Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen

by Miftahul Khoer on 19 Oktober, 2018

Saat ini bisa dibilang cukup jarang mendapatkan perumahan di tengah kota terutama di kota-kota besar dan metropolitan. Hal ini dikarenakan ketersediaan lahan yang terbatas dan harganya yang relatif lebih tinggi ketimbang di lahan-lahan pinggiran. Apa saja kelebihan dan kekurangan tinggal di apartemen? Yuk simak kelebihan dan kekurangannya.

bisnis properti - CekAja.com

Kelebihan Tinggal di Apartemen

Berdekatan dengan lokasi kerja

Para pengembang biasanya memilih lokasi pembangunan apartemen di tempat-tempat strategis yang dekat dengan pusat perkantoran, pendidikan, dan pusat pemerintahan.

Kalangan pengembang tahu betul pasar hunian apartemen akan banyak dicari oleh para pekerja kantoran, mahasiswa, hingga kalangan pegawai negeri sipil (PNS) yang ingin tinggal berdekatan dengan lokasi mereka bekerja.

Harga relatif lebih rendah

Harga apartemen relatif lebih rendah dibandingkan dengan rumah tapak. Sebab, konsumen apartemen hanya membeli bangunan saja. Sementara konsumen rumah tapak membeli bangunan beserta lahan atau tanahnya.

Dari sini bisa dibedakan mana yang lebih mahal dan mana yang lebih murah harganya. Artinya membeli hunian tanpa lahan akan jauh lebih rendah dibanding rumah biasa.

(Baca juga: Alasan Mengapa Investasi Apartemen Sangat Menjanjikan)
Tak direcoki tetangga

Bagi Anda yang biasa risih dengan recokan tetangga, maka memilih tinggal di apartemen merupakan pilihan tepat. Kebanyakan para penghuni yang tinggal di apartemen biasanya tak mau ikut campur urusan tetangganya. Berbeda dengan tinggal di rumah tapak, biasanya sebagian para tetangga ingin serba tahu urusan orang lain.

Keamanan cukup maksimal

Tinggal di apartemen sejauh ini memang cukup aman. Lantaran, personel keamanan yang boleh dibilang cukup maksimal selama 24 jam. Selain itu, biasanya juga pihak pengelola apartemen memasang CCTV di setiap area.

Kemanan di apartemen ini biasanya cukup ketat. Karena, setiap orang yang masuk harus melewati beberapa tahapam penjagaan petugas.

Fasilitas lumayan banyak

Tinggal di apartemen juga memiliki kelebihan dari segi fasilitas antara lain kolam renang, lobi, lapangan tenis, taman hingga arena bermain anak.

Fasilitas-fasilitas tersebut mungkin jarang ditemukan jika Anda membeli rumah biasa di perumahan tapak pada umumnya. Fasilitas lain yang juga sering diberikan pihak pengelola adalah adanya wifi gratis di titik-titik tertentu.

Kekurangan Tinggal di Apartemen

Tak punya lahan sendiri

Namun, selain banyak kelebihan yang bisa dinikmati ketika tinggal di apartemen, Anda juga akan mengalami beberapa kekurangannya yakni Anda tidak punya tanah sendiri.

Jika tinggal di rumah tapak Anda bisa membuat taman atau mempercantik area lahan yang tersisa, maka tidak demikian ketika Anda tinggal di apartemen. Karena tidak ada lahan sama sekali, maka Anda tidak bisa berbuat banyak untuk mengotak-atik lahan yang ada.

Jarang berinteraksi sosial

Bagi Anda yang biasa hidup bermasyarakat atau berinteraksi dengan tetangga, maka dipastikan jika Anda tinggal di apartemen akan jarang berkomunikasi dengan tetangga.

Para penghuni apartemen cenderung senang menghabiskan waktunya di dalam ruangan ketimbang bercengkrama bersama tetangga. Kalau pun ke luar ruangan, biasanya mereka nongkrong di lobi atau ke mal-mal terdekat.

(Baca juga: 4 Apartemen di Bawah Rp300 Juta di Sekitaran Jakarta)
Biaya perawatan lumayan lebih tinggi

Kekurangan dari apartemen ini juga membebankan kepada penghuni untuk mengeluarkan kocek lebih besar untuk biaya perawatan seperti biaya listrik, air, kebersihan hingga biaya langganan parkir.

Berbeda dengan tinggal di rumah tapak, Anda tidak perlu bayar parkir karena sudah punya garasi sendiri. Anda juga tidak perlu bayar biaya air karena Anda bisa membuat pompa sendiri atau juga bisa berlangganan PDAM yang jauh lebih murah.

Ruang terbatas

Seperti dikatakan di atas, tinggal di apartemen memang serba terbatas. Ruang yang ditempati merupakan keseluruhan bangunan. Yang tersisa paling hanya ruang untuk menjemur pakaian.

Dengan demikian, Anda tidak akan punya halaman rumah, taman atau teras yang bisa Anda gunakan. Berbeda jika Anda tinggal di rumah tapak yang memiliki banyak ruang untuk bisa dinikmati.

Gangguan sinyal telekomunikasi

Tak jarang para penghuni apartemen kesulitan mendapatkan sinyal telekomunikasi. Ini disebabkan karena bangunan apartemen yang tinggi berdampak pada jaringan yang masuk ke ruangan apartemen Anda.

Akses cukup sulit

Para penghuni apartemen biasanya berlomba-lomba mendapatkan unit lokasi yang paling bawah. Semakin mereka mendapatkan lantai paling bawah, maka semakin memudahkan mobilitas mereka.

Namun, bagi yang tidak kebagian unit di lantai bawah, para penghuni harus rela tinggal di apartemen di lantai-lantai atas. Ini artinya, mereka harus melewati lift untuk sampai ke apartemen yang ditempati.

Semakin tinggi lantai gedung maka semakin lama penghuni sampai di apartemennya. Beruntung jika lift yang digunakan lancar. Tak jarang kejadian lift apartemen macet dan tidak berfungsi sehingga mengharuskan para penghuni menggunakan tangga konvensional.

Nah, itulah kelebihan dan kekurangan jika Anda membeli dan tinggal di apartemen. Sekarang Anda putuskan apakah berencana beli apartemen atau rumah tapak? Jika Anda butuh panduan finansial profesional untuk membeli apartemen, Anda bisa akses CekAja.com sekarang juga. Yuk cek!

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami