Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Kewajiban PIN 6 Digit Kartu Kredit Diundur Hingga Juni 2020

by JTO on 11 Desember, 2014

Penggunaan PIN 6 digit pada setiap transaksi kartu kredit yang rencananya diterapkan mulai Januari 2015, diundur menjadi Juli 2015. Kewajiban implementasi PIN 6 digit ini dilakukan paling lambat 30 Juni 2020.

Alasan mundurnya penerapan PIN 6 digit ini disebabkan adanya pemantauan dan evaluasi yang dilakukan Bank Indonesia (BI). “Implementasi PIN 6 digit adalah sebagai sarana verifikasi dan autentikasi pada transaksi kartu kredit, dan disimpulkan perlunya melakukan perubahan ketentuan dengan beberapa pertimbangan,” tutur Direktur Komunikasi BI Peter Jacobs dalam keterangannya, Kamis (11/12/2014). (Baca: Januari 2015, Kartu Kredit Wajib Pakai PIN 6 Digit)

Menurutnya, ada tiga pertimbangan yang menyebabkan mundurnya ketentuan tersebut. Pertama, BI perlu memberikan waktu yang lebih lama bagi penerbit dan acquirer untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pedagang (merchant) mengenai penggunaan PIN 6 digit.

Hal ini ditempuh agar masyarakat lebih memahami tata cara penggunaan PIN 6 digit sebagai sarana autentikasi dan verifikasi transaksi kartu kredit. Selain itu, merchant lebih siap mengimplementasikan PIN 6 digit atas transaksi kartu kredit di lokasi kegiatan usahanya, sekaligus mampu mengedukasi konsumen yang akan bertransaksi dengan kartu kredit mengenai tata cara dan manfaat penggunaan PIN 6 digit.

Kedua, ternyata mayoritas penerbit belum sepenuhnya siap menerbitkan kartu kredit yang telah mengimplementasikan PIN 6 digit. Bahkan beberapa acquirer membutuhkan perpanjangan waktu untuk menyiapkan mesin EDC dan host system agar mampu memproses transaksi kartu kredit dengan PIN 6 digit. Untuk itu, perpanjangan waktu perlu diberikan agar implementasi PIN 6 digit dapat berjalan dengan baik. (Baca juga: Januari 2015 Kartu Kredit Gunakan PIN, Kenali Dulu Faktanya)

Alasan ketiga, dipandang perlunya harmonisasi waktu implementasi PIN 6 digit dengan kebijakan Sistem Pembayaran ke depan, termasuk kebijakan mengenai implementasi National Payment Gateway. Hingga nantinya tidak menimbulkan inefisiensi yang besar bagi industri.

Paling Lambat Juni 2020

Dengan adanya beberapa pertimbangan tersebut, Bank Indonesia akan melakukan perubahan atas Surat Edaran No.14/17/DASP tentang Penyelenggaraan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu, khususnya mengenai implementasi PIN 6 digit atas transaksi kartu kredit.

Hal pertama yang akan dilakukan, kata Peter, adalah tentang penetapan waktu penerapan PIN 6 digit. Terhitung sejak 1 Juli 2015 seluruh penerbitan kartu baru dan kartu perpanjangan (renewal) oleh penerbit kartu kredit di Indonesia wajib telah menggunakan PIN 6 digit.

Sedangkan untuk kartu lama yang belum jatuh waktu penggantian, tetap dapat digunakan oleh pemegang kartu. Namun, kata Peter, saat jatuh waktunya harus digantikan dengan kartu yang telah mengimplementasikan PIN 6 digit.

Selain itu, seluruh acquirer kartu kredit diwajibkan mengganti atau meningkatkan standar keamanan pada seluruh EDC dan host system paling lambat 30 Juni 2015. Sehingga seluruh proses transaksi kartu kredit dengan PIN 6 digit bisa dilakukan. (Baca: 4 Jurus Jitu Bebas Tunggakan Kartu Kredit)

Pada perubahan surat edaran tersebut, Bank Indonesia memberikan masa transisi atas pemrosesan transaksi kartu kredit sampai dengan 30 Juni 2020. Artinya, waktu itu adalah batas maksimal di mana penerbit dapat melakukan pemrosesan transaksi kartu kredit dengan menggunakan tanda tangan atau PIN 6 digit sebagai alat autentikasi dan verifikasi.

Jadi, terhitung 1 Juli 2020 pemegang kartu kredit tidak boleh lagi menggunakan tandatangan sebagai sarana verifikasi dan autentikasi transaksi. Kecuali untuk transaksi dengan menggunakan kartu kredit dari penerbit luar negeri atau transaksi di negara lain yang masih menerapkan verifikasi dan autentikasi dengan tandatangan.

“Penggunaan PIN lebih aman dari tandatangan mengingat PIN adalah angka rahasia yang hanya diketahui pemiliknya dan terenkripsi sehingga lebih sulit untuk dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Untuk memastikan implementasi PIN 6 digit terlaksana dengan baik, Bank Indonesia akan segera menerbitkan perubahan Surat Edaran Bank Indonesia terkait implementasi PIN 6 digit atas transaksi kartu kredit.

Selain itu, BI mewajibkan penerbit dan acquirer melakukan sosialisasi dan edukasi secara intensif kepada pemegang kartu dan pedagang (merchant) mengenai mekanisme bertransaksi kartu kredit dengan menggunakan PIN 6 digit dan manfaatnya, serta melakukan monitoring terhadap perkembangan proses implementasi PIN 6 digit. (*)

Ajukan segera ratusan kartu kredit sesuai kebutuhan Anda di sini.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami