Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Khasiat Saffron: Cegah Kanker Hingga Redakan Depresi, Kuy Kepoin!

by Sindhi Aderianti on 1 Agustus, 2019

Ada saja upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan. Saffron kini semakin menjadi pilihan beberapa orang sebagai booster alami bagi tubuh mereka. Berbagai online shop pun berlomba-lomba menjual rempah khas Timur Tengah tersebut. Yuk mengenal saffron yang rupanya punya banyak khasiat!

khasiat Saffron

Saffron konon merupakan rempah-rempah termahal di dunia yang berasal dari bunga Crocus Sativus. Jadi, setiap bunga Crocus memiliki tiga kepala putik atau biasa disebut stigma. Pada bagian tangkai yang mengubungan antara kepala putik dan bunga bagian dalam, itulah yang disebut saffron.

Mengapa Harga Saffron Mahal?

Rempah berwarna merah ini dibanderol seharga 500-5.000 dolar AS atau setara Rp7 juta hingga Rp70 juta per 1 pon (450 gram). Selangitnya harga saffron ini tak lain dikarenakan masa panen yang singkat. Bunga Saffron hanya mekar dalam satu minggu selama musim gugur.

Selain itu, dibutuhkan iklim dan curah hujan yang tepat pula agar saffron bisa tumbuh subur. Belum lagi untuk menghasilkan 1 gram saja, dibutuhkan sekitar 150 bunga. Tanaman berbunga ungu cantik ini hanya bisa tumbuh di beberapa negara, antara lain Iran, Pakistan, Yunani, Italia, dan Spanyol.

Dalam proses produksinya, petani harus mengambil saffron menggunakan alat pinset satu persatu, kemudian mengeringkannya di dalam sebuah wadah khusus. Saffron juga hanya bisa dipanen pagi-pagi sekali, karena cahaya matahari bisa mengubah kandungan dari rempah tersebut.

(Baca juga: Wow, Sayuran Murah Ini Punya Khasiat Segudang!)
Sederet Khasiat Saffron Untuk Tubuh

Walaupun harganya mahal, khasiat yang diberikan saffron tak tanggung-tanggung. Terlebih untuk berat 1 gram saja, saffron bisa dipakai selama 1 bulan rutin 2x sehari. Pastinya tidak akan rugi! Yuk, simak lima khasiat mengonsumsi saffron di bawah ini:

1. Mengurangi gejala PMS

Gejala fisik, emosi, dan psikologis yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi tentu amat mengganggu bagi sebagian wanita. Dengan menghirup aroma saffron selama 20 menit, kadar hormon stres kortisol dapat berkurang, lho! Selain itu, senyawa alami yang terkandung dalam saffron seperti safranal sangat berperan untuk meredakan rasa nyeri atau kram pada saat menstruasi.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Saffron memiliki komponen yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Di antaranya adalah karoten, asam folat serta vitamin C. Kesemua komponen ini amat baik untuk menambah produksi leukosit. Sehingga tubuh pun terproteksi dari berbagai ancaman penyakit menular di luar sana.

3. Mencegah kanker

Hebatnya lagi, saffron kaya akan antioksidan. Bahkan antioksidan yang terkandung dalam saffron yakni crocetin dan kaemferol memiliki sifat sebagai antikarsinogenik. Antikarsinogenik merupakan lawan dari karsinogen, dimana zat ini berkontribusi baik untuk menetralisir radikal bebas yang menjadi penyebab utama tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.

4. Mengontrol nafsu makan

Sedang berusaha menurunkan berat badan? Saffron juga bisa membantu dietmu. Menurut penelitian, saffron dapat membantu mengurangi nafsu makan. Kandungan beberapa senyawa alami pada saffron inilah yang menjadi faktor pengendali hormon leptin dan ghrelin yang memicu timbulnya rasa lapar.

5. Meredakan depresi

Jangan anggap sepele depresi. Depresi juga termasuk penyakit yang justru lebih membahayakan fisik dan mental, terlebih bila tidak segera ditangani. Saffron dengan kandungan crocin dan safranalnya ini juga menghasilkan dopamine, yakni zat yang bisa meningkatkan mood dan mengendalikan emosi. Artinya, saffron dapat pula digunakan sebagai antidepresan alami tanpa efek samping.

(Baca juga: Yuk Intip Manfaat Buah Ini Untuk Kesehatan Anak!)
Cara Mengonsumsi Saffron

Pada umumnya cara mengonsumsi saffron bukan dengan langsung dimakan bulat-bulat. Melainkan diseduh seperti meminum teh. Begini langkah-langkahnya:

  • Siapkan air hangat sekitar 500ml
  • Masukkan 3-5 helai saffron, diamkan selama maksimal 15 menit
  • Setelah dicampur dengan air hangat, warna kuning akan muncul
  • Air rendaman saffron pun siap diminum

Saffron aman dikonsumsi oleh semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Bahkan ibu hamil dan menyusui pun boleh. Namun meski alami, mengonsumsi saffron tetap harus dibatasi yakni tidak lebih dari 1,5 gram/hari atau maksimal 10 helai saja.

Bedanya Saffron Asli dan Palsu

Membedakan mana saffron yang asli dan palsu mudah saja. Kamu bisa membuktikannya langsung ketika menyeduh rempah-rempah berwana kemerahan ini.

Saffron asli tidak langsung menguning jika direndam dengan air. Warna kuningnya justru muncul secara perlahan dalam beberapa menit. Jika saffron yang kamu campur dengan air langsung berwarna kuning, tandanya saffron tersebut palsu. Sebab warna kuning itu muncul karena adanya tambahan pewarna buatan. Bagaimana, tertarik untuk mencoba saffron?

Selain mengonsumsi makanan dan minuman sehat, lindungi diri kamu dengan asuransi kesehatan terbaik. Cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami