Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Kiat Jitu Tingkatkan Bisnis Kuliner di Bulan Ramadan

by Miftahul Khoer on 27 April, 2020

Bisnis kuliner masih jadi andalan para pelaku usaha tak terkecuali di bulan ramadan. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya mayoritas Islam. Peluang ini masih sangat besar jika tidak kamu manfaatkan. Tapi untuk meningkatkan pemasaran di bulan ramadhan juga bukan hal yang mudah. Perlu strategi khusus agar bisnis kuliner ini bisa tetap cuan.

Beberapa pelaku usaha mungkin masih ada yang menyangka bahwa di bulan ramadan bisnis kuliner ini bisa meredup. Ya benar, hal itu mungkin saja bisa terjadi apabila menggunakan strategi pemasaran seperti di hari-hari biasa.

Namun jika kamu bisa mengubah strategi pemasarannya justru bisnis kuliner kamu bisa meningkat lo.

Ada cara-cara yang perlu kamu ketahui agar bisnis kuliner kamu ini bisa mendatangkan cuan yang besar. Penasaran gimana caranya? Simak yuk berikut 5 cara dan penjelasannya di bawah ini.

(Baca  juga: Beberapa Pilihan Kue Lebaran Untuk Dicicipi)

1. Gunakan tema ramadhan

Hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu dengan memanfaatkan momen ramadan ini. Mulailah untuk membuat tema ramadan yang bisa diaplikasikan ke dalam bisnis kuliner kamu.

Tema itu bisa kamu aplikasikan di segala hal, mulai dekorasi tempat bernuansa ramadan, kemasan makanan, atau bahkan dengan memasang banner dengan tulisan ucapan ramadan.

Tema ramadan yang kamu usung ini salah satu strategi pemasaran untuk menunjukan apresiasi kamu terhadap calon konsumen kamu serta untuk memberikan pelayanan terhadap orang-orang muslim yang sedang melaksanakan puasa.

Hal ini juga untuk menarik perhatian para konsumen untuk datang dan membeli sajian kuliner kamu.

2. Luncurkan promo ramadan

Promo bulan ramadan ini penting untuk menarik banyak konsumen. Kamu bisa memberikan promo khusus di beberapa menu makanan.

Atau di minggu pertama puasa kamu bisa memberikan takjil secara gratis. Dan kamu juga bisa mencoba memberikan promo dengan varian menu menarik dengan harga yang relatif murah.

Promo ini juga bisa dari makanan pembuka atau minuman. Seperti memberikan harga murah untuk minuman seperti jus, boba, es kopi, dan bisa juga kamu memberikan pembelian buy 2 get 1 free atau memasang promo “All You Can Eat.’’ Eits, tapi ingat kalkulasi dan sesuaikan dulu marginnya ya. Jangan sampai rugi.

3. Luncurkan menu spesial ramadan

Momen ramadan ini bisa kamu manfaatkan untuk membuat menu spesial di restoran kamu.

Menu masakan spesial ini bisa kamu bikin dengan memberikan sentuhan nuansa ramadan seperti memakai nama khusus yang identik dengan istilah-istilah Islami atau yang kearab-araban. Kamu bisa mulai dari masakan yang paling sederhana dan yang paling banyak diminati konsumen.

Misalkan kamu bisa mengolah masakan nasi goreng spesial ramadhan dengan memakai nama unik, seperti nasi goreng Gurun, atau ayam goreng Aisyah dan istilah-istilah lain yang tengah viral.

Penamaan unik itu bertujuan untuk memberikan rasa penasaran kepada calon konsumen dan jangan lupa menu makanan spesial itu pun harus memperhatikan cita rasa yang beda dan tentu saja harus enak.

4. Paket buka puasa

Kamu juga bisa menyediakan paket buka puasa, misalnya dengan menambahkan menu makan dengan takjil seperti kolak, atau kue-kue manis dengan harga yang relatif murah.

Dengan membuat paket buka puasa ini akan menarik orang yang berpuasa untuk membeli menu kuliner kamu. Paket buka puasa ini juga sekaligus untuk melayani orang yang ingin berbuka secara praktis.

Biasanya orang yang akan berbuka puasa ini perlu makanan pembuka yang manis sebelum mereka menyantap makanan berat seperti nasi dan lauk.

Maka dari itu, jika kamu menyediakan paket buka puasa seperti itu, bisa memudahkan orang ketika terdesak untuk berbuka puasa serta bisa mempercepat transaksi.

(Baca juga: Bisnis Kue Lebaran, Bisnis Yang Tak Lekang Waktu?)

5. Tetap buka saat sahur

Mulailah untuk mulai mengatur waktu jam buka dengan mencoba buka saat jam sahur. Meskipun intensitasnya tak seperti buka puasa, hal ini bisa membantu melayani orang yang kesulitan mencari makanan untuk sahur dan orang yang malas masak di rumah.

Hal ini juga jadi kesempatan baik bagi kamu, karena akan jarang sekali warung makan atau restoran yang buka pada jam-jam seperti itu. Jika kamu lebih dulu memberlakukan jam sahur ini, restoran atau warung makan kamu bisa jadi buruan banyak orang lo.

Inilah 5 cara untuk meningkatkan bisnis kuliner kamu di bulan ramadhan ini. Dalam sebuah bisnis, memang perlu keseriusan serta inovasi agar bisa bertahan di segala kondisi.

Selain itu, kamu juga jangan lupakan faktor modal. Untuk mengembangkan bisnis, kamu bisa memperoleh dana eksternal secara  mudah. Ajukan saja fasilitas Kredit Tanpa Agunan Bank Permata di CekAja.com Selamat mencoba ya gaes!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.