Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Kisah Inspiratif Pendiri Uber yang Menarik untuk Diketahui

by Rafly Aditia on 15 Februari, 2017

uber_kredit mobil - CekAja.com

Industri aplikasi khususnya di bidang transportasi online memang tengah naik daun.

Aplikasi transportasi online memang menjadi sorotan, dianggap berhasil menjadi solusi bagi masyarakat membuat aplikasi transportasi online sangat laku di pasaran. Salah satu aplikasi transportasi online yang terkenal dalah Uber.

Yup, Uber berhasil mengguncang industri taksi dan menjadi inspirasi bagi banyak perusahaan lainnya. Tetapi tahukah kamu bahwa ternyata salah satu pendiri Uber, Travis Kalanick memiliki kisah yang inspiratif?

Sudah mulai berbisnis sejak kecil

Ternyata Kalanick sejak kecil sudah memiliki bakat menjual. Dirinya yang bercita-cita menjadi mata-mata tersebut memiliki bakat untuk berbisnis, bahkan pada umur 18 tahun, Kalanick telah menjalankan bisnisnya sendiri di bidang bimbingan belajar.

pinjaman tanpa jaminan kta tanpa agunan-CekAja.com

Salah satu teman Kalanick ternyata telah menyadari kemampuan Kalanick sejak dulu, bahkan kemampuan menjual seolah menjadi satu dengan kepribadiannya.

“Kalanic adalah salesman yang bagus. Dia menjadikan itu sebagai kepribadiannya. Dia selalu berusaha menjual sesuatu padaku,” kata salah seorang temannya, seperti dikutip dari Business Insider.

Bukan cuma itu, kemampuan sebagai salesman yang sangat dibutuhkan yaitu bercerita dan mendeskripsikan sesuatu merupakan keahliannya yang tidak lagi diragukan.

“Dia juga pencerita yang baik. Dia bisa mengilustrasikan banyak hal berbeda. Dia juga bersemangat dan oportunis, yang bisa saja adalah sifat yang baik atau buruk,” tutur temannya yang lain.

Pernah bangkrut berkali-kali!

Usut punya usut, di masa lalu ternyata Kalanick sempat mengerjakan sebuah proyek bernama Scour yang berguna untuk berbagai file. Scour sendiri merupakan salah satu mesin pencari peer to peer yang cukup populer pada kala itu. Bahkan Kalanick rela berhenti dari kuliahnya untuk mengembangkan Scour.

Setelah mendapatkan banyak pendanaan, Kalanick berhasil mengembangkan Scour dengan baik. Walau begitu, Scour banyak dibenci oleh para penyedia konten karena dianggap menjadi kendaraan dari aksi pembajakan di dunia maya. Karena itu, Scour digugat sebesar USD 250 milair dan akhirnya bangkrut.

Tidak cuma itu, setelah Scour bangkrut Kalanick kembali membuat perusahaan baru bernama RedSwoosh yang menghantarkan konten web pada user dengan biaya terjangkau. Namun ternyata tidak sesuai harapan, setelah tragedi 911, perkembangan perusahan teknologi melambat karena efek perekonomian yang lesu, hal ini juga berdampak pada RedSwoosh.

Akhirnya Kalanick menjual perusahan tersebut ke Akamai Technologies seharga USD 20 juta. banyak yang menganggap walau dirinya bangkrut, Kalanick berhasil melakukan sesuatu yang brilian dengan menjual perusahaannya dengan harga yang cukup menguntungkan.

Tidak takut risiko

Lulusah University of California tersebut sepertinya tahu betul bahwa jika ingin menjadi pebisnis yang hebat, harus bisa menghadirkan inovasi dan solusi kepada para konsumen. Bahkan hal tersebut dilakukannya walau harus mengambil risiko.

Pada tahun 2008 Kalanick bersama Garret Camp yang juga merupakan pendiri Uber hadir di konferensi teknologi LeWeb untuk mencari ide.

(Baca juga: Lupakan Bunga dan Cokelat, Beri Kado Ini Untuk Menyenangkan Wanita Saat Valentine)

Industri transportasi yang didominasi oleh perusahaan taksi ternyata memiliki kelemahan di mata Kalanick, yaitu tidak mengikuti perkembangan zaman dengan baik dimana masyarakat mulai sanagt terikat dengan perangkat mobile. Belum lagi, ternyata banyak orang yang memerlukan pendapatan tambahan, disitulah hadir aplikasi  Uber yang menjadi solusi dari keduanya.

Hingga kini, Kalanick berhasil memiliki kekayaan mencapai USD 6,2 miliar atau sektiar Rp 80 triliun. Kesuksesannya ini sangatlah terbayarkan apalagi ternyata dirinya pernah bangkrut!

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.