Ini Kegunaan dan Efek Samping Hand Sanitizer Jangka Panjang

3 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Di saat wabah virus corona makin mengkhawatirkan, tindakan untuk menjaga kebersihan diri wajib dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan hand sanitizer. Tapi, kamu juga harus memahami kegunaan dan efek samping hand sanitizer untuk kulit tanganmu. Berikut ulasannya.

Kegunaan dan Efek Samping Hand Sanitizer Jangka Panjang

Hoax Tentang Pembuatan Hand Sanitizer

Penggunaan hand sanitizer saat merebaknya virus corona menjadi penting bagi semua orang. Sampai-sampai, stok hand sanitizer di berbagai toko swalayan pun habis dibeli.

Ini yang membuat beberapa orang mencari tahu cara membuat hand sanitizer sendiri di rumah. Sayangnya, banyak konten-konten DIY (do it yourself) pembuatan hand sanitizer yang sangat keliru.

Yakni dengan mencampurkan alkohol dengan kadar di atas 60 persen dengan gel aloe vera dengan takaran 1:1. Padahal, untuk membuat hand sanitizer membutuhkan sedikit takaran moisturizer (dalam hal ini gel aloe vera).

Sebab, hand sanitizer akan efektif digunakan jika mengandung alkohol di atas 60 persen. jika kamu cairkan dengan moisturizer, essensial oil, parfum, dan lainnya secara berlebihan, maka dipastikan hand sanitizer itu tidak efektif membunuh kuman.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pembuatan hand sanitizer tidak bisa dilakukan sembarangan, kecuali kamu paham betul takaran dan kandungan kimiawinya. Karena banyaknya hoax mengenai pembuatan hand sanitizer, maka kita harus lebih cermat dalam mengkroscek info yang didapat.

Kegunaan dan Efek Samping Hand Sanitizer

Sesuai dengan namanya, hand sanitizer adalah cairan pembersih tangan tanpa dibilas. Jadi, penggunaan hand sanitizer cukup dioleskan ke telapak dan punggung tangan, lalu biarkan mongering. Hand sanitizer biasanya dikemas dengan wadah kecil yang bisa dibawa kemana-mana.

Cairan yang satu ini memiliki kegunaan dan efek samping tersendiri. Berikut kegunaan dan efek samping hand sanitizer:

Kegunaan Hand Sanitizer

  • Membersihkan tangan dari debu dan kuman, dengan sensasi lembut di tangan.
  • Lebih maksimal membunuh kuman dan bakteri penyebab penyakit jika digunakan setelah mencuci tangan dengan air dan sabun.

Kegunaan hand sanitizer memang sebenarnya merupakan cairan pembersih pendukung. Efektivitasnya tentu saja tidak sebersih mencuci tangan dengan air dan sabun.

Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan kegunaannya sebagai cairan pembersih lapisan kedua, yang digunakan saat kamu sedang tidak bisa cuci tangan, atau menggunakannya setelah cuci tangan.

Hal yang salah terjadi ketika kamu menggunakan hand sanitizer dalam kondisi tangan kotor. Jangan harap mendapat kegunaan hand sanitizer dalam kondisi ini, ya.

Virus corona sendiri adalah virus yang larut atau hilang jika terkena zat pembersih dengan kadar anti-virus yang tinggi. Seperti air deterjen, air sabun, atau cairan disinfektan. Maka dari itu, hand sanitizer hanya bersifat sebagai cairan pembersih tambahan saja.

(Baca Juga: Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Menjadi Hand Sanitizer)

Efek Samping Hand Sanitizer

Kegunaan dan efek samping hand sanitizer sifatnya berbeda. Jika kegunaannya langsung bekerja cepat dalam jangka pendek, maka efek samping hand sanitizer baru terasa dalam waktu penggunaan yang lama alias jangka panjang, secara terus menerus.

1. Iritasi dan Alergi Kulit

Respon kulit pada obat luar tentu beragam. Namun efek samping hand sanitizer juga bisa mengakibatkan iritasi karena keringnya kulit yang sering terkena alkohol. Respon kulit dalam bentuk alergi juga bisa menimbulkan rasa gatal, ruam kulit, bentol-bentol, dan keluhan sulit bernapas.

2. Perih Jika Terkena Kulit Kering dan Luka

Penggunaan hand sanitizer pada kulit kering dan pecah-pecah, serta memiliki luka luar juga membuatmu merasakan perih. Jika tipe kulit tanganmu memang mudah kering, disarankan mencuci tangan dengan air dan sabun, gunakan hand cream, lalu baru pakai hand sanitizer.

3. Membuat Tangan Rentan Terinfeksi

Efek samping dari penggunaan hand sanitizer lainnya adalah kulit tangan yang lebih rentan terinfeksi. Kandungan pembasmi kuman pada hand sanitizer memang tidak setara dengan cuci tangan dengan air dan sabun.

Alih-alih terbebas dari kuman, infeksi kulit justru lebih berpeluang terjadi jika hand sanitizer dipakai terus menerus.

4. Kulit Mudah Terbakar Sinar Matahari

Ternyata, kulit juga akan lebih sensitif terhadap sinar ultraviolet jika terlalu sering menggunakan hand sanitizer. Akibatnya, kulit lebih mudah terbakar sinar matahari yang mempercepat proses pigmentasi (penggelapan warna) kulit.

Untuk meminimalisir efek samping hand sanitizer ini, kamu bisa menggunakan krim sunscreen dengan SPF minimal 30 sebelum menggunakan hand sanitizer.

5. Memicu Reaksi Hormon

Kandungan triclosan pada hand sanitizer yang terserap kulit memberi efek samping pada sistem hormonal saraf dan sistem hormonal tubuh. Terutama hormon tiroid dan estrogen. Kemungkinan kecil gangguan pada fungsi hati juga disebabkan oleh zat triclosan ini.

Mencegah datangnya berbagai penyakit dari kuman, virus dan bakteri sebaiknya tidaknya dengan hand sanitizer, tapi juga asuransi kesehatan. Kamu bisa bandingkan dan ajukan asuransi secara mudah lewat CekAja.com.

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah