya pelaku berinisial UW berhasil dibekuk pihak berwajib. Untuk itu, berhati-hatilah dengan kebiasaan satu ini. 

Marah-marah di media sosial

florence

Mungkin kamu ingat dengan kasus Florence Sihombing. Florence mengunggah status yang menghina Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Path. Dalam postingannya, Florence menyebut Yogyakarta dengan sebutan tak pantas dan mengajak teman-temannya agar jangan tinggal di Kota Pelajar itu.

Meski telah meminta maaf, mahasiswi S2 UGM itu menuai kecaman mulai dari demo, dipanggil pihak UGM untuk klarifikasi, diteror bahkan hingga dilaporkan kepada kepolisian. Dan pastinya Florence rugi secara finansial karena harus membayar pengacara untuk membela kasusnya.

Posting di sosial media tentang rencana liburan

Mulai sekarang sebaiknya kamu berhati-hati dalam memposting rencana liburan, apalagi jika kamu berencana meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Hati-hati pula jika kamu pernah check in di rumah sendiri karena pelaku bisa jadi mengincar rumahmu. Kejadian ini pernah dialami oleh selebriti chef, Farah Quinn.

Rumahnya disantroni pencuri pada April 2014. Saat itu, Farah memang sedang liburan ke Singapura. Akibat kejadian tersebut, sebuah mobil Toyota Kijang Innova dengan plat nomor B 8659 IQ, perhiasan, uang dalam brankas, berikut kunci mobil Vellfire hilang digondol pelaku. Selain itu uang Rp 1,6 juta milik supir Farah yang bernama Wira juga ikut digondol pelaku.

Memposting hal-hal yang melanggar hukum

kucing

Gara-gara mengunggah foto ke akun facebook, seorang mahasiswi di Jember, harus berurusan dengan polisi. Mahasiswi jurusan matematika ini mengunggah foto hasil berburu kucing hutan, hewan langka yang dilindungi undang-undang. Dalam akun facebooknya, mahasiswi semester 7 Universitas Jember ini memposting foto dirinya menentengt dua ekor kucing hutan.

Kucing itu sudah dalam kondisi mati. Perempuan yang diduga sebagai pemilik akun Ida ini terlihat bangga dengan hasil buruannya. Atas desakan elemen masyarakat dan organisais pencinta lingkungan, Ida pun dibekuk oleh Polres Jember. (Baca juga: Cara Membuat Laporan Arus Kas Keuangan Pribadi)

Pamer harta

Kalau kamu punya banyak uang, simpan uangmu di bank atau investasikan agar kekayaanmu semakin bertambah. Jangan simpan uangmu di rumah bahkan mempostingnya di media sosial. Tony Harris, warga Amerika Serikat pernah mengunggah foto istrinya, Amber Crane yang sedang memegang tumpukan uang senilai US$60.000 atau sekitar Rp840 juta. Ternyata unggahan foto ini berujung buruk, sekelompok orang tidak dikenal datang dan menyelinap ke dalam rumahnya.

Mereka datang karena menyangka kalau di rumah itu terdapat uang dalam jumlah besar. Perampok yang putus asa ini kemudian mendesak Tony untuk menunjukkan di mana uang itu berada, hingga Tony mengatakan kalau sebenarnya uang itu tidak ada. Perampok yang marah kemudian menembak kepala Tony hingga dia tewas seketika. Pembunuhan ini terjadi karena Tony pamer uang yang sebenarnya bukan miliknya di Facebook.

Mau kartu kredit yang berikan diskon bahkan cashback hinggga 25% setiap kamu belanja? Dapatkan sekarang juga di sini

Tentang kami

CekAja

CekAja