Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Kontroversi Ekspor Benih Lobster, Ternyata Segini Harganya!

by Gito on 16 December, 2019

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo berencana membuka kembali keran ekspor benih lobster atau benur ke mancanegara. Tingginya harga jual menjadi salah satu alasan Edhy untuk menjalankan aktivitas yang saat zaman Menteri terdahulu dilarang keras. Adapun harga satu benih lobster di Vietnam ditaksir bisa mencapai Rp139 ribu per benih.


Indonesia merupakan salah satu eksportir lobster terbesar untuk Vietnam. Sekitar 80% kebutuhan lobster di negara tersebut didatangkan dari Indonesia. Namun sejak adanya larangan ekspor benur, posisi Indonesia digantikan oleh Singapura.

Membincang lobster memang sangat menarik. Karena dibalik lezatnya hidangan laut tersebut terselip harga jual yang tidak sedikit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun lalu sebanyak 1,243 ton lobster hidup di kirim ke luar negeri, hasilnya juga cukup lumayan. Sekitar US$26,2 juta berhasil didapatkan dari hasil ekspor lobster.

(Baca juga: 5 Warung Makan Seafood yang Enak dan Murah di Lamongan)
Nilai Jual Fantastis

Artinya nilai jual lobster hidup per kilogramnya mencapai US$21,08 atau setara dengan Rp294,18 ribu. Niat pemilik maskapai penerbangan Susi Air dimaksudkan untuk meningkatkan nilai jual dari lobster itu sendiri.

Melalui Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2019 tentang Larangan Penangkapan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Rajungan dari Indonesia, Susi akhirnya menghentikan aktivitas ekspor benih lobster ke mancanegara.

Lobster yang tidak boleh di ekspor adalah lobster yang sedang bertelur atau lobster yang ukuran karapaksnya kurang dari 8 cm dan memiliki berat dibawah 200 gram.

Tujuannya adalah agar nelayan dapat menikmati harga jual yang lebih baik lagi dikala lobster sudah masuk dalam ukuran yang dewasa.

Pun ekspor dilakukan ke Vietnam, di negeri tersebut baby lobster dirawat hingga ukuran berat dan usianya masuk masa panen dan siap ekspor.

Ya, benih lobster yang dikirim ke Vietnam juga akan di ekspor ke berbagai negara dengan nilai jual yang lebih tinggi tentunya.

Bahkan pada tahun 2015, Indonesia hanya mampu mengeskpor benih lobster sebanyak 300 hingga 400 ton, sementara Vietnam sukses meraup cuan dari hasil ekspor lobster yang mencapai lebih dari 3.000 ton setahun.

Artinya Indonesia hanya mengekspor benih lobster yang secara ukuran dan berat masih sangat kecil, sedangkan lobster dewasa dikirim oleh Vietnam yang padahal bibitnya didatangkan dari Indonesia.

(Baca juga: Cara Budidaya Ternak Ikan Hias Air Laut Hasil Menjanjikan)
Ekspor Benih Lobster Untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Nah Edhy ternyata memiliki kacamata sendiri dalam melihat ekspor lobster.

Menurutnya, selama ini banyak praktik ekspor benih lobster yang tidak terekam alias ilegal. Terbaru adalah usaha ekspor 10.278 benur ilegal di Jawa Timur dengan nilai mencapai Rp1,5 miliar.

Bahkan jika menilik satu minggu saat Edhy baru duduk di kursi Menteri Kelautan dan Perikanan, sudah ada dua kasus penyelundupan benih lobster senilai Rp8 miliar dan Rp38 miliar.

Nah ketimbang banyak benur yang akhirnya lepas dari negara, maka Edhy berniat meluruskannya. Ditambah untuk masuk dalam masa pembesaran Lobster, membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Oleh karena itu dirinya berniat untuk mengembalikan 2,5 sampai 5 persen benih ke alam. Selama ini banyak juga nelayan yang menggantungkan hidupnya pada benih lobster.

Adanya peraturan yang melarang perdagangan benih lobster berpotensi mengganggu roda ekonomi nelayan tersebut.

Memang jika mengacu pada laman bahasikan, harga jual lobster laut untuk periode Oktober tahun ini berkisar diangka Rp650 ribu hingga Rp900 ribu per kilogramnya.

Harga yang fantastis ini tentu saja membuat banyak orang untuk berlomba-lomba memburunya.

Perlu kearifan memang untuk dapat menjaga dan melestarikan alam namun tetap dapat ikut menikmatinya.

Berada di tengah garis khatulistiwa, membuat Indonesia patut di sebut sebagai surga dunia. Kekayaan alamnya yang melimpah menjadi bonus dari ilahi untuk dapat dipergunakan dengan baik oleh masyarakat.

Nah kamu yang ingin menuai cuan dari lobster bisa memulainya dengan membangun infrastrukturnya. Mulai dari menyiapkan kerambanya, lalu sarana untuk lobster hidup dan lain sebagainya.

Kalau butuh modal, jangan ragu akses CekAja.com dan temukan produk keuangan yang cocok untukmu.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit