Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Kenapa Mark Zuckerberg dan Steve Jobs Sering Pakai Baju yang Sama?

by Ariesta on 19 Maret, 2016

Terlepas dari obsesi banyak publik figur terhadap fesyen, ada orang-orang kaya juga terkenal yang tidak peduli dengan apa yang mereka kenakan. Mereka yang cuek ini disebut ‘capsule wardrobe’, alias memiliki 10-15 potong pakaian dengan warna dan model yang itu-itu saja.

Dan yang membuat banyak orang heran, makin sukses dan makin kaya seseorang, makin cuek mereka dengan penampilan sehari-hari. Sebut saja Mark Zuckerberg yang selalu memakai kaus abu-abu andalannya dan Steve Jobs dengan kaus hitam panjang yang selalu sama. Kenapa mereka kok terkesan tidak mau ribet? Ternyata ini alasannya.

Karena baju di lemari itu-itu saja, mereka pun tidak perlu pusing memilih

Pernahkah kamu merasa tidak percaya diri dengan baju yang kamu pakai? Pernahkah kamu merasa ingin buru-buru pulang ke rumah karena saltum (salah kostum)? Nah, para miliarder ini males banget kalau harus mengalami hal-hal tersebut.

Alasan mereka memakai baju yang itu-itu saja adalah supaya tidak perlu pusing-pusing membongkar lemari dan memilah-milih. Alhasil, tenaga dan pikiran mereka bisa lebih digunakan untuk  membuat keputusan-keputusan yang lebih penting.

Hal ini diakui langsung oleh Barack Obama. “Aku hanya memakai jas abu-abu dan biru. Ini karena aku ingin menyederhanakan pilihan. Aku tidak mau membuat keputusan tentang apa yang aku makan dan apa yang aku pakai, karena aku punya lebih banyak hal yang harus diputuskan,” katanya seperti dikutip dari Brightside.

(Baca juga: Pria Wajib Miliki 7 Barang Ini di Lemarinya Agar Bisa Tampil Modis Sekaligus Hemat)

Mark Zuckerberg juga beralasan sama. Menurutnya, sebuah keputusan yang baik di pagi hari sangat menentukan keputusan yang dia buat sepanjang hari. 

Waktu yang dihabiskan lebih sedikit

Saat kamu merasa saltum, kamu pun melepas baju yang kamu pakai, melipatnya ke dalam lemari, lalu memilih baju lain yang ingin dikenakan. Ini sangat membuang-buang waktu, terutama jika kamu sedang terburu-buru. Tapi para orang sukses tidak mau membuang-buang waktu mereka. Bersiap-siap di pagi hari jadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Mengurangi stres

Matilda

Para wanita terutama, sering merasa stres dan frustrasi karena tidak tahu apa yang harus mereka pakai saat membuka lemari mereka. Apa yang ini cocok? Apa warna ini matching?

Matilda Kahl, seorang art director asal New York, mengungkap alasannya memakai baju yang sama setiap hari adalah karena dia tidak ingin dibuat stres di pagi hari. Dengan memakai kemeja berbahan sutra dan celana hitam setiap harinya, setidaknya satu sumber stres di pagi hari bisa dikurangi.

Menghemat energi

Christopher Nolan merupakan seorang sutradara dengan banyak film sukses box office. Dalam wawawancara dengan New York Times Magazine, dia mengungkap jika memilih baju apa yang harus dipakai di pagi hari sangat membuang-buang tenaga. Kini dia konsisten dengan pilihan jas berwarna gelap, kemeja biru, celana hitam, dan sepatu bermodel sama setiap harinya.

Christopher menjelaskan mengapa punya banyak baju dengan model yang sama sebagai buang-buang tenaga. Tidak hanya menguras pikiran untuk memilih, baju-baju tersebut menuntut untuk dirawat (dengan metode mencuci yang pastinya berbeda-beda tergantung bahan) dan ditata. Dan tentu saja dia tidak mau dibuat ribet oleh semua itu.

Supaya terlihat ikonik

steve-jobs-speech_1980179a

Memakai baju yang sama setiap harinya adalah cari paling mudah dan murah untuk membuat orang lain mengingatmu. Baju yang itu-itu ibarat identitas yang menjadikanmu unik. Ibaratnya, dari jauh pun orang sudah tau kalau itu kamu hanya dengan melihat warna baju. Begitu juga yang kesan yang kamu rasakan setiap kali melihat foto Marck Zuzkerberg atau Steve Jobs bukan?

Pastinya lebih hemat

Coba cek lemarimu. Pasti lebih banyak baju-baju yang jarang dipakai daripada yang sering dikenakan. Pada tahun 1930, rata-rata wanita di Amerika punya sembilan potong pakaian. Kini, wanita Amerika punya 30 potong! Itu artinya mereka bisa menggunakan busana berbeda setiap harinya dalam sebulan. Terbayang  waku yang dihabiskan untuk memilih baju yang cocok setiap paginya?

Konsisten memiliki sedikit baju juga berdampak positif terhadap dompetmu. Kamu jadi tidak mudah tergoda diskon atau merasa harus membeli baju setiap hari raya. Karena dengan beberapa potong saja, kamu bisa tetap bergaya lho. Baca tips Item yang Bisa Bikin Wanita Bergaya Tanpa Buat Dompet Sengsara.

Tentang Penulis