Kuy Simak, 5 Fakta Kebijakan Listrik Gratis di Tengah Corona

2 min. membaca Oleh CekAja on

Sebagian masyarakat Indonesia kini tengah mengalami masa-masa sulit akibat dampak dari penyebaran wabah Covid-19. Pemerintah berupaya membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan sekarang ini. Salah satunya memberikan keringanan dengan menggratiskan biaya listrik.

penyebab tagihan listrik besar

Keringanan ini ditujukan untuk masyarakat kecil. Apalagi banyak orang yang terpaksa tidak bisa maksimal dalam bekerja karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali untuk urusan yang mendesak.

Maka itu, sebagian masyarakat tidak memiliki penghasilan untuk membiayai hidup sehari-hari, termasuk masalah biaya listrik.

Tapi diharapkan kebijakan mengenai pemberian gratis listrik oleh pemerintah ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat kecil. Bagaimana sebetulnya kebijakan ini diberlakukan?

(Baca juga: Yuk Intip 8 Restoran Romantis Untuk Dinner Di Bali)

1. Pemerintah alokasikan dana 3,5 triliun

Presiden Joko Widodo pada Senin pekan ini mengumumkan pembebasan tarif listrik sebagai bantuan pemerintah atas dampak pandemi virus corona. Alokasi anggaran tambahan sebesar Rp 3,5 triliun digelontorkan.

Kebijakan baru ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Dana alokasi tersebut merupakan bagian dari tambahan anggaran dari keseluruhan alokasi anggaran jaringan pengamanan sosial akibat dampak dari Covid-19 yang mencapai Rp65 triliun.

2. Gratis untuk listrik reguler

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana seperti dilaporkan CNN Indonesia mengatakan pembebasan tarif listrik diberlakukan bagi 24 juta pelanggan yang termasuk golongan 400 Volt Ampere (VA).

Rata-rata konsumsi golongan ini sekitar 85,25 kWh per bulan dengan biaya Rp36.000 per bulan.

Sementara, diskon tarif sebesar 50 persen ditujukan kepada 7 juta pelanggan golongan 900 VA bersubsidi. Dengan rata-rata konsumsinya 104,27 kWh per bulan.

Nah, bagi pelanggan 450 VA pascabayar atau reguler, secara otomatis pemakaian listrik untuk bulan April, Mei, dan Juni digratiskan.

Jadi nantinya, berapa pun pemakaian yang dilakukan pada ketiga bulan tersebut, pelanggan 450 VA tidak perlu mengeluarkan biaya.

3. Gratis untuk listrik prabayar

Tak hanya bagi pemakaian listrik reguler. Kebijakan ini juga berlaku bagi pemakai listrik prabayar atau pengguna token dengan golongan 450 VA.

Aturannya, token akan diberikan sebesar daya penggunaan tertinggi selama 3 bulan terakhir.

Misalkan, jika penggunaan daya selama bulan Januari sebesar 200 kWh, Februari sebesar 250 kWh, dan Maret sebesar 300 kWh, maka PLN akan memberikan token sebesar 300 kWh untuk bulan April, Mei, dan Juni secara bertahap.

Pihak PLN pun akan dengan mudah melacak dan mendapatkan data dari Setiap profile pelanggan, berapa pemakaian terakhir listrik dalam tiga bulan terakhir itu.

Jadi, pelanggan listrik tidak bisa sembarangan untuk bisa mendapatkan klaim gratis atau besaran listrik yang mereka dapatkan nanti.

4. Mengakses lewat aplikasi PLN

Salah satu kemudahan yang bisa didapatkan ternyata pelanggan tak perlu ribet untuk mendapatkan listrik gratis ini.

Kamu juga tak perlu khawatir tidak bisa mendapatkan listrik gratis. Sistem PLN telah terintegrasi dengan aplikasi kamu tinggal mengasekseanha lewat aplikasi PLN.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi, seperti dilaporkan Kompas.com, memberi langkah dan cara untuk mengecek dan menggunakan listrik gratis.

Menurutnya, nantinya pemerintah akan menyiapkan aplikasi. Jadi masyarakat tinggal memasukkan ID pengguna listrik, lalu akan mendapatkan kode voucher.

Nah selanjutnya token akan terisi secara otomatis sesuai dengan data penggunaan yang terekam di sistem PLN.

(Baca juga: Penyebab Tagihan Listrik Mahal, Perlu Dipahami Agar Hemat Biaya!

5. Berlaku selama 3 bulan

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini tarif gratis dan keringanan tarif tersebut akan berlaku selama tiga bulan, dari bulan April, Mei, dan Juni 2020.

Hal tersebut juga sesuai dengan salah satu poin yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020.

Di dalam Perppu itu disebutkan adanya pembebasan biaya listrik 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik 450 VA dan diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan 900 VA.

Itulah 5 fakta mengenai kebijakan pemerintah yang memberikan keringanan kepada masyarakat kecil dengan menggratiskan listrik. Semoga kebijakan tersebut bisa benar-benar dirasakan masyarakat ya!

Nah dana listrik bisa kamu gunakan untuk buat modal usaha kecil-kecilan. Seperti membuka usaha jus buah atau panganan sehat lainnya. Kalau butuh modal lebih, bisa akses Kredivo.

Banner Kredivo

Tentang kami

CekAja

CekAja