Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Ketahui Syarat, Kelengkapan dan Proses Pencairan Jamsostek

by Riri Anggraheni Eka Rimandasari on 29 March, 2016

fakta uang_kredit tanpa agunan - CekAja.com

Banyak manfaat yang akan diperoleh oleh karyawan jika terdaftar sebagai peserta Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Hari Tua (JHT).

Salah satunya dapat menggunakan manfaat dari Jaminan Hari Tua (JHT). Jadi, karyawan yang terdaftar sebagai peserta Jamsostek tersebut seperti menabung. Untuk cara klaim saldo JHT 10% dan 30% saat ini sudah sudah mengalami perubahan.

Dengan adanya peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2015 yang berlaku mulai 1 September 2015 kemarin memang membuat tata cara mencairkan uang JHT sebesar 10% dan 30% menjadi berubah. Jika sebelumnya pencairan saldo JHT sebesar 10% dan 30% ini berlaku untuk seluruh peserta BPJS TK, dengan syarat sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 10 tahun.

Namun, sekarang klaim JHT 10% dan 30% ini hanya berlaku bagi peserta yang masih aktif bekerja di perusahaan, dengan syarat usia kepesertaannya yang masih sama, yaitu minimal 10 tahun.

Pencairannya sendiri tidak boleh dipilih seluruhnya atau dalam arti lain hanya boleh dipilih salah satu, yang 10% untuk persiapan pensiun, atau yang 30% untuk biaya perumahan. Lalu, mungkin Anda bertanya-tanya apa saja syarat pencairan jamsostek? Bagaimana kelengkapan dan prosesnya? Yuk, pahami penjelasan berikut!

Syarat klaim JHT 10% dan 30%

Ketika peserta sudah mencairkan JHT yang sebesar 10% atau 30%, maka peserta BPJS TK tidak bisa mencairkan JHT secara bertahap lagi. Tahap selanjutnya sendiri setelah pencairan 10% atau 30% adalah pencairan 100% atau klaim JHT secara penuh. Klaim pencairan JHT 100% ini sendiri membutuhkan waktu sebulan sejak peserta yang bersangkutan sudah berhenti bekerja. Adapun untuk mengklaim atau mencairkan JHT sebesar 10% atau 30% ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  1. Sudah menjadi peserta Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan selama 10 tahun.
  2. Masih aktif bekerja di perusahaan.
Kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi

Persyaratan ini sendiri kemudian harus dilengkapi dengan kelengkapan dokumen yang harus dibawa langsung ke kantor BPJS TK. Kelengkapan dalam berkas dan dokumen dalam pengajuan klaim JHT 10% dan 30% itu adalah :

  1. Untuk klaim saldo JHT 10%:
  1. Fotocopy kartu BPJS TK/Jamsostek dengan membawa yang asli.
  2. Fotocopy KTP atau Paspor Peserta dengan menunjukkan yang asli.
  3. Fotocopy KK (Kartu Keluarga) dengan menunjukkan yang asli.
  4. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  5. Buku Rekening Tabungan
  1. Untuk klaim saldo JHT 30%:
  1. Fotocopy kartu BPJS TK/Jamsostek dengan membawa yang asli.
  2. Fotocopy KTP atau Paspor Peserta dengan menunjukkan yang asli.
  3. Fotocopy KK (Kartu Keluarga) dengan menunjukkan yang asli.
  4. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  5. Dokumen Perumahan.
  6. Buku Rekening Tabungan
Cara klaim JHT BPJS 100% terbaru

Mulai 1 September 2015 siapapun peserta BPJS TK yang ingin mencairkan 100% saldo JHT-nya, tak perlu lagi menunggu hingga usia 56 tahun, atau ketika mengalami cacat total tetap, atau ketika sudah meninggal dunia. Hanya dengan menunggu satu bulan setelah kamu berhenti kerja, kamu sudah bisa mencairkan 100% saldo JHT. Namun untuk yang masih bekerja, prosedur pencairan uang JHT akan berlaku ketentuan 10% untuk persiapan pensiun, 30% untuk biaya perumahan, dan 100% ketika sudah berumur 56 tahun.

Kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi

Bagi kamu yang ingin mencarikan semua saldo JHT, maka kamu harus berhenti bekerja terlebih dahulu, entah karena inisiatif sendiri (resign) atau pun diberhentikan oleh perusahaan (PHK). Namun untuk benar-benar bisa mengambil dana ini, Anda harus melengkapi beberapa dokumen dan berkas-berkas yang dipersyaratkan seperti :

  1. Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan.
  2. Paklaring.
  3. KTP atau boleh juga SIM.
  4. Kartu Keluarga.
  5. Buku Tabungan.

Jangan lupa juga untuk memfotocopy dokumen-dokumen tersebut masing-masing satu lembar dan juga menyertakan dokumen yang asli.

Prosedur pengajuan pencairan JHT 100%

Untuk mengajukan pencairan Jamsostek atau JHT 100% ini prosedurnya sama seperti sebelumnya yaitu :

  1. Mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
  2. mengisi formulir pengajuan klaim JHT,
  3. Menandatangani surat pernyataan sedang tidak bekerja di perusahaan manapun,
  4. Ceklis kelengkapan berkas,
  5. Panggilan wawancara dan foto
  6. Terakhir transfer seluruh saldo JHT ke nomor rekening bank.
Berapa lama dari proses pengajuan disetujui sampai dana diterima rekening?

Prosesnya bisa relatif, namun rata-rata proses hingga masuk rekening 3 hari kerja setelah pengajuan pencairan dana JHT disetujui oleh Kantor Jamsostek.

Nah, sudahkah Anda memahami syarat pencairan jamsostek tersebut? Jangan lupa, pahami juga prosedur pengajuan pencairan dan kelengkapan dokumennya.

Tentang Penulis

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami