Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Kiat Bisnis Jual Beli Mobil Bekas

by Satrya Agung on 10 Februari, 2016

mobil bekas murah - CekAja.com

Menjalani bisnis jual beli mobil bekas selain membutuhkan modal yang cukup besar juga kesabaran tingkat tinggi. Untuk tahap awal saja kamu harus menyediakan beberapa mobil dengan bermacam tipe untuk dipajangan.

Padahal minat calon pembeli cenderung berbeda-beda. Selain itu perputaran uang di bisnis ini tidak cepat seperti bisnis lainnya. Walau pada akhirnya keuntungannya pun cukup tinggi. Jika kamu berencana untuk terjun ke bisnis ini, selain niat dan kemantapan hati juga dibutuhkan kepiawaian dalam mengelolanya.

Kedalaman informasi dan pengetahuan dunia otomatif menjadi kunci kesuksesan. Hal ini yang menyebabkan tidak semua orang mau mendulang pundi dengan menjual mobil bekas ini. Jika kamu sudah mengetahui seluk beluknya maka akan sangat mudah mendapatkan untung dengan menjual mobil bekas ini. Karena tren masyarakat yang selalu update mobil mereka dengan versi terbaru.

Kali ini kami akan beberkan beberapa tips yang berguna untuk kamu yang akan menjalani bisnis jual beli mobil bekas ini.

  • Pilihlah lokasi yang ramai dilewati orang, gampang dilihat dari jalan, tempat yang luas untuk penyimpanan, serta didukung penerangan yang baik. Sebaiknya hindari lokasi yang berada di area yang lalu lintasnya satu arah. Dan pastikan juga lokasi tersebut terbebas dari kasus hukum. Jangan sampai bisnis kamu terganggu karena adanya silang sengketa yang memperebutkan lokasi itu.
  • Beli mobil yang bermerek dan jenis yang paling banyak diminati masyarakat, seperti Avanza, Xenia, Innova, Jazz, Grand Livina, dan merek lain yang sekiranya paling laku. Alasannya sudah jelas, agar dagangan kamu bisa cepat terjual.
  • Pilih mobil yang berkisaran 70 juta sampai 150 juta dengan tahun pembuatan masih antara 7 tahun. Startegi ini bermaksud bahwa mobil yang kamu jual tidak terlalu mahal dan tidak terlalu lama.
  • Saat membeli mobil bekas usahakan langsung dari penggunan atau end user. Karena kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan akan mendulang lebih banyak untung saat menjual kembali
  • Yang wajib diperhatikan saat beli mobil bekas adalah bodi, warna, chasis, jarak tempuh (km), kelistrikan, kaki-kaki, dan sebagainya. Untuk memastikannya, parkir mobil yang hendak kamu beli di bawah sinar matahari sehingga kamu akan mendapatkan pencahayaan yang baik. Kamu akan bisa menelisik apakah mobil tersebut pernah mengalami tabrakan apa tidak dengan melihat adanya indikasi pendempulan baik itu di pintu, belakang mobil, atau pada depan mobil. Buka juga kap mesin dan dengarkan apakah suara mobil cukup halus atau apakah ada rembesan oli. Jangan sungkan juga untuk menjajalnya, karena dengan demikian kamu akan tahu performa mesin dan kondisi fisik dari mobil.
  • Namun jika kamu kurang begitu paham dengan mobil, maka bawalah montir kepercayaan kamu untuk ikut memeriksa kondisi mobil yang hendak kamu beli. Kamu akan mendapatkan pendapat dari si montir apakah mobil tersebut layak dibeli dan jika akan dibeli akan dibandrol dengan harga berapa. Dan jangan lupa, selalu selipkan uang saku pada montir tersebut sehingga ia pun akan senang dan akan mau membantu kamu sewaktu-waktu.
  • Periksa kelengkapan surat-suratnya, baik itu Faktur asli, BPKB, STNK, dan bukti pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. Kamu juga bisa mengirimkan SMS ke Samsat di daerah kamu untuk mengetahui status dari mobil itu.
  • Jalin kerjasama dengan bengkel yang kamu ketahui kualitasnya untuk memperbaiki mobil yang sudah dibeli hingga bisa dijual dan tampil sempurna. Dan akan lebih baik lagi jika kamu punya mekanik dan bengkel sendiri.

Demikian beberapa kiat sukses dalam berbisnis jual beli mobil bekas. Semoga bermanfaat dan jika kamu hendak membeli mobil dan membutuhkan kredit kamu bisa klik di link ini. Terima kasih

Tentang Penulis

Satrya Agung

Tenggelam dalam lautan kata, bernapas dengan insang bahasa.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami