6 Kegiatan Skala Besar Diizinkan Kembali, Bagaimana Protokolnya?

Kabar gembira buat masyarakat Indonesia! Kini, kegiatan skala besar diizinkan kembali oleh pemerintah untuk digelar meski di tengah pandemi Covid-19. Kira-kira bagaimana sih protokolnya?

6 Kegiatan Skala Besar Diizinkan Kembali, Bagaimana Protokolnya?

Kegiatan Skala Besar Diizinkan Guna Pemulihan Ekonomi Nasional

Kebijakan terkait kegiatan skala besar diizinkan kini resmi ditetapkan oleh pemerintah. Itu berarti, segala aktivitas yang melibatkan banyak orang berkumpul, boleh saja dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19.

Hal senada juga sempat dituturkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, pada siaran pers, 25 September lalu.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa memang benar jika kegiatan skala besar diizinkan kembali, agar segala aktivitas masyarakat Indonesia tetap produktif di tengah masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Tidak hanya itu saja, kebijakan terkait kegiatan skala besar diizinkan kembali ini, juga tak lain sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi secara nasional, khususnya pada sektor pariwisata.

(Baca Juga: Ini Upaya Pemerintah untuk Cegah Klaster Covid-19 Sekolah)

Lalu, Benarkah Angka Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Melandai?

Aturan mengenai diizinkannya kembali kegiatan berskala besar, faktanya enggak hanya menimbang berdasarkan tujuan pemerintah seperti yang disebutkan di atas.

Tapi nampaknya, kebijakan itu diambil sebab melihat angka kasus Corona secara nasional yang terus mengalami penurunan.

Mengutip CNBC Indonesia, tercatat bahwa tren kasus positif harian turun drastis meski total kasus kumulatifnya mencapai lebih dari 4 juta.

Bahkan per 23 September 2021, Indonesia menduduki peringkat terendah kedua se-Asia Tenggara dengan total kasus positif berada di angka 1,8 persen.

Tingkat okupansi kamar tidur rumah sakit juga mengalami penurunan yang signifikan. Tercatat sepanjang September lalu, total penurunannya mencapai 30 persen.

Di saat yang sama pula, diketahui bahwa program vaksinasi yang digalangkan oleh pemerintah ini terus menunjukkan progres yang baik.

Dimana, total orang yang telah divaksin mencapai angka 85 juta jiwa, dengan akumulasi sebanyak 47,8 juta orang yang telah mendapat dosis lengkap.

Selain itu, kebijakan PPKM darurat yang diterapkan pemerintah sejak Juli lalu, terutama wilayah Jawa-Bali juga menunjukkan hasil positif.

Deretan Kegiatan Skala Besar yang Diizinkan Kembali oleh Pemerintah

Adapun kegiatan skala besar yang diizinkan kembali untuk digelar oleh pemerintah, diantaranya:

  • Konser
  • Konferensi
  • Pameran dagang
  • Pernikahan besar
  • Pesta
  • Festival olahraga

Dari keenam kegiatan skala besar tersebut, festival olahraga seperti kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2, serta PON XX Papua lah yang kini tengah digarap oleh pemerintah terkait kebijakan kegiatan skala besar diizinkan.

Ya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 saat ini memang sedang berjalan, lalu menyusul Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang rencananya akan berlangsung pada 2-15 Oktober mendatang.

Penyelenggaraan kegiatan dalam skala besar di masa pandemi Covid-19 sendiri, bisa saja diberikan izin dari pusat selama kasus Covid-19 terkendali.

Lalu, pihak penyelenggara juga diminta memiliki kesiapan yang matang dan mengutamakan kesehatan maupun keselamatan tiap orang yang terlibat.

Mengutip Katadata, untuk penyelanggaraan PON XX Papua, pihak Satgas Covid-19 diketahui telah menyusun Buku Rekomendasi Protokol Kesehatan khusus Pencegahan Penularan Covid-19.

Faktor Risiko yang Harus Dihindari saat Kegiatan Berskala Besar Berlangsung

Mengutip penuturan Menkominfo, Johnny G. Plate, dalam pedoman penyelenggaraan kegiatan besar di masa pandemi Covid-19, setidaknya ada 6 faktor risiko penularan yang harus dihindari, yaitu:

  • Pertama, kondisi kasus Covid-19 di daerah tempat kegiatan berlangsung
  • Kedua, potensi penularan selama kegiatan di tempat umum akibat jarak antar partisipan dan buruknya sirkulasi udara.
  • Ketiga, durasi kegiatan yang lama dan risiko penularan semakin tinggi
  • Keempat, tata kelola kegiatan dalam ruangan dengan sirkulasi udara buruk, berpeluang lebih besar penularan.
  • Kelima, jumlah partisipan yang banyak membuat potensi penularan semakin besar
  • Keenam, pelaku partisipan yang belum vaksinasi secara penuh dan tidak menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, dapat meningkatkan peluang penularan.

Pedoman Penyelanggaraan Kegiatan Berskala Besar

Walaupun kegiatan skala besar diizinkan, namun penyelenggara kegiatan tetap harus memahami faktor risiko hingga pedoman pelaksanakan kegiatan tersebut.

Adapun pedoman penyelanggaraan kegiatan berskala besar yang ditetapkan pemerintah, diantaranya:

1. Sebelum kegiatan

Ada beberapa poin penting yang harus diterapkan oleh pihak penyelenggara sebelum menggelar kegiatan berskala besar di saat itu juga, seperti:

  • Memberikan edukasi seputar kesehatan bagi seluruh partisipan yang hadir
  • Menyusun pendoman pelaksanaan dengan rencana kontijensi
  • Memastikan bahwa fasilitas dan saranan prasarana pendukung protokol kesehatan

2. Selama kegiatan

Sementara, saat kegiatan skala besar berlangsung, berikut ini beberapa pedoman pelaksanaannya:

  • Memastikan skrinning kesehatan sebelum kegiatan berlangsung
  • Memastikan alat kesehatan pendukung cukup dan mudah diakses
  • Memastikan setiap partisipan patuh protokol kesehatan termasuk di luar wilayah kegiatan
  • Merujuk kasus positif yang terdeteksi untuk isolasi atau perawatan

3. Setelah kegiatan

Begitupun dengan setelah kegiatan berlangsung. Dimana, pihak penyelenggara harus memastikan kembali bahwa tidak ada kasus positif yang lolos untuk kembali ke daerah asal, dan maksimalkan karantina.

(Baca Juga: 9 Syarat Naik Pesawat saat PPKM Level 4)

Kebijakan Mengenai ‘Kegiatan Skala Besar Diizinkan’ Perlu Dikaji Kembali

Meski pemerintah sendiri telah mengeluarkan kebijakan terkait perizinan kegiatan skala besar, namun tak sedikit pula pihak yang meminta agar kebijakan tersebut dikaji kembali.

Mengutip laman Kompas, menurut anggota Komisi IX DPR, Alifudin, kebijakan tersebut baiknya dikaji bersama, mengingat situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang masih belum berakhir.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan berskala besar ini jangan sampai nantinya menimbulkan lonjakan kasus positif Covid-19.

Maka dari itu, Alifudin menegaskan bahwa pemerintah dan selaku pihak penyelenggara kegiatan sebaiknya mempersiapkan protokol kesehatan super ketat, misalnya dengan membatasi total pengunjung.

Tidak hanya itu saja, dirinya juga menyarankan bahwa izin pelaksanaan kegiatan berskala besar baiknya diberikan hanya pada kegiatan yang dilaksanakan di lokasi yang sudah termasuk zona hijau Covid-19.

Pandemi Covid-19 Belum Usai! Tetap Perketat Prokes dan Tambah Proteksi

Nah, itu dia sederet informasi mengenai kegiata skala besar diizinkan oleh pemerintah.

Ingat, meski kasus pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan penurunan, namun nyatanya kita masih harus berjuang bersama agar terbebas dari virus Covid-19.

Selain perketat protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi, tak ada salahnya buat kamu untuk menambah proteksi tambahan dengan asuransi kesehatan.

Adanya asuransi kesehatan akan memberikan rasa aman dan tentunya kamu enggak perlu khawatir masalah keuangan jadi boncos.

Karena, asuransi memberikan perlindungan menyeluruh, baik dari segi kesehatan para pemegang polisnya maupun perihal ongkos medis.

Kalau kamu belum punya asuransi kesehatan, bisa kok mengajukannya terlebih dulu lewat CekAja.com.

CekAja menyediakan beragam produk asuransi kesehatan dari mitra terbaik yang pastinya telah mengantongi izin OJK.

Preminya sangat terjangkau dan dengan cakupan perlindungan hingga jaringan rumah sakit yang luas.

Perihal pengajuan, kamu gak perlu repot mendatangi CekAja. Karena, seluruh proses pengajuan dapat kamu lakukan secara online, hanya dengan mengakses halaman situs CekAja.com saja.

Gimana, mudah bukan? Yuk, langsung apply asuransi kesehatan di CekAja.com, dan nikmati beragam perlindungannya untuk kamu dan keluarga tercinta.